Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Puasa Syawal dan Ayyamull Bidh April 2026 Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Kompas.com, 30 Maret 2026, 18:45 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Bulan Syawal menjadi momentum penting bagi umat Islam setelah Idul Fitri untuk melanjutkan ibadah sunnah.

Pada periode ini, terdapat dua amalan yang banyak dijalankan, yakni puasa Syawal dan puasa Ayyamul Bidh. Kedua puasa ini memiliki keutamaan tersendiri yang dianjurkan dalam ajaran Islam.

Oleh karena itu, informasi jadwal puasa Syawal dan Ayyamul Bidh April 2026 banyak dicari untuk memudahkan perencanaan ibadah.

Selain bernilai ibadah, pelaksanaan puasa di bulan Syawal juga sering dikaitkan dengan tradisi masyarakat, termasuk di Jawa.

Penentuan tanggal yang tepat dalam kalender Masehi membantu umat Islam menyesuaikan jadwal puasa dengan aktivitas harian.

Baca juga: Bulan Syawal 1447 H Sampai Kapan? Cek Kalender Lengkapnya untuk Tahu Jadwal Puasa Sunnah

Jadwal Puasa Syawal 2026

Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri.

Amalan ini memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim.

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa siapa yang menjalankan puasa Syawal akan mendapatkan pahala setara puasa selama satu tahun.

Baca juga: Niat Puasa Syawal Digabung Senin Kamis, Bolehkah? Ini Hukum dan Caranya

Berdasarkan hasil sidang isbat, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, puasa Syawal dapat mulai dilaksanakan sejak 22 Maret hingga 18 April 2026.

Bagi yang ingin melaksanakan puasa enam hari berturut-turut di awal Syawal, jadwalnya dapat dilakukan pada 22 hingga 27 Maret 2026.

Namun, puasa ini juga boleh dikerjakan di hari lain selama masih berada dalam bulan Syawal.

Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah.”

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2026

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap pertengahan bulan Hijriah, yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15.

Istilah Ayyamul Bidh sendiri merujuk pada malam-malam terang saat bulan purnama, yang identik dengan waktu di pertengahan bulan qomariyah.

Pada April 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan bulan Syawal 1447 Hijriah. Berikut jadwal lengkapnya:

  • 13 Syawal 1447 H: Kamis, 2 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H: Jumat, 3 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H: Sabtu, 4 April 2026

Niat Puasa Ayyamul Bidh April 2026

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaytu shauma ayyāmil bidh lillāhi ta'ālā

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala.”

Doa Buka Puasa

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Arab latin: Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”

Kalender Lengkap Bulan Syawal 1447 H/2026 M

Berikut rincian tanggal Syawal 1447 H lengkap dengan kalender Masehi :

  • 1 Syawal 1447 H : Sabtu, 21 Maret 2026
  • 2 Syawal 1447 H : Minggu, 22 Maret 2026
  • 3 Syawal 1447 H : Senin, 23 Maret 2026
  • 4 Syawal 1447 H : Selasa, 24 Maret 2026
  • 5 Syawal 1447 H : Rabu, 25 Maret 2026
  • 6 Syawal 1447 H : Kamis, 26 Maret 2026
  • 7 Syawal 1447 H : Jumat, 27 Maret 2026
  • 8 Syawal 1447 H : Sabtu, 28 Maret 2026
  • 9 Syawal 1447 H : Minggu, 29 Maret 2026
  • 10 Syawal 1447 H : Senin, 30 Maret 2026
  • 11 Syawal 1447 H : Selasa, 31 Maret 2026
  • 12 Syawal 1447 H : Rabu, 1 April 2026
  • 13 Syawal 1447 H : Kamis, 2 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H : Jumat, 3 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H : Sabtu, 4 April 2026
  • 16 Syawal 1447 H : Minggu, 5 April 2026
  • 17 Syawal 1447 H : Senin, 6 April 2026
  • 18 Syawal 1447 H : Selasa, 7 April 2026
  • 19 Syawal 1447 H : Rabu, 8 April 2026
  • 20 Syawal 1447 H : Kamis, 9 April 2026
  • 21 Syawal 1447 H : Jumat, 10 April 2026
  • 22 Syawal 1447 H : Sabtu, 11 April 2026
  • 23 Syawal 1447 H : Minggu, 12 April 2026
  • 24 Syawal 1447 H : Senin, 13 April 2026
  • 25 Syawal 1447 H : Selasa, 14 April 2026
  • 26 Syawal 1447 H : Rabu, 15 April 2026
  • 27 Syawal 1447 H : Kamis, 16 April 2026
  • 28 Syawal 1447 H : Jumat, 17 April 2026
  • 29 Syawal 1447 H : Sabtu, 18 April 2026
  • 30 Syawal 1447 H : Minggu, 19 April 2026*

Jatuhnya tanggal 30 Syawal merupakan perkiraan jika bulan digenapkan 30 hari. Penetapan pastinya akan ditentukan melalui sidang isbat untuk awal Zulkaidah 1447 H.

Mengetahui jadwal puasa Syawal dan Ayyamul Bidh April 2026 dapat membantu umat Islam menjalankan ibadah sunnah secara optimal.

Dengan perencanaan yang tepat, kedua amalan ini dapat dilakukan secara konsisten di tengah aktivitas harian.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Aktual
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar