Editor
KOMPAS.com – Sebuah pameran edukatif bertajuk “Read” atau “Iqra” di kompleks King Abdulaziz Endowment menghadirkan pengalaman interaktif dalam memahami Al-Qur’an dengan sentuhan teknologi modern.
Pameran ini digelar bekerja sama dengan General Presidency for the Affairs of the Grand Mosque (Kepresidenan Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) and the Prophet’s Mosque serta Bayan Association for Teaching the Holy Qur’an (Asosiasi Bayan untuk Pengajaran Al-Qur’an).
Kolaborasi ini menegaskan peran penting Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai pusat penyebaran ilmu keislaman di era digital.
Baca juga: Lomba Tahfiz Quran Militer Digelar di Makkah, Total Hadiah Rp 7 Miliar
Mengutip laporan Saudi Press Agency, pameran ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Al-Qur’an dan ilmu-ilmunya melalui pendekatan yang inovatif dan mudah dipahami.
Berbagai teknologi modern dihadirkan, mulai dari layar interaktif hingga media digital yang menggabungkan nilai tradisional dengan inovasi kekinian.
Pengunjung juga dapat melihat koleksi mushaf langka serta publikasi ilmiah terkait Al-Qur’an yang diterbitkan oleh lembaga terkait.
Tak hanya itu, pameran ini juga menampilkan upaya kolaboratif antar lembaga dalam menyebarkan pemahaman keagamaan secara luas dan berkelanjutan.
Berlokasi di Menara Jam Makkah, pameran “Iqra” dibuka selama 24 jam penuh, sehingga dapat diakses kapan saja oleh jemaah dan pengunjung dari berbagai negara.
Kehadirannya menjadi alternatif wisata religi yang tidak hanya spiritual, tetapi juga edukatif di Tanah Suci.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.