Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gratis Kuliah S1! Kemenag Buka Beasiswa PJJ Guru LPQ 2026, Daftar hingga 31 Mei

Kompas.com, 3 Mei 2026, 07:17 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan keagamaan kembali diperkuat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan.

Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan nyata di lapangan: ribuan pengajar pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) yang aktif mengajar, namun belum memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan formal ke jenjang sarjana.

Pendaftaran resmi dibuka sejak 1 April 2026 dan akan berakhir pada 31 Mei 2026. Program ini menawarkan skema kuliah fleksibel berbasis daring melalui UIN Siber Syekh Nurjati, dengan pilihan program studi strategis seperti Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta Pendidikan Agama Islam (PAI).

Pendidikan Fleksibel untuk Pengabdian yang Berkelanjutan

Berbeda dengan skema kuliah konvensional, PJJ Keagamaan dirancang agar para ustaz dan ustazah tetap dapat menjalankan peran utamanya di masyarakat.

Sistem pembelajaran daring memungkinkan mereka mengatur waktu belajar tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar di pesantren atau LPQ.

Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin, menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan akses pendidikan formal bagi para pengajar keagamaan.

“Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” jelas Aziz, dilansir dari laman resmi Kemenag.

Pendekatan ini sejalan dengan perkembangan konsep lifelong learning dalam dunia pendidikan modern, di mana proses belajar tidak lagi terbatas ruang dan waktu.

Dalam buku Distance Education: A Systems View of Online Learning karya Michael G. Moore, disebutkan bahwa pembelajaran jarak jauh mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pendidik secara berkelanjutan.

Baca juga: Indonesia–Qatar Perkuat Kerja Sama Riset dan Beasiswa, Peluang Studi ke Luar Negeri Makin Terbuka

Gratis Hingga Lulus, Fokus Tingkatkan Kompetensi

Salah satu daya tarik utama program ini adalah pembiayaan penuh. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pemerintah, mulai dari pendaftaran hingga kelulusan.

Dengan demikian, hambatan finansial yang selama ini menjadi kendala utama diharapkan dapat teratasi.

Lebih dari sekadar gelar akademik, program ini juga menekankan peningkatan kompetensi pedagogik.

Aziz menekankan pentingnya penguasaan metodologi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita ingin ustaz dan ustazah tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga memiliki pendekatan pembelajaran yang efektif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di era modern,” ujarnya.

Konsep ini sejalan dengan pemikiran Paulo Freire dalam bukunya Pedagogy of the Oppressed, yang menekankan bahwa pendidikan harus bersifat dialogis, kontekstual, dan membebaskan—bukan sekadar transfer pengetahuan.

Data EMIS: Tantangan Besar di Balik Dedikasi Guru LPQ

Berdasarkan data EMIS Kemenag, terdapat 459.659 pengajar LPQ di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 222.040 belum menempuh pendidikan sarjana.

Angka ini menunjukkan adanya kesenjangan antara dedikasi pengajar di lapangan dengan akses terhadap pendidikan tinggi.

Padahal, peran mereka sangat vital dalam membentuk fondasi keagamaan generasi muda. Mereka bukan hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membimbing akhlak dan karakter.

Aziz menyoroti realitas ini sebagai alasan utama digulirkannya program beasiswa.

“Mereka luar biasa, mampu mengajar mengaji, tilawah, dan membimbing anak-anak. Namun kami melihat pentingnya peningkatan kapasitas, khususnya dalam penguasaan metodologi pembelajaran,” jelasnya.

Baca juga: Pesantren Rasa Korporasi: BIMA Melejit dengan 3 Kampus, 5.000 Santri, hingga Jaringan 16 Negara

Dukungan Daerah: Investasi Jangka Panjang Pendidikan

Dukungan terhadap program ini juga datang dari berbagai daerah. Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi, Ali Mashuri, menyebut bahwa peningkatan jenjang pendidikan guru LPQ merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.

Menurutnya, guru LPQ memegang peran penting dalam membentuk generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual.

“Guru LPQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujar Ali.

Ia juga mengajak para ustaz dan ustazah untuk tidak melewatkan kesempatan ini sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan diri.

Pendidikan Keagamaan dan Masa Depan Bangsa

Dalam perspektif yang lebih luas, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional.

Pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai transfer nilai, tetapi juga sebagai fondasi moral dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Dalam buku Islamic Education: Its Tradition and Modernization into the Arab National Systems karya Ahmad Syalabi, dijelaskan bahwa modernisasi pendidikan Islam harus tetap berpijak pada nilai-nilai tradisional, namun mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Program PJJ Keagamaan ini menjadi salah satu bentuk konkret dari upaya tersebut.

Baca juga: Ribuan Pengasuh Ponpes di Kebumen Luncurkan “Pesantren Ramah Anak”

Cara Daftar dan Informasi Lebih Lanjut

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform resmi yang disediakan Kemenag. Calon peserta diharapkan segera melengkapi persyaratan sebelum batas akhir pada 31 Mei 2026.

Dengan kuota yang terbatas dan kebutuhan yang besar, program ini diprediksi akan menjadi salah satu inisiatif strategis yang paling diminati di sektor pendidikan keagamaan tahun ini.

Momentum yang Tidak Boleh Terlewatkan

Program Beasiswa PJJ Keagamaan bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan langkah transformasi bagi para guru pesantren dan LPQ.

Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

Bagi para ustaz dan ustazah, inilah kesempatan untuk berkembang tanpa meninggalkan ladang pengabdian.

Sebuah peluang langka yang tidak hanya mengubah masa depan pribadi, tetapi juga masa depan generasi yang mereka didik setiap hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar