Editor
KOMPAS.com - Nuzulul Quran merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan.
Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Momen tersebut menjadi awal diturunkannya ayat-ayat Al-Quran sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Pada malam Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah seperti membaca Al-Quran dan memanjatkan doa.
Baca juga: Tradisi Peringatan Nuzulul Quran di Indonesia, dari Seribu Tumpeng hingga Khataman Al-Quran
Berikut beberapa doa yang dapat dibaca pada malam Nuzulul Quran untuk memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka 'aufuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu'anni
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha pemaaf dan engkau menyukai ampunan maka ampunilah aku.”
اللهما نوير قلوبانا بتلاواتيل القرآن الكريم ، وزين أخلا قونى بجاهل القرآن ، وحسين أعمالنا بذكرى القرآن ، ونجينا منان ناري بي كارو ماتيل القرآن
Latin: Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur aan, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur aan.
Artinya: "Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Quran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Quran, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Quran."
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allahumarhamni bil qur'an. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimni minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilawatahu aana allaili wa athrofannahar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur'an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam".
Nuzulul Quran menjadi momen istimewa yang terjadi di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan mengisi malam tersebut dengan berbagai ibadah.
Membaca Al-Quran menjadi amalan utama yang dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Selain menambah pahala, membaca Al-Quran juga membantu umat Islam memahami ajaran yang terkandung di dalamnya.
Amalan ini juga berkaitan dengan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab Al-Adzkar disebutkan bahwa Malaikat Jibril memerintahkan Rasulullah SAW untuk membaca Al-Quran.
وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن، وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية
Artinya: "Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran, turunlah Jibril as ke hadapan Rasulullah SAW dan memerintahkan beliau membaca Al-Quran dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam."
I’tikaf merupakan ibadah dengan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada malam Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah melalui i’tikaf.
Selama i’tikaf, seseorang dapat mengisi waktunya dengan shalat, berdzikir, membaca Al-Quran, serta merenungkan makna ayat-ayat suci Al-Quran.
Shalat malam juga menjadi amalan yang dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Beberapa shalat sunnah yang dapat dilakukan antara lain shalat tahajud, ba’diyah isya’, shalat witir, dan shalat hajat.
Ibadah tersebut diyakini memiliki pahala yang besar serta menjadi waktu yang baik untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Malam Nuzulul Quran juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa. Umat Islam dianjurkan memohon ampunan, keberkahan hidup, serta petunjuk dari Allah SWT.
Salah satu doa yang dapat dibaca adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Allahumarhamni bil qur’an. Waj’alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa ‘allimni minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilawatahu aana allaili wa athrofannahar waj’alhu li hujatan ya rabbal ‘alamin.
Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam”.
Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan untuk bersedekah pada malam Nuzulul Quran.
Memberikan bantuan kepada sesama, baik berupa uang maupun makanan, menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial.
Sedekah juga diyakini dapat mendatangkan keberkahan, menghapus dosa, serta melipatgandakan pahala bagi orang yang melakukannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang