Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menu Diet Ramadhan: Rekomendasi Berbuka dan Sahur Sehat

Kompas.com, 18 Februari 2026, 20:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ramadhan sering disebut sebagai momentum detoks alami. Waktu makan lebih singkat, frekuensi berkurang, dan pola hidup cenderung lebih teratur. Namun faktanya, tidak sedikit orang justru mengalami kenaikan berat badan setelah Lebaran.

Penyebabnya bukan pada puasanya, melainkan pola makan yang kurang terkendali saat berbuka dan sahur.

Minuman tinggi gula, gorengan, serta porsi berlebihan kerap menjadi “jebakan kalori” yang sulit dihindari.

Padahal, jika direncanakan dengan tepat, Ramadhan bisa menjadi waktu ideal untuk menjaga bahkan menurunkan berat badan secara sehat.

Baca juga: Berapa Hari Lagi Puasa? Ini Hukum Puasa Sambil Niat Diet

Prinsip Diet Seimbang Saat Ramadhan

Dalam buku Gizi dalam Daur Kehidupan karya Holif Fitriyah dkk, dijelaskan bahwa tubuh tetap membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral meski dalam kondisi puasa.

Puasa bukan berarti mengurangi nutrisi, tetapi mengatur ulang waktu dan komposisi asupan.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 168:

Yā ayyuhan-nāsu kulū mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibā.

Artinya: “Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.”

Ayat ini menjadi landasan penting bahwa kualitas makanan (ṭayyib) sama pentingnya dengan kehalalan.

Dalam konteks diet Ramadhan, makanan yang baik berarti bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan.

Baca juga: Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar

Rekomendasi Menu Berbuka Puasa untuk Diet

Berbuka sebaiknya diawali dengan makanan ringan yang mengembalikan energi tanpa memicu lonjakan gula darah berlebihan.

1. Kurma dan Air Putih

Ilustrasi kurma.canva.com Ilustrasi kurma.
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat mengembalikan energi. Cukup tiga hingga lima butir agar kalori tetap terkendali. Air putih membantu rehidrasi tanpa tambahan gula.

2. Air Kelapa Alami

ilustrasi air kelapa. Apa manfaatnya?canva.com ilustrasi air kelapa. Apa manfaatnya?
Mengandung elektrolit alami seperti kalium dan magnesium. Lebih ringan dibanding minuman sirup kemasan.

3. Sup Sayur Bening

Ilustrasi sayur bayam.SHUTTERSTOCK/tyasindayanti Ilustrasi sayur bayam.
Wortel, brokoli, bayam, dan buncis kaya serat yang membantu kenyang lebih stabil. Kandungan airnya juga mendukung hidrasi.

4. Sup Ayam Tanpa Kulit

Ilustrasi sup ayam kuah bening.Shutterstock/Kritchai7752 Ilustrasi sup ayam kuah bening.
Protein tanpa lemak berlebih membantu mempertahankan massa otot saat diet. Kombinasi protein dan serat mencegah makan berlebihan.

5. Salad dengan Protein

Ada banyak tren menikmati salad, mulai dari salad bar hingga terbaru yaitu living salad bar.canva.com Ada banyak tren menikmati salad, mulai dari salad bar hingga terbaru yaitu living salad bar.
Pilihan salad sayur dengan tambahan dada ayam panggang, tuna, atau tahu memberikan keseimbangan antara serat dan protein.

Dalam buku The Science of Nutrition karya Janice Thompson dijelaskan bahwa protein meningkatkan rasa kenyang lebih lama dibanding karbohidrat sederhana.

Baca juga: Ide Menu Takjil Kekinian dan Paling Dicari Cocok untuk Buka Puasa

6. Ikan Panggang atau Pepes

Ilustrasi pepes ikan kembung untuk menu lauk makan saat sahur.DOK.SHUTTERSTOCK/makjepret Ilustrasi pepes ikan kembung untuk menu lauk makan saat sahur.
Ikan seperti salmon, tuna, atau nila kaya protein dan asam lemak omega-3. Dibanding digoreng, metode panggang atau pepes lebih rendah kalori.

7. Omelet Sayur

Ilustrasi omelette sayuran.Dok. Freepik/stockking Ilustrasi omelette sayuran.
Telur sebagai sumber protein berkualitas dikombinasikan dengan bayam atau jamur memberikan nutrisi lengkap tanpa berlebihan.

8. Smoothie Buah dengan Yogurt Rendah Lemak

Ilustrasi smoothies alpukat. Dok.Food Network/ Matt Armendariz Ilustrasi smoothies alpukat.
Memberikan probiotik untuk kesehatan pencernaan. Pastikan tanpa tambahan gula.

9. Chia Pudding atau Almond

Ilustrasi makan kacang almond.Shutterstock/SpeedKingz Ilustrasi makan kacang almond.
Serat tinggi dan lemak sehat membantu rasa kenyang lebih lama.

10. Bubur Kacang Hijau Tanpa Santan Berlebihan

Ilustrasi bubur kacang hijau. SHUTTERSTOCK/AMALLIA EKA Ilustrasi bubur kacang hijau.
Protein nabati dan serat cukup baik untuk berbuka, selama gula dan santan tidak berlebihan.

Allah SWT juga mengingatkan dalam Surah Al-A’raf ayat 31:

Wa kulū wasyrabū walā tusrifū.

Artinya: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”

Pesan ini relevan dalam menjaga porsi makan saat berbuka.

Baca juga: 7 Ide Menu Sahur Paling Nikmat dan Bergizi untuk 7 Hari ke Depan, Biar Puasa Tahan Lama!

Menu Sahur Sehat agar Kenyang Lebih Lama

Sahur berperan penting menjaga energi sepanjang hari. Fokus utamanya adalah karbohidrat kompleks dan protein.

1. Oatmeal

Penyakit akibat makan oatmeal setiap hari DOK.SAJIANSEDAP Penyakit akibat makan oatmeal setiap hari
Indeks glikemik rendah, tinggi serat, membantu kenyang lebih lama.

2. Oatmeal dengan Buah dan Kacang

Ilustrasi oatmeal. Ahli gizi mengungkapkan bahwa tidak semua karbo perlu dihindari saat diet, bahkan ada jenis yang justru membantu menurunkan berat badan.Pexels Ilustrasi oatmeal. Ahli gizi mengungkapkan bahwa tidak semua karbo perlu dihindari saat diet, bahkan ada jenis yang justru membantu menurunkan berat badan.
Tambahan lemak sehat memperlambat pencernaan sehingga energi lebih stabil.

3. Roti Gandum dengan Alpukat dan Telur

Ilustrasi roti gandum Ilustrasi roti gandum
Karbohidrat kompleks berpadu protein dan lemak sehat menciptakan kombinasi ideal.

4. Nasi Merah atau Quinoa

Ilustrasi quinoa.shutterstock.com/Begirlfoodphoto Ilustrasi quinoa.
Karbohidrat kompleks dengan kandungan serat lebih tinggi dibanding nasi putih.

5. Ayam atau Ikan Panggang

Ilustrasi ayam panggang khas Filiphino.Dok. Food and Wine Ilustrasi ayam panggang khas Filiphino.
Protein membantu menjaga metabolisme dan massa otot saat defisit kalori.

6. Capcai atau Sayur Bayam

Ilustrasi capcay atau capcai. SHUTTERSTOCK/Ratih Ra Ilustrasi capcay atau capcai.
Serat memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa lapar tidak cepat muncul.

Dalam buku Rahasia Sehat Rasulullah karya dr. Zaidul Akbar disebutkan bahwa pola makan sederhana, minim gula berlebihan, dan memperbanyak makanan alami adalah kunci menjaga stamina selama puasa.

Strategi Agar Diet Tetap Stabil

Beberapa strategi penting selama Ramadhan:

  • Hindari minuman manis berlebihan saat berbuka.
  • Bagi porsi makan menjadi dua tahap: ringan saat adzan, utama setelah shalat Maghrib.
  • Cukupi kebutuhan cairan minimal 6–8 gelas antara berbuka hingga sahur.
  • Prioritaskan protein dan serat agar kenyang lebih lama.

Puasa sendiri pada dasarnya memberi manfaat metabolik. Dalam jurnal New England Journal of Medicine (2019) disebutkan bahwa pembatasan waktu makan dapat membantu sensitivitas insulin dan manajemen berat badan bila dilakukan dengan pola makan yang tepat.

Ramadhan sebagai Momentum Perbaikan Pola Makan

Ramadhan bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga kesempatan memperbaiki gaya hidup. Puasa melatih disiplin, termasuk dalam urusan makan.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush-shiyāmu kamā kutiba ‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Takwa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga mengendalikan diri dari berlebihan.

Dengan perencanaan menu yang tepat seimbang, bergizi, dan terkontrol, Ramadhan bisa menjadi titik awal perubahan pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Pertanyaannya kini bukan lagi “apakah bisa diet saat puasa?”, melainkan sudahkah kita memilih menu yang tepat untuk mendukungnya?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Makassar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Makassar
Aktual
 Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Surabaya
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Surabaya
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Bandung
Aktual
Ramadhan Kareem Artinya Apa? Ini Makna Sebenarnya dan Penjelasan Ulama
Ramadhan Kareem Artinya Apa? Ini Makna Sebenarnya dan Penjelasan Ulama
Aktual
Doa Kamilin Tarawih, Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir
Doa Kamilin Tarawih, Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir
Doa dan Niat
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Kota Jakarta
Aktual
Menu Diet Ramadhan: Rekomendasi Berbuka dan Sahur Sehat
Menu Diet Ramadhan: Rekomendasi Berbuka dan Sahur Sehat
Aktual
Doa Jeda Sholat Tarawih yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Jeda Sholat Tarawih yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
50 Pantun Ucapan Selamat Ramadhan 2026 yang Lucu tapi Tetap Penuh Makna
50 Pantun Ucapan Selamat Ramadhan 2026 yang Lucu tapi Tetap Penuh Makna
Aktual
100 Pantun Selamat Ramadhan 2026 Penuh Doa untuk Dibagikan ke Media Sosial
100 Pantun Selamat Ramadhan 2026 Penuh Doa untuk Dibagikan ke Media Sosial
Aktual
Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar
Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar
Aktual
Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Jadwal Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Jadwal Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Tarawih Sendiri di Rumah Apakah Boleh? Ini Penjelasan Hukum dan Niatnya Lengkap dengan Arab dan Artinya
Tarawih Sendiri di Rumah Apakah Boleh? Ini Penjelasan Hukum dan Niatnya Lengkap dengan Arab dan Artinya
Doa dan Niat
Bocoran Tren Gamis Lebaran 2026: Ivory, Rompi Lepas, hingga Bahan Flowy yang Lagi Diburu!
Bocoran Tren Gamis Lebaran 2026: Ivory, Rompi Lepas, hingga Bahan Flowy yang Lagi Diburu!
Aktual
Doa Setelah Sahur: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam
Doa Setelah Sahur: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com