Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Baju Lebaran 2026: 14 Warna Hijab yang Bikin Wajah Cerah dan Glowing

Kompas.com, 26 Februari 2026, 11:52 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Zalora

KOMPAS.com - Memasuki Lebaran 2026, tren busana muslim tak hanya soal model gamis atau detail bordir, tetapi juga pemilihan warna hijab. Warna yang tepat bukan hanya menyempurnakan outfit, tetapi juga bisa membuat wajah tampak lebih cerah, segar, bahkan meningkatkan hasil makeup.

Tak heran, banyak perempuan mulai berburu referensi warna hijab yang bikin glowing menjelang hari raya. Berikut 14 warna hijab yang diprediksi tetap jadi tren Lebaran 2026 dan ampuh membuat tampilan makin maksimal.

Warna Lembut dan Pastel yang Fresh

Warna pastel masih mendominasi tren clean aesthetic 2026 karena memberi efek wajah lebih cerah tanpa terlihat berlebihan.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: Gamis Hitam Cocok dengan Jilbab Warna Apa? Ini 7 Kombinasi Stylish dan Elegan

1. Rose

Nuansa merah muda lembut ini memberi kesan fresh dan feminin. Cocok untuk semua warna kulit, terutama sawo matang.

2. Pink Pastel

Kalem, clean, dan girly. Warna ini efektif membuat wajah terlihat lebih cerah dibanding warna gelap.

3. Lavender

Memberikan kesan menyegarkan tanpa membuat wajah tampak pucat. Cocok untuk look Lebaran yang manis dan anggun.

4. Baby Blue

Pilihan chic dan elegan, terutama bagi pemilik kulit sawo matang yang ingin tampilan lebih hidup.

Nuansa Hijau yang Natural dan Mencerahkan

Hijau tetap menjadi favorit karena efek naturalnya mampu memberi highlight alami pada wajah.

5. Sage Green

Masih populer hingga 2026. Memberikan kesan anggun dan natural sekaligus membuat kulit tampak lebih cerah.

6. Avocado

Hijau segar yang memberi kesan fresh dan modern.

7. Zaitun (Olive)

Pilihan anti-mainstream dengan tone kuning kecokelatan yang deep, memberi efek wajah lebih hidup dan bercahaya.

Netral dan Earth Tone yang Elegan

Warna netral selalu jadi andalan untuk tampilan Lebaran yang classy dan effortless.

8. Soft Nude

Cokelat lembut ini terkenal mampu menciptakan efek glowing alami pada wajah.

9. Beige

Soft namun stylish. Fleksibel dipadukan dengan berbagai warna gamis.

10. Cream Almond

Memberikan clean look yang langsung mencerahkan wajah. Salah satu warna yang diprediksi naik daun di Lebaran 2026.

11. Hitam

Timeless dan elegan. Secara kontras, hijab hitam bisa membuat wajah tampak lebih cerah dan tegas.

Warna Bold yang Mewah dan Standout

Untuk kamu yang ingin tampil lebih berkarakter di hari raya, warna bold bisa jadi pilihan tepat.

12. Maroon

Memberikan kesan eksotis dan mewah. Cocok untuk acara formal atau pesta Lebaran malam hari.

13. Denim

Perpaduan biru keabu-abuan yang modern dan fresh. Aman untuk berbagai jenis kulit.

14. Ungu Tua

Tone gelap yang kuat namun tetap elegan. Memberi efek wajah fresh tanpa terlihat kusam.

Tips Memilih Warna Hijab agar Wajah Terlihat Glowing

Agar hasilnya maksimal, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Sesuaikan dengan undertone kulit (warm, cool, atau neutral).
  • Hindari warna yang terlalu pucat jika kulit cenderung terang.
  • Pilih warna yang memberi kontras lembut, bukan terlalu tajam.
  • Sesuaikan dengan makeup agar tampilan tetap harmonis.

Kesimpulan

Tren baju Lebaran 2026 menunjukkan bahwa warna hijab memainkan peran penting dalam keseluruhan penampilan.

Baca juga: Gamis Hitam Cocok dengan Jilbab Warna Apa? 15 Inspirasi Warna agar Tampil Elegan dan Tidak Monoton

Mulai dari rose yang feminin, sage green yang natural, hingga maroon yang mewah. Semuanya bisa membuat wajah tampak lebih cerah dan glowing jika dipilih dengan tepat.

Jadi, sudah menentukan warna hijab favorit untuk Lebaran tahun ini?

Tampil percaya diri, segar, dan stunning saat bersilaturahmi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar