Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jin Dasim, Penggoda Rumah Tangga yang Disebut dalam Literatur Islam

Kompas.com, 31 Oktober 2025, 20:16 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Dalam ajaran Islam, jin merupakan makhluk gaib yang diciptakan Allah dari api, memiliki akal dan kehendak bebas sebagaimana manusia.

Mereka dapat beriman atau kufur, taat atau durhaka, dan keberadaannya disebut dalam Alquran, seperti pada Surah Al-Jin ayat 1–2.

قُلْ اُوْحِيَ اِلَيَّ اَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْٓا اِنَّا سَمِعْنَا قُرْاٰنًا عَجَبًاۙ 

يَّهْدِيْٓ اِلَى الرُّشْدِ فَاٰمَنَّا بِهٖۗ وَلَنْ نُّشْرِكَ بِرَبِّنَآ اَحَدًاۖ

qul ûḫiya ilayya annahustama‘a nafarum minal-jinni fa qâlû innâ sami‘nâ qur'ânan ‘ajabâ

yahdî ilar-rusydi fa âmannâ bih, wa lan nusyrika birabbinâ aḫadâ

Artinya:  (Nabi Muhammad), “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur’an yang kubaca).” Lalu, mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan,

yang memberi petunjuk kepada kebenaran, sehingga kami pun beriman padanya dan tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami.

Baca juga: 8 Doa Terhindar dari Gangguan Jin dan Setan Lengkap dengan Terjemahannya

Salah satu nama jin yang dikenal dalam literatur keislaman adalah jin Dasim, sosok yang dipercaya memiliki peran khusus dalam menggoda manusia di dalam rumah tangga.

Ulama menyebut bahwa jin Dasim termasuk salah satu dari lima anak iblis yang diberi tugas mengganggu manusia di berbagai aspek kehidupan.

Dalam kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali dan beberapa tafsir klasik, disebutkan bahwa setiap anak iblis memiliki tugas tertentu dalam menjerumuskan manusia ke dalam dosa.

Jin Dasim bertugas menebar kebencian, pertengkaran, dan rasa benci di antara suami dan istri agar hubungan rumah tangga menjadi renggang.

Baca juga: Doa Ampuh untuk Mengusir Jin Jahat: Arab, Latin, dan Artinya

Nama Dasim sendiri berasal dari kata dasama yang berarti masuk diam-diam, menggambarkan sifatnya yang menyusup ke dalam rumah tanpa disadari penghuninya.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menjelaskan, iblis menempatkan singgasananya di atas air lalu mengutus bala tentaranya untuk menyesatkan manusia.

Dalam hadis tersebut, iblis memberikan penghargaan tertinggi kepada pasukannya yang berhasil memisahkan suami dan istri.

Berikut teks hadis lengkapnya:

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«إِنَّ إِبْلِيسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ، ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ، فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً، يَجِيءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُولُ: مَا زِلْتُ بِفُلَانٍ حَتَّى فَعَلَ كَذَا وَكَذَا، فَيَقُولُ: مَا صَنَعْتَ شَيْئًا، قَالَ: ثُمَّ يَجِيءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُولُ: مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى فَرَّقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ، قَالَ: فَيُدْنِيهِ مِنْهُ، وَيَقُولُ: نِعْمَ أَنْتَ»
(HR. Muslim, no. 2813)

Artinya:
“Sesungguhnya iblis menempatkan singgasananya di atas air, lalu mengutus pasukannya. Yang paling dekat kedudukannya di sisi iblis adalah yang paling besar fitnahnya. Salah satu dari mereka datang dan berkata, ‘Aku telah melakukan ini dan itu.’ Maka iblis berkata, ‘Engkau belum melakukan apa-apa.’ Lalu datang yang lain dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya.’ Maka iblis mendekatkannya dan berkata, ‘Engkau memang hebat.’”
(HR. Muslim)

Hadis ini menjadi dasar bagi para ulama dalam menjelaskan peran jin Dasim sebagai penggoda rumah tangga.

Gangguan Dasim diyakini dapat masuk ke rumah apabila seseorang masuk rumah tanpa membaca basmalah atau tanpa salam.

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila seseorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka iblis berkata kepada anak buahnya, ‘Kalian tidak punya tempat bermalam dan tidak punya makan malam di sini.’ Namun bila seseorang lupa menyebut nama Allah saat masuk, iblis berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam.’ Dan bila lupa saat makan, iblis berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’”
(HR. Muslim)

Baca juga: Mengenal Jin Qorin yang Selalu Menyertai Manusia

Para ulama menafsirkan hadis ini sebagai peringatan agar umat Islam senantiasa mengingat Allah agar rumahnya terjaga dari gangguan jin, termasuk jin Dasim.

Mengingat bahayanya, umat Islam dianjurkan menjaga adab rumah tangga seperti memberi salam, membaca doa saat masuk rumah, menjaga komunikasi baik, dan menahan emosi.

Selain itu, membaca ayat-ayat perlindungan seperti Surah Al-Baqarah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas diyakini dapat mengusir jin dan menjaga keharmonisan keluarga.

Dalam pandangan Islam, keutuhan rumah tangga bukan sekadar urusan lahir, melainkan juga spiritual.

Gangguan seperti jin Dasim menjadi pengingat bahwa setan dan bala tentaranya terus berusaha memecah belah manusia dari jalan kebenaran.

Karena itu, keluarga muslim hendaknya menjadikan zikir dan doa sebagai benteng utama dalam menjaga kedamaian rumah tangga dari tipu daya jin Dasim.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar