Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kue Lebaran 2026 Apa Saja? Ini Daftar Suguhan Wajib dan Ide Unik yang Lagi Tren

Kompas.com, 12 Februari 2026, 21:37 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Menjelang Ramadhan dan Lebaran 2026, pertanyaan yang mulai banyak dicari adalah: Kue Lebaran 2026 apa saja yang wajib ada di meja tamu? Tradisi menyajikan kue kering saat Idul Fitri sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari momen silaturahmi.

Dari yang klasik hingga inovasi terbaru, Lebaran tahun ini diprediksi akan menghadirkan kombinasi menarik antara rasa tradisional dan kreasi kekinian.

Kue Klasik yang Tetap Jadi Andalan

Kue Klasik Lebaran 2026 mulai dari Nastar, Kastengel, Putri Salju, Lidah Kucing hingga Kue Semprit.Ilustrasi dibuat AI Kue Klasik Lebaran 2026 mulai dari Nastar, Kastengel, Putri Salju, Lidah Kucing hingga Kue Semprit.

Beberapa kue tetap tak tergantikan setiap tahun:

1. Nastar

Kue bundar berisi selai nanas ini masih menjadi primadona. Perpaduan manis dan tekstur lembutnya selalu sukses mencuri perhatian tamu.

Baca juga: 10 Kue Lebaran Paling Populer, Ikon Wajib di Meja Tamu

2. Kastengel

Bagi pecinta rasa gurih, kastengel dengan taburan keju di atasnya selalu jadi rebutan pertama.

3. Putri Salju

Taburan gula halus yang lumer di mulut membuat kue ini tak pernah absen dari toples Lebaran.

4. Lidah Kucing

Tipis, renyah, dan ringan—cocok disandingkan dengan teh atau kopi saat berbincang santai.

5. Kue Semprit

Klasik dengan berbagai bentuk cantik yang mempermanis tampilan meja.

Namun, jika Anda mulai bosan dengan isian toples yang itu-itu saja, tren Kue Lebaran 2026 menghadirkan ide yang lebih kreatif, unik, namun tetap ekonomis.

Tren Unik Kue Lebaran 2026 yang Siap Viral

Tren Unik Kue Lebaran 2026 diperkirakan viral mulai dari Nastra Kelepon yang Gurih-Manis, Nastar Labu, Permen Pepayan Pelangi, Keripik Pisang hingga Astor KW dari Kulit Lumpia.Ilustrasi dibuat AI Tren Unik Kue Lebaran 2026 diperkirakan viral mulai dari Nastra Kelepon yang Gurih-Manis, Nastar Labu, Permen Pepayan Pelangi, Keripik Pisang hingga Astor KW dari Kulit Lumpia.

Lebaran 2026 diprediksi akan membawa tren camilan yang lebih kreatif, unik, namun tetap ekonomis untuk disajikan di meja tamu.

Jika Anda mulai bosan dengan isian toples yang itu-itu saja, beberapa ide dari sumber kami ini bisa menjadi inspirasi kue wajib yang bakal mencuri perhatian.

Berikut adalah 5 ide suguhan Lebaran 2026 yang unik dan mudah dibuat:

1. Nastar Kelepon yang Gurih-Manis

Bosan dengan nastar klasik? Nastar Kelepon hadir dengan perpaduan rasa yang lebih kaya. Adonan nastar dibentuk bulat dengan isian selai nanas, lalu setelah matang dicelupkan ke campuran putih telur dan kental manis, kemudian dibalurkan ke parutan kelapa kering. Sensasi gurih dan manisnya dijamin bikin ketagihan.

2. Nastar Labu yang Estetik

Tak perlu cetakan mahal, cukup gunakan garpu untuk membuat garis menyerupai buah labu pada adonan. Tambahkan satu buah cengkeh sebagai tangkai agar tampilannya semakin menarik. Cocok untuk mempercantik meja tamu.

3. Permen Pepaya Pelangi

Pepaya muda diparut, diperas, lalu dimasak bersama gula hingga mengering. Setelah diberi pewarna makanan dan dibentuk bulat, permen dibalurkan gula pasir. Hasilnya? Camilan kenyal warna-warni yang segar dan berbeda dari kue kering biasa.

4. Keripik Pisang Aneka Rasa

Keripik pisang kini tampil lebih modern. Selain rasa original, tersedia varian strawberry, melon, cokelat, hingga susu. Warna cerahnya membuat camilan ini digemari anak-anak sekaligus mempercantik tampilan toples.

5. Astor KW dari Kulit Lumpia

Hanya dengan dua bahan utama, kulit lumpia dan selai cokelat, Anda bisa membuat camilan renyah mirip astor. Gulung memanjang dan panggang hingga kering. Gunakan selai cokelat agar teksturnya tetap renyah hingga berminggu-minggu.

Kue Lebaran 2026 Tak Harus Mahal

Kelima ide di atas membuktikan bahwa menyajikan kue Lebaran yang berkesan tidak harus mahal. Kreativitas dan sentuhan unik justru menjadi daya tarik tersendiri.

Perpaduan kue klasik dan camilan kekinian akan membuat meja tamu Anda terlihat lebih variatif.

Baca juga: Inspirasi Baju Lebaran 2026 Couple Keluarga: Serasi, Modest, dan Penuh Makna di Hari Raya

Jadi, Kue Lebaran 2026 apa saja yang akan Anda siapkan tahun ini? Apakah tetap setia pada nastar klasik, atau tertarik mencoba variasi unik seperti Nastar Kelepon dan Permen Pepaya Pelangi?

Lebaran adalah tentang kebersamaan—dan suguhan manis di meja tamu selalu jadi bagian dari cerita hangat itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar