KOMPAS.com – Lebaran bukan hanya tentang kembali ke fitrah, tetapi juga tentang bagaimana keluarga merayakan kebersamaan dalam balutan busana terbaiknya.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren baju couple Lebaran semakin menguat dan menjadi bagian dari identitas visual keluarga Muslim Indonesia.
Fenomena ini bukan sekadar tren mode musiman. Ia merepresentasikan simbol harmoni, keselarasan, dan kekompakan di hari kemenangan.
Menjelang Lebaran 2026, prediksi tren busana keluarga kembali menjadi perbincangan hangat di industri modest fashion.
Lalu, bagaimana arah tren baju couple Lebaran tahun ini? Apa saja warna, siluet, dan nilai yang diperkirakan mendominasi?
Dalam Islam, berpakaian bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian dari adab dan identitas.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 26:
“Yā banī Ādama qad anzalnā ‘alaikum libāsay yuwārī sau’ātikum wa rīsyā, wa libāsut-taqwā żālika khair.”
Artinya: “Wahai anak cucu Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan sebagai perhiasan. Tetapi pakaian takwa itulah yang paling baik.”
Ayat ini menegaskan bahwa pakaian memiliki dua fungsi, menutup aurat dan menjadi perhiasan. Namun, yang lebih utama adalah nilai ketakwaannya.
Dalam buku Fiqih Keutamaan karya Yusuf Al-Qaradawi, dijelaskan bahwa Islam tidak melarang keindahan, selama tetap dalam koridor kesopanan dan tidak berlebihan.
Prinsip ini yang kemudian menjadi dasar berkembangnya modest fashion, termasuk tren baju couple keluarga saat Lebaran.
Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026 Cewek: Rose Gold, Sage, Denim & Cream Lagi Hits, Ini Paduan Hijabnya!
Tren baju serasi keluarga mulai berkembang pesat sejak era digital dan media sosial. Momen foto keluarga saat Lebaran menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan.
Dalam buku Fashion as Communication karya Malcolm Barnard, busana dipahami sebagai media komunikasi nonverbal. Apa yang dikenakan mencerminkan nilai, identitas, dan pesan sosial.
Baju couple Lebaran, dalam konteks ini, bukan hanya pakaian, ia adalah pernyataan visual tentang kebersamaan dan solidaritas keluarga.
Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat modest fashion dunia, tren ini tumbuh seiring meningkatnya kesadaran akan busana Muslim yang stylish namun tetap syar’i.
Palet warna Lebaran 2026 diperkirakan mengarah pada nuansa lembut dan hangat. Sage green, mocha brown, dusty pink, butter yellow, dan navy blue menjadi kandidat kuat.
Warna-warna ini memberi kesan tenang, elegan, dan dewasa. Tren ini selaras dengan kecenderungan global menuju warna natural dan menenangkan, sebagaimana dilaporkan dalam berbagai analisis tren fashion internasional.
Kombinasi warna netral dengan aksen lembut akan menjadi favorit untuk menciptakan tampilan harmonis tanpa kesan berlebihan.
Baju couple lebaranDalam buku Modest Fashion: Styling Bodies, Mediating Faith karya Reina Lewis, dijelaskan bahwa modest fashion modern menekankan keseimbangan antara kepatuhan religius dan ekspresi diri.
Tren 2026 diprediksi semakin mengutamakan kenyamanan, terutama karena Lebaran identik dengan aktivitas silaturahmi yang panjang.
Baca juga: Ide Padukan Baggy Jeans dengan Busana Muslim untuk Baju Lebaran 2026, Tetap Sopan tapi Stylish
Baju lebaran couple tradisionalDetail bordir halus, kerah shanghai, manset unik, serta layering ringan menjadi elemen desain yang memberi kesan sophisticated tanpa kehilangan akar budaya.
Perpaduan ini mencerminkan dinamika masyarakat Muslim Indonesia yang ingin tampil modern namun tetap menghargai warisan tradisi.
Baju lebaran couple eleganWanita tampil dalam gamis panjang berstruktur rapi, sementara pria mengenakan koko lengan panjang dengan detail etnik yang subtle.
Baju couple lebaran kasual modernWarna cerah namun lembut memberi sentuhan enerjik tanpa menghilangkan kesan syar’i.
Baju lebaran couple syari minimalisAllah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 31:
“Wa lā yubdīna zīnatahunna illā mā ẓahara minhā.”
Artinya: “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak darinya.”
Ayat ini menjadi pijakan dalam memilih busana yang tetap elegan tanpa melampaui batas kesopanan.
Baca juga: Tren Warna Baju Lebaran 2026 Wanita: Earth Tone Mewah hingga Royal Purple yang Berani
Lebaran di Indonesia identik dengan suhu hangat. Karena itu, bahan seperti katun, rayon premium, linen, dan viscose menjadi pilihan utama.
Bahan alami lebih breathable, menyerap keringat, dan nyaman dipakai sepanjang hari.
Dalam literatur tekstil modern disebutkan bahwa serat alami memiliki sirkulasi udara lebih baik dibanding bahan sintetis, sehingga cocok untuk aktivitas intens saat Lebaran.
Tren menunjukkan bahwa belanja baju Lebaran dimulai 1 bulan sebelum lebaran. Strategi ini memberi keuntungan:
Platform online kini menjadi pilihan utama masyarakat urban karena variasi model yang luas dan kemudahan transaksi.
Pada akhirnya, baju couple Lebaran bukan sekadar tren tahunan. Ia adalah simbol kebersamaan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 13:
“Inna akramakum ‘indallāhi atqākum.”
Artinya: “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.”
Dengan demikian, di mana harmoni visual keluarga hanyalah pelengkap. Nilai utama tetap pada ketakwaan dan kebersamaan yang tulus.
Namun, tampil rapi dan serasi adalah bagian dari menghormati momen suci. Rasulullah SAW pun menyukai keindahan dan kerap mengenakan pakaian terbaiknya pada hari raya.
Maka, menyambut Lebaran 2026 dengan baju couple yang nyaman, elegan, dan selaras bukan sekadar mengikuti tren, melainkan merayakan kebersamaan dalam balutan keindahan yang bermakna.
Dan mungkin, di tengah warna-warna lembut dan potongan anggun itu, terselip pesan sederhana, keluarga adalah harmoni yang paling indah di hari kemenangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang