Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Strategi RI Jamin Keselamatan Jemaah Haji 2026 di Tengah Konflik Timteng

Kompas.com, 30 Maret 2026, 10:15 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Di tengah meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah, pemerintah Indonesia memastikan keselamatan jemaah haji tetap menjadi prioritas utama.

Sejumlah strategi dan skenario telah disiapkan agar ibadah haji 2026 berjalan aman dan lancar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa hingga saat ini persiapan haji tetap berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Insya Allah, keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026,” ujarnya dilansir dari Antaranews.

Baca juga: Haji 2026, Menhaj Libatkan KPK hingga Polisi Awasi Dana Rp 18 Triliun

Pemerintah, di bawah arahan Prabowo Subianto, menempatkan keselamatan jemaah sebagai prioritas tertinggi.

“Negara bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan keselamatan jemaah haji. Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Itu yang paling penting,” kata Dahnil.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam situasi geopolitik yang dinamis, perlindungan warga negara menjadi fokus utama kebijakan pemerintah.

Empat Skenario Disiapkan, Termasuk Ubah Rute Penerbangan

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, pemerintah telah menyiapkan sedikitnya empat skenario penyelenggaraan haji.

Salah satu langkah strategis yang dipertimbangkan adalah:

  • Perubahan rute penerbangan
  • Menghindari wilayah konflik
  • Alternatif jalur melalui selatan atau Afrika

“Ada rute yang berbeda misalnya lewat jalur selatan, kemudian ada lewat Afrika yang juga diwacanakan oleh DPR,” jelas Dahnil.

Selain itu, pemerintah juga membuka opsi penundaan keberangkatan jika kondisi dinilai tidak aman.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan otoritas Arab Saudi, untuk memantau perkembangan situasi global.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan ibadah haji tetap berjalan optimal dan aman bagi jemaah.

“Pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak sehingga nantinya proses haji bisa berjalan dengan baik,” kata Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf.

Meski di tengah konflik, jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia tetap sesuai rencana. Masuk asrama haji: 21 April 2026 dan keberangkatan pertama: 22 April 2026.

“Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jemaah calon haji,” ujar Irfan Yusuf.

Haji sebagai Simbol Perdamaian Dunia

Dahnil juga menekankan bahwa ibadah haji memiliki pesan universal tentang perdamaian, kesetaraan, dan kemanusiaan.

“Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang sedang berkonflik.

Pemerintah Indonesia juga terus mendorong upaya diplomasi global agar konflik di Timur Tengah dapat segera mereda.

“Mudah-mudahan pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan kami berharap mereka yang berseteru di sana menghormati proses haji umat Islam dari seluruh dunia,” kata Irfan Yusuf.

Baca juga: Pemerintah Siapkan 4 Skenario Keberangkatan Haji di Tengah Konflik Timur Tengah

Dengan berbagai langkah strategis mulai dari skenario darurat, pengaturan rute penerbangan, hingga koordinasi internasional, pemerintah berupaya memastikan jemaah haji Indonesia tetap dapat beribadah dengan aman.

Di tengah situasi global yang tidak menentu, pendekatan ini menjadi bukti bahwa keselamatan jemaah adalah prioritas di atas segalanya.

Bagi jutaan umat Muslim Indonesia, kepastian ini menjadi kabar menenangkan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Aktual
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar