Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Jadwal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah

Kompas.com, 13 Januari 2026, 15:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Ketetapan tersebut disampaikan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, dilansir melalui akun Instagram @kabarmuhammadiyah, Selasa (13/1/2026).

Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa penetapan kalender ibadah umat Islam tersebut didasarkan pada hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Perhitungan dilakukan dengan berlandaskan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal, sebagaimana diputuskan dalam Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah ke-32 di Pekalongan pada 1445 H/2024 M.

Baca juga: Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H

Berdasarkan hasil hisab tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan:

1. 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.

Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan memulai ibadah puasa Ramadan pada hari tersebut.

2. 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

Penetapan ini menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dalam mengakhiri ibadah puasa Ramadan dan melaksanakan salat Idul Fitri.

3. 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M.

Haji dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Islam

4. Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H) jatuh pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026 M.

Para jamaah haji akan menjalani proses yang sangat penting dalam perjalanan ibadah mereka

 

5. Idul adha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.

Umat Islam merayakan Idul Adha atau waktu penyembelihan hewan kurban yang menjadi syiar penting dalam Islam.

Baca juga: Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Cek Tanggal Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Dalam maklumat tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa penetapan ini dimaksudkan sebagai pedoman resmi bagi seluruh warga Muhammadiyah.

Umat diharapkan dapat menjadikan keputusan tersebut sebagai acuan dalam melaksanakan ibadah, khususnya yang berkaitan dengan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha, serta mengamalkannya sebagaimana mestinya.

Penetapan kalender ibadah berbasis hisab ini sekaligus menegaskan konsistensi Muhammadiyah dalam menggunakan metode perhitungan astronomis yang telah menjadi bagian dari tradisi tarjih organisasi, guna memberikan kepastian waktu bagi umat dalam menjalankan ibadah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Aktual
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Aktual
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Aktual
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Aktual
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Aktual
Tangis Haru dan Bangga Warga Semarang Saksikan Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI
Tangis Haru dan Bangga Warga Semarang Saksikan Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI
Aktual
 Sejarah Al-Qur’an, dari Turunnya Wahyu Pertama hingga Menjadi Pedoman Hidup
Sejarah Al-Qur’an, dari Turunnya Wahyu Pertama hingga Menjadi Pedoman Hidup
Aktual
Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Jadi Sumber Inspirasi Pengembangan Ilmu Kedokteran
Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Jadi Sumber Inspirasi Pengembangan Ilmu Kedokteran
Aktual
Menag Ungkap Rencana MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, Ini Alasannya
Menag Ungkap Rencana MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, Ini Alasannya
Aktual
Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI Semarakkan Kota Semarang
Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI Semarakkan Kota Semarang
Aktual
Jelang Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Simpang Lima Semarang Dilengkapi Tempat Wudhu hingga Air Minum Gratis
Jelang Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Simpang Lima Semarang Dilengkapi Tempat Wudhu hingga Air Minum Gratis
Aktual
Sejarah MTQ di Indonesia, dari Lomba Tilawah hingga Ajang Nasional
Sejarah MTQ di Indonesia, dari Lomba Tilawah hingga Ajang Nasional
Aktual
Dubes Arab Saudi Doakan Lima Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda
Dubes Arab Saudi Doakan Lima Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar