Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal, Boleh Digabung? Ini Penjelasan Ulama yang Perlu Diketahui

Kompas.com, 26 Maret 2026, 16:01 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber YouTube

KOMPAS.com - Bulan Syawal menjadi momen istimewa setelah Ramadhan. Selain identik dengan silaturahmi dan suasana Lebaran, banyak umat Islam juga berburu pahala tambahan melalui puasa sunnah enam hari.

Namun, muncul satu pertanyaan yang sering dicari: bolehkah puasa qadha Ramadhan di bulan Syawal sekaligus mendapatkan pahala puasa Syawal?

Jawabannya ternyata cukup menenangkan.

Bolehkah Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal Digabung?

Berdasarkan penjelasan para ulama, menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan di bulan Syawal diperbolehkan.

Artinya, Anda cukup berniat untuk mengganti puasa Ramadhan (qadha) saja. Ketika dilakukan di bulan Syawal, pahala puasa sunnah Syawal juga bisa ikut didapatkan.

Pendapat ini merujuk pada pandangan ulama Mazhab Syafi’i, termasuk Imam Zakariya al-Anshori, yang menjelaskan bahwa orang yang berpuasa qadha di bulan Syawal tetap memperoleh keutamaan puasa enam hari Syawal.

Baca juga: Niat Puasa Qadha Kapan Dibaca? Waktu, Niat dan Ketentuannya

Penjelasan Ulama: Wajib Didahulukan atau Tidak?

Beberapa ulama dan dai juga memberikan penjelasan terkait urutan pelaksanaannya:

Ustaz Adi Hidayat dalam akun YouTube Mildiani Ilham menjelaskan ada dua pendapat:

1. Pendapat pertama (lebih utama): Dahulukan puasa qadha karena bersifat wajib (utang kepada Allah).

2. Pendapat kedua (lebih fleksibel): Boleh mendahulukan puasa Syawal, baru kemudian qadha di luar bulan Syawal.

Sementara itu, Abdul Somad dalam akun YouTube Petuah Iman, menegaskan bahwa menggabungkan niat qadha di bulan Syawal tetap sah dan bisa mendapatkan dua keutamaan sekaligus.

Keutamaan Puasa Syawal: Seperti Puasa Setahun

Mengapa puasa Syawal begitu dianjurkan?

Keutamaannya sangat besar:

Pahala seperti puasa setahun penuh

  • Puasa Ramadhan (30 hari) × 10 = 300 hari
  • Puasa Syawal (6 hari) × 10 = 60 hari
  • Total = 360 hari (setara 1 tahun Hijriah)

Kesempatan emas yang datang setahun sekali. Tidak ada jaminan kita bertemu Ramadhan berikutnya.

Simbol peningkatan iman. Kata “Syawal” sendiri bermakna meningkat, menjadi tanda bahwa kualitas ibadah harus terus naik setelah Ramadhan.

Cara Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal

Agar sah dan tenang dalam beribadah, berikut panduan niatnya:

1. Niat Cukup di Hati

Yang paling penting adalah keyakinan dalam hati. Anda tidak perlu membaca lafaz panjang.

Cukup lintaskan dalam hati:

“Saya niat puasa qadha Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

2. Tidak Perlu Dipersulit

Menurut Buya Yahya dalam akun YouTube Al-Bahjah TV, selama hati yakin bahwa ini puasa wajib, maka niat sudah sah—bahkan tanpa menyebut kata “fardhu”.

3. Waktu Niat

Karena ini puasa wajib, niat harus dilakukan pada malam hari sebelum fajar.

4. Untuk Gabungan Niat

Jika ingin sekaligus mendapatkan pahala Syawal, cukup niat qadha saja. Pahala sunnahnya mengikuti.

Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

Jika ingin mengambil jalan paling aman:

  • Dahulukan qadha (karena wajib)
  • Lalu lanjutkan puasa Syawal jika masih ada waktu

Namun jika ingin praktis dan efisien, menggabungkan qadha di bulan Syawal juga diperbolehkan oleh banyak ulama.

Kesimpulan

Puasa qadha Ramadhan di bulan Syawal bukan hanya sah, tetapi juga bisa menjadi cara cerdas meraih pahala berlipat. Dengan satu niat qadha, Anda berpeluang mendapatkan keutamaan puasa Syawal sekaligus.

Baca juga: Hukum Menggabung Puasa Qadha dan Syawal, Boleh atau Harus Dipisah? Ini Penjelasan Ulama

Yang terpenting, jangan menunda membayar “utang” puasa Ramadhan, dan manfaatkan bulan Syawal sebagai momentum peningkatan iman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar