Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ide Menu Takjil Kekinian dan Paling Dicari Cocok untuk Buka Puasa

Kompas.com, 18 Februari 2026, 14:37 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang waktu berbuka puasa, memilih takjil yang tepat bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal kesehatan dan keberkahan.

Dalam hadis riwayat Anas bin Malik disebutkan bahwa Rasulullah SAW berbuka dengan kurma atau air sebelum menunaikan shalat.

Anjuran ini menunjukkan bahwa takjil sebaiknya ringan, manis alami, dan tidak langsung memberatkan lambung.

Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 172 agar umat Islam mengonsumsi makanan yang baik (thayyib). Karena itu, memilih menu berbuka yang tepat menjadi bagian dari adab dalam berpuasa.

Berikut rekomendasi menu takjil kekinian dan favorit dari berbagai sumber dengan penjelasan yang lebih lengkap.

1. Es Cendol Dawet Tradisional

Es Cendol Dawet bisa kita buat sendiri dengan menggunakan agar-agar.Hasil tangkap layar Cookpad Es Cendol Dawet bisa kita buat sendiri dengan menggunakan agar-agar.
Es cendol merupakan minuman khas Nusantara yang selalu hadir saat Ramadhan. Perpaduan cendol dari tepung beras, santan gurih, dan gula merah cair menciptakan rasa manis yang seimbang dan tidak berlebihan.

Kandungan gula alami membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa, sementara santan memberi rasa kenyang ringan sebelum menyantap hidangan utama.

2. Es Blewah Selasih

ilustrasi sari melon isi blewah dan timun suriDok.Shutterstock/Rosdaniar ilustrasi sari melon isi blewah dan timun suri
Blewah memiliki kandungan air yang tinggi sehingga sangat baik untuk menghidrasi tubuh. Teksturnya yang lembut dan aroma khasnya membuat minuman ini terasa segar tanpa perlu banyak tambahan pemanis.

Biji selasih yang mengembang juga memberikan sensasi unik sekaligus membantu pencernaan bekerja lebih nyaman setelah seharian kosong.

Baca juga: 7 Ide Menu Sahur Paling Nikmat dan Bergizi untuk 7 Hari ke Depan, Biar Puasa Tahan Lama!

3. Es Kelapa Muda

Es kelapa muda jerukGemini AI Es kelapa muda jeruk
Air kelapa muda dikenal sebagai minuman isotonik alami karena kaya elektrolit seperti kalium dan magnesium.

Setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang mampu mengganti ion yang hilang dan air kelapa menjadi pilihan tepat.

Ditambah sedikit daging kelapa muda, minuman ini terasa lebih mengenyangkan namun tetap ringan di lambung.

4. Es Susu Kurma

Takjil es susu kurma yang terbuat dari pisang, kurma, susu, dan air, di Kaum Jakarta, Selasa (22/5/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Takjil es susu kurma yang terbuat dari pisang, kurma, susu, dan air, di Kaum Jakarta, Selasa (22/5/2018).
Kurma adalah sunnah berbuka yang sangat dianjurkan. Mengolahnya menjadi es susu kurma memberikan variasi rasa yang lebih modern dan disukai anak-anak.

Kandungan glukosa alami pada kurma membantu menaikkan kadar gula darah secara perlahan, sementara susu menambah protein agar energi bertahan lebih lama.

5. Salad Buah Saus Keju

Ilustrasi cara bikin salad buah segar dengan saus mayones dan parutan keju. DOK.SHUTTERSTOCK/ChallyaCapture Ilustrasi cara bikin salad buah segar dengan saus mayones dan parutan keju.
Salad buah menjadi pilihan takjil kekinian yang populer di berbagai kalangan. Kombinasi buah segar seperti apel, melon, anggur, dan stroberi memberikan asupan vitamin serta serat yang penting bagi tubuh.

Saus yogurt dan taburan keju memberi cita rasa creamy-manis, namun tetap sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar agar tidak berlebihan gula.

Baca juga: Menu Berbuka Puasa Unik di Dunia, Ada Kolak hingga Kabsah

6. Singkong Thailand

Ilustrasi singkong thailand.Shutterstock/Edgunn Ilustrasi singkong thailand.
Singkong Thailand menawarkan sensasi lembut dengan saus santan manis yang gurih. Umbi singkong mengandung karbohidrat kompleks yang membuat kenyang lebih lama dibanding camilan tepung biasa. Teksturnya yang halus juga relatif aman bagi lambung setelah seharian berpuasa.

7. Puding Coklat Susu

Ilustrasi puding susu MPASI. DOK.SHUTTERSTOCK/Elena Zajchikova Ilustrasi puding susu MPASI.
Puding memiliki tekstur lembut dan mudah dicerna, sehingga cocok sebagai pembuka sebelum makan besar.

Rasa coklat yang manis dapat meningkatkan mood setelah beraktivitas seharian. Selain itu, puding bisa dibuat rendah gula sehingga tetap aman bagi yang ingin menjaga asupan kalori.

8. Bubur Sumsum

Bubur sumsum merupakan bubur tradisional Indonesia yang dapat menjadi ide sarapan di pagi hari.DOK.Shutterstock/Ariyani Tedjo Bubur sumsum merupakan bubur tradisional Indonesia yang dapat menjadi ide sarapan di pagi hari.
Bubur sumsum dikenal sebagai makanan tradisional yang ramah untuk pencernaan. Terbuat dari tepung beras dan santan, teksturnya sangat lembut dan mudah ditelan.

Siraman gula merah memberikan rasa manis alami yang cukup untuk mengembalikan energi tanpa membuat enek.

9. Kue Dadar Gulung

Dadar gulung dikenal memiliki isian berupa parutan kelapa yang dipadukan dengan gula merah.canva.com Dadar gulung dikenal memiliki isian berupa parutan kelapa yang dipadukan dengan gula merah.
Kue ini memiliki kulit tipis beraroma pandan dengan isian kelapa parut dan gula merah. Rasa manis legitnya sangat cocok sebagai takjil ringan sebelum makan utama.

Kandungan kelapa juga memberikan sedikit serat dan lemak alami yang membantu tubuh merasa cukup kenyang.

10. Martabak Mini Manis

Ilustrasi martabak mini.PIXABAY / RIKI RISNANDAR Ilustrasi martabak mini.
Martabak mini menjadi alternatif camilan modern yang praktis. Ukurannya kecil sehingga tidak terlalu berat di perut jika dikonsumsi satu atau dua potong saja.

Variasi topping seperti cokelat, keju, atau kacang membuatnya menarik, terutama untuk anak-anak.

Baca juga: 30 Menu Buka Puasa Ramadhan 2026 Selama Sebulan Penuh, Lengkap dari Takjil hingga Menu Utama

11. Risol Mayo

Risol mayo ekonomis memiliki isian seperti telur, sosis, dan mayones.canva.com Risol mayo ekonomis memiliki isian seperti telur, sosis, dan mayones.
Risol mayo memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Isian telur, sosis, dan mayones memberikan rasa gurih yang kuat sehingga cukup mengenyangkan.

Meski digoreng, konsumsi dalam jumlah terbatas masih aman sebagai pengganjal sebelum shalat Magrib.

12. Martabak Bihun Goreng

Martabak bihun di Martabak Legend Surabaya.DOK.INSTAGRAM/Martabak Legend Surabaya Martabak bihun di Martabak Legend Surabaya.
Takjil gurih ini cocok bagi yang tidak terlalu menyukai rasa manis. Isian bihun berbumbu sederhana memberikan cita rasa ringan namun tetap mengenyangkan. Kandungan karbohidrat dari bihun membantu memulihkan energi secara bertahap.

13. Tahu Isi Sayur

Ketahui cara membuat tahu isi sayur agar hasilnya renyah tahan lama.canva.com Ketahui cara membuat tahu isi sayur agar hasilnya renyah tahan lama.
Tahu isi menjadi gorengan favorit saat Ramadhan. Perpaduan tahu dan sayuran seperti wortel serta kol memberi kombinasi protein nabati dan serat.

Jika digoreng dengan minyak bersih dan tidak berulang kali dipakai, tahu isi bisa menjadi pilihan takjil yang cukup seimbang.

14. Udang Keju Crispy

Udang Keju ala Food PlaceKOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA Udang Keju ala Food Place
Menu ini termasuk takjil kekinian yang banyak dijual di bazar Ramadhan. Udang cincang memberikan sumber protein hewani yang baik untuk pemulihan energi. Tambahan keju menghadirkan rasa gurih creamy yang disukai berbagai kalangan.

15. Es Timun Serut

ilustrasi es timun serut untuk berbuka puasa.SHUTTERSTOCK/AB-7272 ilustrasi es timun serut untuk berbuka puasa.
Timun memiliki kandungan air tinggi dan efek menyegarkan alami. Disajikan dengan sirup dan selasih, minuman ini terasa ringan serta membantu mengatasi rasa haus berlebihan.

Selain itu, kalori es timun relatif rendah sehingga cocok bagi yang ingin menjaga berat badan selama Ramadhan.

Tips Memilih Takjil Sehat dan Tidak Berlebihan

Menurut ahli gizi dalam buku Gizi Seimbang di Bulan Ramadhan karya Prof. Hardinsyah, berbuka sebaiknya dimulai dengan:

  • Minuman manis alami
  • Porsi kecil
  • Hindari langsung makanan berat dan terlalu berminyak

Berbuka secara bertahap membantu sistem pencernaan beradaptasi kembali setelah seharian istirahat.

Takjil Bukan Sekadar Makanan

Berbuka adalah momen syukur. Rasulullah SAW mengajarkan doa berbuka:

Allāhumma laka shumtu wa bika āmantu wa ‘alā rizqika afthartu

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Takjil yang sederhana, dibuat dengan niat baik, dan dinikmati bersama keluarga akan terasa jauh lebih bermakna dibanding sekadar menu yang viral.

Ramadhan selalu menghadirkan ruang untuk berkreasi sekaligus memperbaiki pola hidup. Dari yang tradisional hingga kekinian, dari yang manis hingga gurih, pilihan takjil sebenarnya tidak pernah terbatas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar
Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan: Praktis, Bergizi, dan Tahan Lapar
Aktual
Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Jadwal Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Jadwal Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Tarawih Sendiri di Rumah Apakah Boleh? Ini Penjelasan Hukum dan Niatnya Lengkap dengan Arab dan Artinya
Tarawih Sendiri di Rumah Apakah Boleh? Ini Penjelasan Hukum dan Niatnya Lengkap dengan Arab dan Artinya
Doa dan Niat
Bocoran Tren Gamis Lebaran 2026: Ivory, Rompi Lepas, hingga Bahan Flowy yang Lagi Diburu!
Bocoran Tren Gamis Lebaran 2026: Ivory, Rompi Lepas, hingga Bahan Flowy yang Lagi Diburu!
Aktual
Doa Setelah Sahur: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam
Doa Setelah Sahur: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam
Aktual
30 Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 yang Menyentuh Hati dan Bermakna
30 Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 yang Menyentuh Hati dan Bermakna
Aktual
Hukum dan Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di Rumah Beserta Dalilnya
Hukum dan Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di Rumah Beserta Dalilnya
Doa dan Niat
Ide Menu Takjil Kekinian dan Paling Dicari Cocok untuk Buka Puasa
Ide Menu Takjil Kekinian dan Paling Dicari Cocok untuk Buka Puasa
Aktual
Jadwal Buka Puasa Kota Cilacap Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Jadwal Buka Puasa Kota Cilacap Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Aktual
Doa dan Dzikir Setelah Witir, Bacaan, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Dzikir Setelah Witir, Bacaan, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Jadwal Buka Puasa Kota Surabaya Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Jadwal Buka Puasa Kota Surabaya Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Aktual
Jadwal Buka Puasa Kota Denpasar Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Jadwal Buka Puasa Kota Denpasar Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Aktual
Jadwal Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Jadwal Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Aktual
Jadwal Buka Puasa Kota Tasikmalaya Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Jadwal Buka Puasa Kota Tasikmalaya Hari Ini Selama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah
Aktual
Ramadhan 1447 H, Menag Ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan
Ramadhan 1447 H, Menag Ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com