KOMPAS.com – Kabar yang dinanti para perantau akhirnya tiba. Program mudik gratis 2026 dari Kementerian Perhubungan resmi dibuka mulai 1 Maret 2026.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kembali menghadirkan fasilitas perjalanan tanpa biaya untuk membantu masyarakat pulang kampung saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id.
Moda yang disiapkan mencakup bus, kereta api, hingga kapal laut, termasuk fasilitas angkut sepeda motor untuk rute tertentu.
Program ini bukan sekadar agenda tahunan. Ia menjadi bagian dari strategi pemerintah menekan kepadatan lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, sekaligus memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.
Tradisi mudik memiliki dimensi sosial dan spiritual yang kuat di Indonesia. Dalam buku Mudik: Migrasi dan Identitas Sosial karya Aris Ananta dan Evi Nurvidya Arifin, dijelaskan bahwa mudik bukan hanya mobilitas sementara, melainkan bentuk perawatan identitas kultural serta penguatan jejaring keluarga.
Sementara itu, dalam perspektif transportasi publik, peningkatan volume kendaraan pribadi setiap musim Lebaran kerap memicu lonjakan kecelakaan dan kemacetan.
Karena itu, penyediaan angkutan massal gratis menjadi solusi strategis untuk mengalihkan pemudik dari kendaraan pribadi ke moda kolektif.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan, kuota akan ditutup otomatis saat kapasitas terpenuhi. Artinya, masyarakat perlu segera mendaftar agar tidak kehabisan tiket.
Baca juga: 6.859 Masjid Ramah Pemudik Disiapkan, Kemenag Atur Mudik, Nyepi, dan Idul Fitri 2026
Pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi:
nusantara.kemenhub.go.id
Masyarakat diimbau tidak mengakses tautan lain yang mengatasnamakan program ini untuk menghindari penipuan.
Langkah pendaftaran secara umum:
Dibuka: 1 Maret 2026
Ditutup: Saat kuota terpenuhi
16–18 Maret 2026 dari sejumlah terminal di Jakarta, Depok, dan Tangerang.
Rute awal termasuk Aceh dan Medan.
24–25 Maret 2026 dari berbagai kota di Sumatera dan Jawa menuju Jabodetabek.
Untuk layanan angkut sepeda motor, pengiriman dan keberangkatan dijadwalkan terpisah sesuai titik yang telah ditentukan.
Baca juga: Mudik Gratis Pertamina 2026 Resmi Dibuka 3 Maret, Cek Kuota dan Syarat
Sebanyak 34 kota tujuan arus mudik tersedia di Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Beberapa kota tujuan populer antara lain:
Arus balik disediakan menuju wilayah Jabodetabek dari 12 kota besar.
Syarat Penumpang
Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Cek Jadwal Libur Panjang 14 Hari, Diskon Tol 30%, hingga Aturan Pembatasan Truk
Registrasi ulang dibuka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB di beberapa titik, antara lain:
Lebaran identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan. Dalam buku Fiqh Sosial karya KH. Ali Yafie disebutkan, menjaga hubungan kekeluargaan termasuk bagian dari praktik ibadah sosial yang bernilai tinggi.
Program mudik gratis menjadi jembatan agar nilai tersebut dapat diwujudkan tanpa terbebani biaya perjalanan yang tinggi.
Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, fasilitas ini memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap pulang kampung dengan tenang.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kuota mudik gratis cepat habis dalam hitungan hari. Untuk itu:
Mudik bukan hanya perjalanan pulang, melainkan perjalanan kembali ke akar, ke rumah, dan ke pelukan keluarga.
Program mudik gratis 2026 membuka kesempatan itu lebih luas, sekaligus menghadirkan solusi transportasi yang lebih aman dan terorganisir.
Bagi yang berencana memanfaatkannya, kini saatnya bersiap. Karena ketika kuota penuh, yang tersisa hanyalah penyesalan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang