KOMPAS.com – Di tengah dinamika kehidupan yang penuh ketidakpastian, banyak umat Islam mencari amalan yang tidak hanya menenangkan hati, tetapi juga menghadirkan harapan baik. Salah satu yang semakin banyak diamalkan adalah Sholawat Busyro.
Sholawat ini dikenal sebagai amalan yang sarat makna spiritual. Tidak sekadar lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga doa yang berisi harapan akan datangnya kabar gembira, kemudahan hidup, dan perlindungan dari berbagai kesulitan.
Lantas, bagaimana bacaan lengkap Sholawat Busyro dan apa makna yang terkandung di dalamnya?
Sholawat Busyro termasuk salah satu sholawat yang populer di kalangan pesantren dan masyarakat Muslim Indonesia. Amalan ini dinisbatkan dan diajarkan oleh Seggaf bin Hasan Baharun.
Berikut bacaan lengkapnya:
اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرَى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِينَا وَطَلَبَتِنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ الْآخِرَةِ
Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin shaahibil busyraa, shalaatan tubasysyirunaa bihaa wa ahlanaa wa awlaadanaa wa jamii’a masyaayikhinaa wa mu’allimiinaa wa thalabatinaa wa thaalibaatinaa min yawminaa haadzaa ilaa yawmil aakhirah.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, pembawa kabar gembira. Limpahkanlah sholawat yang dengan itu Engkau memberikan kabar gembira kepada kami, keluarga kami, anak-anak kami, para guru kami, serta seluruh penuntut ilmu, sejak hari ini hingga hari akhir.”
Baca juga: Sholawat Munjiyat: Bacaan Lengkap, Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Secara bahasa, kata busyro berarti “kabar gembira”. Dalam konteks sholawat ini, makna tersebut menjadi inti doa yang dipanjatkan.
Sholawat Busyro tidak hanya berisi pujian kepada Muhammad, tetapi juga mengandung harapan agar kehidupan dipenuhi dengan kabar baik, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.
Dalam buku Bunga Rampai Kelisanan Masyarakat Santri Kota Pasuruan karya Tristan Rokhmawan dkk, dijelaskan bahwa tradisi pembacaan sholawat seperti Busyro mencerminkan budaya religius masyarakat santri yang memadukan doa, harapan, dan kecintaan kepada Rasulullah dalam satu amalan.
Makna lainnya yang dapat ditarik dari sholawat ini antara lain:
Secara umum, keutamaan sholawat telah banyak dijelaskan dalam hadis. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali...” (HR An-Nasa’i)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap sholawat yang dibaca akan dibalas dengan rahmat berlipat dari Allah.
Dalam konteks Sholawat Busyro, sejumlah ulama dan habaib menyebutkan beberapa keutamaan yang dirasakan oleh para pengamalnya, di antaranya:
Sholawat Busyro diyakini menjadi wasilah untuk memohon kelapangan hidup. Dalam penjelasan Seggaf bin Hasan Baharun, amalan ini dapat membantu mengurangi kegelisahan dan mendatangkan solusi atas persoalan hidup.
Melantunkan sholawat secara rutin akan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi, yang pada akhirnya mendorong seseorang untuk meneladani akhlaknya.
Dalam tradisi Islam, orang yang memperbanyak sholawat diharapkan memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak.
Baca juga: Sholawat Nariyah: Bacaan Lengkap, Arti, dan Keutamaannya
Tidak ada aturan baku yang mengikat dalam membaca Sholawat Busyro. Namun, dalam praktik yang berkembang di kalangan pesantren, terdapat beberapa anjuran:
Dalam buku yang sama karya Tristan Rokhmawan, disebutkan bahwa pengulangan sebanyak 41 kali memiliki nilai simbolik dalam tradisi wirid, sebagai bentuk kesungguhan dalam berdoa.
Agar lebih optimal, sholawat termasuk Busyro dapat dibaca pada waktu-waktu yang dianjurkan dalam Islam, seperti:
Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, dijelaskan bahwa memperbanyak zikir dan sholawat pada waktu-waktu tersebut dapat memperkuat hubungan spiritual seorang hamba dengan Allah SWT.
Baca juga: Sholawat Jibril, Mudah Diamalkan dan Diyakini Memiliki Banyak Keutamaan
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, banyak orang mencari ketenangan melalui amalan sederhana namun bermakna. Sholawat Busyro menjadi salah satu pilihan karena:
Sholawat ini tidak hanya menjadi ibadah lisan, tetapi juga terapi spiritual yang menenangkan hati.
Sholawat Busyro adalah salah satu amalan yang menggabungkan pujian, doa, dan harapan dalam satu rangkaian lafaz.
Dengan membacanya, seorang muslim tidak hanya menunjukkan cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memohon agar hidupnya dipenuhi kabar baik dan keberkahan.
Pada akhirnya, di balik setiap lantunan sholawat, tersimpan harapan sederhana, agar kehidupan menjadi lebih ringan, hati lebih tenang, dan jalan hidup dipenuhi kemudahan dari Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang