Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KJRI Jeddah: Kartu Nusuk Jamaah Haji Indonesia Dibagikan Sejak di Tanah Air

Kompas.com, 15 Januari 2026, 12:06 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyatakan kartu pintar atau smart card nusuk akan mulai didistribusikan kepada jamaah haji Indonesia sejak masih berada di Tanah Air pada musim haji 1447 H/2026 M.

Kebijakan ini bertujuan memberikan kepastian akses dan ketenangan psikologis bagi jamaah sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Staf teknis KJRI Jeddah, Hasyim Hilaby, mengatakan kartu nusuk menjadi instrumen utama legalitas jamaah untuk memasuki wilayah peribadatan utama, termasuk Makkah, Madinah, dan Arafah saat puncak haji.

Baca juga: Nusuk Hajj Dibuka, Saudi Mulai Pemilihan Paket Haji 2026 untuk Program Haji Langsung

Dengan memegang kartu nusuk sejak di Indonesia, jamaah dipastikan telah memiliki akses resmi untuk memasuki wilayah-wilayah krusial pelaksanaan ibadah haji.

Wilayah tersebut meliputi Makkah, Madinah, serta area Arafah yang menjadi titik utama puncak ibadah haji.

Hasyim menegaskan bahwa kartu nusuk berfungsi sebagai bukti legalitas jamaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.

“Pentingnya nusuk bagi haji adalah sebagai akses legalitas jamaah Indonesia. Kartu ini menjadi simbol dan filter agar tidak ada orang-orang ilegal yang masuk dan mengganggu rotasi perjalanan jamaah haji resmi saat beribadah,” kata Hasyim, dilansir dari Antara, Kamis (15/1/2026).

Kunci Utama Akses Armuzna

Kartu nusuk bukan sekadar kartu identitas, melainkan menjadi “kunci” utama untuk mengakses kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Distribusi kartu nusuk sejak di Indonesia dinilai lebih efektif dalam meminimalkan persoalan teknis yang kerap muncul apabila pembagian dilakukan setelah jamaah tiba di Arab Saudi.

Dengan skema tersebut, jamaah diharapkan dapat langsung memusatkan perhatian pada ibadah setibanya di Tanah Suci tanpa dibayangi persoalan administratif.

Selain pendistribusian awal, KJRI Jeddah juga memastikan bahwa proses aktivasi kartu nusuk akan dilakukan sejak jamaah masih berada di Indonesia.

Apabila nantinya ditemukan kendala teknis atau gangguan sistem saat di Arab Saudi, tim teknis di lapangan disebut telah disiapkan untuk memberikan pendampingan.

Baca juga: Aplikasi Nusuk Tembus 30 Juta Unduhan, Begini Cara Pakainya untuk Umrah dan Haji

Hasyim juga menilai persaingan positif antarsyarikah atau perusahaan penyedia layanan haji di Arab Saudi memberikan dampak baik bagi jamaah.

Persaingan tersebut mendorong peningkatan kualitas pelayanan, termasuk dalam pengelolaan dan integrasi sistem nusuk.

Di sisi lain, digitalisasi layanan haji melalui platform nusuk sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama di kalangan jamaah lanjut usia yang kurang terbiasa menggunakan gawai.

Muncul pula pertanyaan mengenai kewajiban jamaah untuk mengunduh dan mengoperasikan aplikasi nusuk di ponsel pribadi.

Menanggapi hal itu, Hasyim menegaskan bahwa penggunaan aplikasi nusuk tidak bersifat wajib bagi jamaah haji reguler.

“Tidak, tidak diharuskan. Aplikasi yang di HP itu ibaratnya hanya sebagai backup saja,” ujar Hasyim.

Ia menjelaskan bahwa fungsi aplikasi lebih sebagai cadangan dalam kondisi darurat.

Aplikasi nusuk dapat dimanfaatkan, misalnya, ketika jamaah terpisah dari rombongan, tersasar di sekitar pemondokan, atau lupa membawa kartu nusuk fisik.

Namun, untuk akses utama peribadatan dan mobilitas jamaah, kartu nusuk fisik tetap menjadi instrumen utama.

Baca juga: Platform Nusuk Catat 40 Juta Pengguna di 190 Negara, Dorong Modernisasi Layanan Haji dan Umrah

Hasyim menambahkan bahwa identitas jamaah haji Indonesia pada dasarnya sudah mudah dikenali, bahkan tanpa bantuan aplikasi digital.

Seragam batik khas jamaah haji Indonesia disebut telah menjadi penanda visual yang familiar bagi petugas keamanan Arab Saudi maupun masyarakat setempat.

“Orang-orang Indonesia ini sudah jelas dengan seragam batiknya, mereka (petugas Saudi) sudah tahu bahwa itu jemaah haji. Yang kita khawatirkan justru jika ada orang yang masuk hotel tapi bukan jemaah haji,” kata Hasyim.

Penjelasan tersebut diharapkan dapat meredakan kekhawatiran jamaah agar tidak terbebani oleh urusan teknis aplikasi digital yang berpotensi menyulitkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar