Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Gamis Lebaran 2026: Siluet Elegan, Detail Mewah, dan Sentuhan Modern dalam Balutan Abaya

Kompas.com, 24 Februari 2026, 20:13 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Ayabuth

KOMPAS.com – Tren gamis Lebaran 2026 diprediksi mengarah pada perpaduan antara kesederhanaan siluet klasik dan detail modern yang elegan.

Inspirasi kuat datang dari perkembangan desain abaya global yang kini tampil lebih variatif, mulai dari model terbuka (open abaya), gamis tertutup minimalis, hingga desain dengan bordir dan embellishment mewah.

Busana muslim tahun ini tidak lagi sekadar soal potongan longgar dan warna netral. Perempuan modern menginginkan gamis yang tetap syar’i, tetapi memiliki karakter, tekstur, dan sentuhan artistik yang membuat penampilan Lebaran semakin berkesan.

Baca juga: Baju Lebaran 2026, Ini 3 Gamis Mertua Series Saingi Gamis Bini Orang

Model Gamis dan Abaya Tren Lebaran 2026

Berikut empat model gamis dan abaya yang diprediksi menjadi tren Lebaran 2026:

1. Open Abaya: Layering Stylish yang Fleksibel

Model open abaya atau gamis outer terbuka menjadi salah satu favorit untuk Lebaran 2026. Siluetnya menyerupai kimono dengan potongan longgar dan flowy, sehingga mudah dipadukan dengan inner dress polos atau gamis simpel.

Ciri khas tren tahun ini:

  • Lengan lebar (kimono style)
  • Detail pleats (lipit halus)
  • Kantong samping fungsional
  • Warna navy, mocha, sage, dan earthy tone

Open abaya cocok untuk silaturahmi dari siang hingga malam karena tampilannya fleksibel—bisa terlihat santai sekaligus formal tergantung styling.

Open Abaya: Layering Stylish yang Fleksibel.Ilustrasi dibuat AI Open Abaya: Layering Stylish yang Fleksibel.

2. Gamis Closed Minimalis: Elegan Tanpa Banyak Detail

Model gamis tertutup (closed abaya) tetap menjadi pilihan utama bagi pecinta tampilan klasik. Potongan lurus dan clean memberi kesan anggun serta effortless.

Tren 2026 menghadirkan:

  • Warna sapphire, lilac mauve, dan emerald
  • Material premium crepe dan chiffon overlay
  • Potongan butterfly cut yang memberi efek jatuh lembut

Gamis minimalis ini cocok untuk yang menyukai tampilan tenang, dewasa, dan tidak berlebihan, namun tetap terlihat mahal lewat kualitas bahan dan cutting.

Gamis Closed Minimalis: Elegan tanpa banyak detail.Ilustrasi dibuat AI Gamis Closed Minimalis: Elegan tanpa banyak detail.

3. Gamis Embellished: Sentuhan Glamor untuk Hari Raya

Untuk momen Lebaran yang lebih formal seperti open house atau halal bihalal kantor, gamis dengan detail embellishment diprediksi naik daun.

Detail yang populer:

  • Payet dan beadwork di bagian lengan
  • Aksen silver shimmer
  • Kombinasi organza dengan warna mulberry atau deep navy

Model ini menghadirkan kilau elegan tanpa meninggalkan kesan modest. Cocok bagi yang ingin tampil lebih standout namun tetap sopan.

Gamis Embellished: Sentuhan Glamor untuk Hari Raya.Ilustrasi dibuat AI Gamis Embellished: Sentuhan Glamor untuk Hari Raya.

4. Gamis Bordir: Tradisional Bertemu Modern

Bordir kembali menjadi primadona di tren 2026. Motif floral, geometris, hingga pola abstrak tampil dengan teknik yang lebih halus dan warna kontras modern.

Ciri tren bordir Lebaran 2026:

  • Kombinasi emerald dengan blush embroidery
  • Motif bunga besar pada bagian depan atau lengan
  • Tekstur bordir timbul yang memberi dimensi

Baca juga: 26 Hari Jelang Lebaran 2026, Tren Gamis Abaya Ini Diprediksi Laris Manis

Model ini menghadirkan nuansa heritage sekaligus fashionable—ideal untuk keluarga yang ingin tampil kompak namun tetap berkelas saat foto Lebaran.

Gamis Bordir: Tradisional Bertemu Modern.Ilustrasi dibuat AI Gamis Bordir: Tradisional Bertemu Modern.

Tips Memilih Gamis Lebaran 2026

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Sesuaikan dengan acara

Untuk silaturahmi keluarga, pilih model minimalis atau open abaya ringan. Untuk acara formal, pilih embellished atau bordir statement.

2. Perhatikan bahan

Linen blend dan crepe cocok untuk siang hari. Organza dan chiffon lebih ideal untuk acara malam.

3. Pilih warna yang versatile

Warna netral timeless, tetapi warna kaya seperti emerald, navy, dan mulberry memberi kesan mewah dan fotogenik.

4. Tentukan tingkat detail sesuai karakter

Jika menyukai gaya simpel, pilih plain design. Jika ingin tampil lebih ekspresif, pilih bordir atau payet elegan.

Lebaran 2026: Modest, Modern, dan Personal

Tren gamis Lebaran 2026 menunjukkan bahwa busana muslim terus berevolusi tanpa meninggalkan akar kesopanan dan budaya.

Siluet klasik tetap dipertahankan, namun diberi sentuhan tekstur, warna, dan detail yang lebih berani.

Baca juga: Tren Busana Lebaran 2026: Gamis Aisyah & Abaya Elegan, Tampil Slim dan Mewah di Hari Raya

Lebaran bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga momen mengekspresikan diri dengan anggun.

Tahun ini, pilihan gamis semakin luas—tinggal disesuaikan dengan gaya dan kepribadian masing-masing.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar