Editor
KOMPAS.com - Masjidil Haram mencatat lonjakan jemaah umrah pada awal Ramadhan 2026.
Antusiasme umat Islam untuk beribadah di bulan suci terlihat dari tingginya jumlah kedatangan jemaah sejak hari-hari pertama.
Dilansir dari Antara, Kantor Berita Saudi melaporkan pada Selasa (24/2.2026), Masjidil Haram menerima lebih dari 904.000 jemaah umrah pada hari keempat Ramadhan atau Sabtu (21/2/2026).
Angka tersebut mencerminkan besarnya kesungguhan umat Islam dalam menjalankan ibadah di awal bulan suci.
Baca juga: Ramadhan Dongkrak Aktivitas Pasar Malam di Jeddah, Ekonomi Tumbuh Pesat
Jemaah datang dari berbagai wilayah Kerajaan Arab Saudi maupun mancanegara. Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, sistem layanan terpadu diterapkan untuk memastikan kelancaran pergerakan dan kenyamanan seluruh jemaah.
Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjalankan operasional dan pengorganisasian selama 24 jam penuh. Upaya ini bertujuan menjaga kualitas layanan di tengah kepadatan jemaah.
Otoritas tersebut menyatakan bahwa jumlah jemaah yang tercatat menunjukkan besarnya upaya pengerahan seluruh sumber daya manusia dan teknis dalam melayani jemaah umrah.
Rencana terpadu yang diterapkan mencakup pengelolaan kepadatan, pengaturan jalur Tawaf dan Sa’i, peningkatan pembersihan serta sterilisasi area, hingga layanan bimbingan dan penyuluhan dalam berbagai bahasa.
Langkah-langkah tersebut dirancang untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah secara khusyuk dan tertib.
Pihak pengelola juga menerapkan standar kualitas dan efisiensi operasional tertinggi, termasuk perencanaan manajemen kerumunan guna menjamin keselamatan dan kelancaran arus di seluruh area Masjidil Haram.
Otoritas terkait melakukan koordinasi penuh untuk memastikan pengalaman spiritual yang komprehensif bagi seluruh jemaah.
Persiapan terus diperkuat menjelang lonjakan pengunjung pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, yang biasanya menjadi periode paling padat.
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kerajaan Arab Saudi dalam melayani Dua Masjid Suci dan para pengunjungnya.
Melalui pengelolaan yang tertata dan sistematis, jemaah dapat menunaikan ibadah umrah dalam suasana yang aman, nyaman, dan terlindungi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang