Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Haru Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas yang Berangkat Gantikan Almarhum Ayah

Kompas.com, 13 April 2026, 16:43 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kisah haru mewarnai keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Musi Rawas pada musim haji 2026.

Seorang pemuda berusia 25 tahun tercatat sebagai jemaah termuda yang berangkat tahun ini.

Ia menggantikan posisi ayahnya yang telah meninggal dunia sebelum sempat menunaikan ibadah haji.

Baca juga: 208 Calon Jemaah Haji 2026 Asal Depok Tunda Berangkat karena Belum Lunasi Pembayaran

Keberangkatan ini menjadi amanah keluarga yang harus ditunaikan. Selain mempersiapkan diri secara fisik, ia juga membawa harapan dan doa untuk almarhum ayahnya.

Momen ini menjadi perpaduan antara kebahagiaan dan kesedihan dalam satu perjalanan spiritual ke Tanah Suci.

Baca juga: Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji

Kisah Haru Rendra, Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas

Rendra Saputra (25), warga Dusun III Desa Kertosari, Kecamatan Purwodadi, resmi tercatat sebagai jemaah calon haji (JCH) termuda asal Kabupaten Musi Rawas pada musim haji tahun 2026.

Pemuda ini berangkat ke tanah suci guna menggantikan mendiang ayahnya, Purnomo, yang meninggal dunia pada tahun 2024 lalu.

Kepada wartawan pada Senin (13/4/2026), Rendra menceritakan bahwa seharusnya sang ayah berangkat mendampingi ibunya.

Namun, takdir berkata lain sehingga ia sebagai anak tertua menerima amanah untuk melimpahkan porsi keberangkatan tersebut.

"Harusnya ayah saya yang berangkat, tapi beliau meninggal dunia sebelum keberangkatan. Saat mendapat kabar kepastian berangkat, rasanya campur aduk antara senang dan sedih karena teringat almarhum ayah," ujar Rendra.

Rendra Persiapan Fisik dan Kebutuhan untu Berangkat Haji

Ia mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari menjaga fisik dan kebutuhan lainnya.

"Semuanya sudah kami siapkan, segala kebutuhan dan juga persiapan fisik," ucapnya.

Rendra menambahkan, setibanya di Tanah Suci nanti, hal pertama yang akan dilakukannya adalah mendoakan almarhum ayahnya serta keluarga yang ditinggalkan.

Jadwal Keberangkatan JCH Musi Rawas 2026

Untuk diketahui, JCH Musi Rawas masuk dalam kloter 12 dan dijadwalkan terbang ke Jeddah pada 10 Mei 2026 mendatang bersama dengan jamaah asal Empat Lawang dan Palembang.

Total JCH Musi Rawas yang akan berangkat tahun ini sebanyak 101 jemaah termasuk 1 petugas pembimbing ibadah (KBHU) dan 2 petugas BHD.

Jadwal keberangkatan JCH Musi Rawas akan dimulai pada 9 Mei 2026 sekira pukul 12.00 WIB, jamaah tiba dan masuk di Asrama Haji di Kota Palembang.

Kemudian lanjut Soerya, berangkat dari Bandara ke Arab Saudi pada 10 Mei 2026 sekira pukul 12.10 Wib dengan nomor penerbangan SV 5125 dan tiba di Jeddah sekira pukul 19.25 WIB.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul "Gantikan Almarhum Ayah, Rendra Saputra Jadi Jemaah Calon Haji Termuda Musi Rawas 2026"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Arab Saudi Tegaskan Visa Haji Satu-satunya Izin Resmi untuk Ibadah Haji
Kemenhaj Arab Saudi Tegaskan Visa Haji Satu-satunya Izin Resmi untuk Ibadah Haji
Aktual
565 Jemaah Haji Ponorogo Siap Berangkat 2026, Terbagi ke Dalam Kloter 19 dan 20
565 Jemaah Haji Ponorogo Siap Berangkat 2026, Terbagi ke Dalam Kloter 19 dan 20
Aktual
Kisah Haru Salman Al-Farisi, Pencari Kebenaran dari Persia
Kisah Haru Salman Al-Farisi, Pencari Kebenaran dari Persia
Aktual
Kisah Haru Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas yang Berangkat Gantikan Almarhum Ayah
Kisah Haru Jemaah Calon Haji Termuda Asal Musi Rawas yang Berangkat Gantikan Almarhum Ayah
Aktual
Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Tanah Air, Jemaah Bakal Dapat Tas Khusus untuk Cegah Kehilangan
Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Tanah Air, Jemaah Bakal Dapat Tas Khusus untuk Cegah Kehilangan
Aktual
Mengapa Ulama Hadis Terkemuka Banyak Lahir dari Persia? Ini Faktanya
Mengapa Ulama Hadis Terkemuka Banyak Lahir dari Persia? Ini Faktanya
Aktual
208 Calon Jemaah Haji 2026 Asal Depok Tunda Berangkat karena Belum Lunasi Pembayaran
208 Calon Jemaah Haji 2026 Asal Depok Tunda Berangkat karena Belum Lunasi Pembayaran
Aktual
Kisah Uwais al-Qarni, Dipuji Rasulullah karena Baktinya kepada Sang Ibu
Kisah Uwais al-Qarni, Dipuji Rasulullah karena Baktinya kepada Sang Ibu
Aktual
Sholawat Busyro Lengkap: Amalan Pembuka Kabar Baik dan Rezeki
Sholawat Busyro Lengkap: Amalan Pembuka Kabar Baik dan Rezeki
Doa dan Niat
Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji
Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji
Aktual
AS-Iran Gagal Berdamai, PBNU dan Paus Leo XIV Serukan Hentikan Kekerasan Dunia
AS-Iran Gagal Berdamai, PBNU dan Paus Leo XIV Serukan Hentikan Kekerasan Dunia
Aktual
Apa Itu Multazam? Lokasi, Keutamaan, dan Amalan Doa Mustajab
Apa Itu Multazam? Lokasi, Keutamaan, dan Amalan Doa Mustajab
Doa dan Niat
Kemenhaj Saudi: Hanya Visa Haji yang Sah, Visa Lain Tak Bisa Masuk Makkah
Kemenhaj Saudi: Hanya Visa Haji yang Sah, Visa Lain Tak Bisa Masuk Makkah
Aktual
Arab Saudi Batasi Masuk ke Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026, Ini Aturannya
Arab Saudi Batasi Masuk ke Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026, Ini Aturannya
Aktual
Pendaftaran Haji Domestik 2026 Dibuka 18 April, Ini Syarat Fase Kedua
Pendaftaran Haji Domestik 2026 Dibuka 18 April, Ini Syarat Fase Kedua
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com