Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi dan 6 Negara Timur Tengah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret 2026

Kompas.com, 19 Maret 2026, 21:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sejumlah negara di Timur Tengah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keputusan ini diambil setelah hilal Syawal tidak terlihat pada pengamatan yang dilakukan pada Rabu,18 Maret 2026 waktu setempat.

Dengan demikian, Kamis ditetapkan sebagai hari ke-30 Ramadhan sekaligus penyempurna bulan puasa.

Penetapan ini diumumkan secara resmi oleh otoritas masing-masing negara.

Baca juga: Jemaah Umrah Wajib Tinggalkan Arab Saudi sebelum 18 April 2026

Hilal Tidak Terlihat, Ramadan Digenapkan 30 Hari

Dilansir dari Saudi Gazette, Arab Saudi bersama Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, Qatar, Irak, dan Yaman menyatakan bahwa hilal Syawal tidak berhasil dirukyat pada Rabu petang.

Oleh karena itu, pelaksanaan puasa Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

Dalam pernyataannya, Mahkamah Agung Arab Saudi menyampaikan bahwa komite rukyatul hilal telah menggelar sidang dan menelaah laporan dari pengadilan serta observatorium di seluruh wilayah kerajaan.

“Setelah meninjau dan memeriksa laporan-laporan tersebut, tidak ditemukan adanya penampakan hilal yang dapat dipastikan,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Imbau Warga Lakukan Pemantauan Hilal 1 Syawal pada 18 Maret 2026

1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Berdasarkan hasil tersebut, maka Jumat, 20 Maret 2026 ditetapkan sebagai hari pertama Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H.

Sebelumnya, berbagai observatorium astronomi di Arab Saudi telah bersiap melakukan pemantauan hilal saat matahari terbenam pada Rabu. Proses ini juga mendapat perhatian luas dari media.

Namun, kondisi cuaca berawan di sejumlah wilayah menjadi salah satu kendala dalam proses pengamatan hilal.

Jadwal Shalat Idul Fitri di Arab Saudi

Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi turut merilis jadwal pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H di sejumlah kota besar.

Shalat Id di Mekkah dijadwalkan pukul 06.39 waktu setempat, disusul Madinah pukul 06.40, Riyadh pukul 06.12, dan Dammam pukul 05.58.

Kota lainnya antara lain Buraidah pukul 06.23, Hail pukul 06.32, Tabuk pukul 06.52, Abha pukul 06.29, Jazan pukul 06.29, Najran pukul 06.22, Al-Baha pukul 06.33, Arar pukul 06.35, serta Sakaka pukul 06.38.

Kementerian juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan di masjid dan lokasi shalat serta datang lebih awal guna menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah.

Ucapan Selamat dan Doa dari Kerajaan

Mahkamah Agung juga menyampaikan ucapan selamat kepada Raja Salman selaku Penjaga Dua Masjid Suci serta Putra Mahkota dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman.

Ucapan tersebut juga ditujukan kepada seluruh warga, penduduk, dan umat Islam di dunia.

Selain itu, disampaikan doa agar ibadah puasa dan amal baik selama Ramadan diterima, serta harapan atas keamanan, stabilitas, dan kemakmuran bagi Kerajaan Arab Saudi.

Penetapan Idul Fitri ini menegaskan pentingnya rukyatul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Meskipun kondisi cuaca memengaruhi pengamatan, keputusan tetap diambil berdasarkan laporan resmi.

Dengan begitu, umat Islam di berbagai negara pun bersiap menyambut hari raya dengan penuh suka cita.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar