Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KKHI Makkah Terapkan Layanan UCC 24 Jam Tanpa Rawat Inap saat Haji 2026

Kompas.com, 28 April 2026, 20:57 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Makkah menghadirkan sistem layanan baru pada musim haji 2026.

Pelayanan kesehatan kini menggunakan konsep Urgent Care Center (UCC) yang beroperasi selama 24 jam penuh.

Sistem ini menjadi perubahan penting dibanding musim haji sebelumnya karena tidak lagi menyediakan fasilitas rawat inap bagi jamaah.

Baca juga: PPIH Arab Saudi Gelar Rapat Perdana Armuzna Haji 2026, Bahas Transportasi hingga Layanan Jamaah

Seluruh pelayanan difokuskan pada rawat jalan, tindakan medis, dan rujukan sesuai tingkat kegawatdaruratan pasien.

Dilansir dari Antara, Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, mengatakan kebijakan tersebut menjadi pembeda utama dibanding penyelenggaraan layanan kesehatan haji pada tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini tidak ada rawat inap di KKHI. Semua berbasis rawat jalan, tindakan, dan rujukan," ujar Edi.

Baca juga: Bagaimana Jika Jemaah Haji yang Meninggal di Tanah Suci? Ini Tahapan Lengkap dan Lokasi Makamnya

Penanganan Pasien Dibagi Berdasarkan Tingkat Darurat

Edi menjelaskan, dalam implementasi layanan UCC, penanganan pasien dibagi secara ketat berdasarkan tingkat kegawatdaruratan.

Pasien dengan kasus berat atau level 1–2 akan langsung dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi.

Sementara pasien dengan kasus sedang atau level 3 akan ditangani di fasilitas KKHI.

Adapun pasien dengan kasus ringan atau level 4–5 akan ditangani oleh tim kloter di pos kesehatan satelit.

Layanan Kesehatan Dimaksimalkan

Untuk mendukung layanan kesehatan 24 jam tersebut, sebanyak 122 personel kesehatan telah disiapkan.

Jumlah itu terdiri atas 54 petugas di KKHI Makkah dan 68 petugas yang disebar di 10 sektor pelayanan.

KKHI juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti layanan radiologi dan laboratorium, yang tidak tersedia di tingkat pos kesehatan sektor.

Terkait legalitas operasional, Edi menyebut KKHI tahun ini menggandeng pihak ketiga, yakni Saudi German Hospital, guna memfasilitasi perizinan layanan.

Sesuai regulasi di Arab Saudi, setiap layanan kesehatan wajib berkolaborasi dengan pihak ketiga setempat.

Untuk memenuhi rasio pelayanan satu klinik per 5.000 calon haji, KKHI telah menyiapkan sekitar 47 pos kesehatan.

Pos kesehatan tersebut tersebar di Makkah, Madinah, hingga kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Keberadaan pos tersebut diharapkan mempercepat penanganan jamaah yang membutuhkan bantuan medis.

Jumlah Jamaah Risiko Tinggi Capai 70 Persen

Edi menyoroti tingginya jumlah jamaah calon haji berisiko tinggi (risti) pada musim haji tahun ini.

Jumlah jamaah risti mencapai lebih dari 70 persen, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan kelompok lanjut usia (lansia).

"Inilah pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan. Lansia membutuhkan perhatian khusus, baik dari sisi kesehatan, transportasi, maupun akomodasi,” kata Edi.

Imbauan untuk Jemaah: Jaga Kondisi Fisik, Rutin Minum Air Putih

Sebagai langkah mitigasi kesehatan, Edi mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci.

Jamaah diminta rutin mengonsumsi air putih minimal 200 mililiter per jam, menghindari paparan cuaca panas berlebih, serta mengutamakan waktu istirahat sebelum menjalankan ibadah.

Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi jamaah yang baru tiba dari Madinah agar tetap bugar saat menjalani rangkaian ibadah haji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar