Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prajurit TNI Juara Dunia MHQ di Libya, Hafal 30 Juz Bikin Indonesia Bangga

Kompas.com, 17 Maret 2026, 11:47 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional.

Prajurit Dua (Prada) Nawawi MM Latifullah sukses meraih Juara 1 dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi personel militer yang digelar di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026).

Prajurit dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana ini tampil pada kategori hafalan 30 juz.

Kemampuannya dalam menghafal Al-Qur’an berhasil mengungguli puluhan peserta dari berbagai negara hingga dinobatkan sebagai juara pertama.

Baca juga: Indonesia Raih Juara I MTQ Internasional Al-Ameed 2026 di Irak, Qari Cilik dari NTB Ukir Prestasi

Kompetisi bergengsi yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya tersebut berlangsung selama enam hari, 17–23 Ramadan 1447 H (7–13 Maret 2026).

Lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara turut ambil bagian, termasuk dari Mauritania dan sejumlah negara lainnya.

Kegiatan ini mengusung tema “Martyrs of the Homeland” sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada.

Delegasi TNI dalam ajang tersebut dipimpin Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi.

Selain Prada Nawawi, sejumlah prajurit lain juga turut berpartisipasi, yakni Kapten Sus M Affan, Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, serta Prada Moh Marzuki Al Farisi.

Sebelum berlaga, seluruh peserta delegasi TNI menjalani pembekalan dan pembinaan intensif, termasuk tahsin Al-Qur’an, pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan.

Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz.

Upacara penutupan kompetisi dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh.

Ia sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama dan moral di lingkungan militer.

Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Sementara itu Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam bidang militer, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual.

Baca juga: Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026, Gus Yasin: Digelar September

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com