Editor
KOMPAS.com - Di tengah kehidupan yang kian kompleks, tipu daya dan kezaliman bisa datang dalam berbagai bentuk—baik melalui lisan, kekuasaan, maupun rekayasa yang tersembunyi. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya waspada secara lahiriah, tetapi juga memperkuat perlindungan batin melalui doa.
Dalam buku Kumpulan Do’a Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, terdapat doa yang bersumber dari Al-Qur’an untuk memohon perlindungan dari orang-orang zhalim. Doa ini tercantum dalam bagian doa-doa pilihan dari Al-Qur’an .
Berikut lafaz doanya:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا
Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan dosa kedua ibu-bapakku, serta dosa orang yang masuk ke rumahku dengan membawa iman, dan orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kebinasaan." (QS. Nuh: 28)
Baca juga: 6 Doa untuk Anak Perempuan agar Tumbuh Salehah dan Penuh Keberkahan
Doa ini bukan sekadar permohonan perlindungan. Ia mengandung beberapa pesan penting:
Sebelum memohon perlindungan dari kezaliman orang lain, seorang Muslim diajak untuk lebih dulu memohon ampun bagi dirinya dan orang tuanya. Ini menunjukkan pentingnya membersihkan diri sebelum menghadapi ancaman eksternal.
Doa ini juga mencakup seluruh kaum mukminin dan mukminat. Artinya, perlindungan dari kezaliman bukan hanya kebutuhan pribadi, melainkan kebutuhan kolektif umat.
Bagian akhir doa memohon agar orang-orang zhalim tidak ditambah kecuali kebinasaan. Ini bukan bentuk kebencian personal, melainkan penegasan bahwa kezaliman tidak boleh dibiarkan tumbuh dan merusak tatanan kehidupan.
Tipu daya orang-orang zhalim hari ini bisa hadir dalam bentuk fitnah, manipulasi informasi, ketidakadilan hukum, hingga pengkhianatan kepercayaan. Dalam situasi seperti ini, doa menjadi benteng spiritual yang menguatkan hati agar tidak goyah.
Membaca doa ini secara rutin—terutama setelah shalat atau di waktu-waktu mustajab—menjadi ikhtiar batin agar Allah menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari dampak kezaliman.
Selain berdoa, Islam juga mendorong umatnya untuk:
Dengan memadukan doa dan usaha nyata, seorang Muslim tidak hanya berharap perlindungan Allah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil.
Baca juga: Kumpulan Doa Perlindungan untuk Anak Agar Dijauhkan dari Berbagai Gangguan
Semoga doa ini menjadi pengingat bahwa di tengah segala tipu daya, perlindungan terbaik tetap datang dari Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang