Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isra Mi’raj 2026 Berapa Hijriah? Ini Penjelasan Tanggal dan Makna Peringatannya

Kompas.com, 15 Januari 2026, 10:45 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam yang menandai perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha.

Peristiwa agung ini selalu diperingati umat Islam setiap tahun sebagai momentum refleksi keimanan dan ketaatan.

Banyak umat Islam mempertanyakan, Isra Mi’raj 2026 bertepatan dengan tahun Hijriah berapa.

Baca juga: Masih Salah Tulis Isra Mikraj? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Isra Mi’raj 2026 Bertepatan dengan 1447 Hijriah

Dilansir dari Antara, berdasarkan kalender Hijriah resmi Kementerian Agama RI, peringatan Isra Mi’raj pada tahun 2026 jatuh pada 27 Rajab 1447 Hijriah.

Tanggal tersebut bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026, dan menjadi salah satu hari besar Islam pertama yang diperingati pada tahun 2026.

Pemerintah Indonesia juga menetapkan peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah sebagai hari libur nasional.

Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB.

Karena jatuh pada hari Jumat, peringatan Isra Mi’raj 2026 berpotensi menghadirkan libur panjang akhir pekan hingga Sabtu dan Minggu.

Baca juga: 30 Ucapan Isra Miraj 2026: Singkat, Islami, dan Menyejukkan Hati

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Mi’raj

Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab pada masa kenabian Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai salah satu fase paling berat dalam hidup beliau.

Peristiwa ini berlangsung pada tahun kesedihan atau Amul Huzni, setelah wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib.

Isra Mi’raj merupakan mukjizat perjalanan spiritual yang terjadi hanya dalam satu malam.

Perjalanan tersebut terbagi menjadi dua tahap, yakni Isra dan Mi’raj.

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis.

Mi’raj merupakan perjalanan lanjutan dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 1:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami.”

Baca juga: Kisah Isra Mi’raj 2026: 27 Rajab 1447 H Jatuh 16 Januari, Ini Makna dan Hikmahnya

Rangkaian Perjalanan Nabi Muhammad SAW

Dalam peristiwa Isra, Rasulullah SAW menaiki kendaraan bernama Buraq yang didampingi Malaikat Jibril.

Buraq digambarkan sebagai kendaraan yang bergerak sangat cepat, secepat kilat atau cahaya.

Sebelum perjalanan dimulai, dada Rasulullah SAW dibelah dan disucikan dengan air zam-zam sebagai simbol penyucian batin.

Dalam perjalanan menuju Masjidil Aqsa, Nabi singgah di beberapa tempat untuk melaksanakan shalat dua rakaat, termasuk di Madinah dan Baitul Lahm.

Pada fase Mi’raj, Nabi Muhammad SAW bertemu para nabi terdahulu di setiap lapisan langit.

Nabi Adam AS ditemui di langit pertama, disusul Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS di langit kedua.

Perjalanan berlanjut dengan pertemuan bersama Nabi Yusuf AS, Nabi Idris AS, Nabi Harun AS, Nabi Musa AS, hingga Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh.

Rasulullah SAW juga diperlihatkan Baitul Makmur, tempat ibadah para malaikat.

Puncak peristiwa Mi’raj adalah saat Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan sholat lima waktu.

Baca juga: Ringkasan Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Satu Malam

Makna dan Hikmah Isra Mi’raj bagi Umat Islam

Isra Mi’raj mengandung pelajaran mendalam yang relevan bagi kehidupan umat Islam hingga kini.

Hikmah utama dari peristiwa ini adalah kewajiban shalat lima waktu sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.

Peristiwa Isra Mi’raj juga mengajarkan bahwa setelah kesulitan selalu ada pertolongan dan kemuliaan dari Allah SWT.

Penyucian hati Rasulullah sebelum Mi’raj menjadi simbol bahwa kebersihan batin merupakan kunci diterimanya ibadah.

Mukjizat perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus langit menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT atas seluruh alam semesta.

Penyebutan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa menegaskan kedudukan suci kedua masjid tersebut dalam ajaran Islam.

Isra Mi’raj pada akhirnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjaga shalat, memperkuat iman, dan meneladani keteguhan Rasulullah SAW.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar