Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Siapkan Kereta Super Cepat dan Ribuan Bus untuk Layani 1,6 Juta Jamaah Haji 2026

Kompas.com, 24 Mei 2026, 11:33 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Arab Saudi memperkuat sistem transportasi dan mobilitas menjelang musim haji 2026 dengan mengerahkan kereta berkapasitas tinggi, ribuan bus shuttle, hingga pengelolaan lalu lintas modern untuk melayani lebih dari 1,6 juta jamaah yang diperkirakan memadati Makkah dan kawasan sekitarnya.

Di pusat operasional transportasi haji tahun ini terdapat Al-Mashaaer Al-Mugaddassah Metro yang dioperasikan Saudi Arabia Railways. Sistem metro listrik tersebut disiapkan untuk mengangkut lebih dari dua juta penumpang selama musim haji.

Kereta metro modern itu menghubungkan kawasan suci Mina, Muzdalifah, dan Arafah guna mengurangi kemacetan serta mempercepat mobilitas jamaah pada puncak ibadah haji.

Baca juga: Arab Saudi Tangkap Pelaku Penipuan Haji Palsu dan Pendatang Tanpa Izin di Makkah

Jalur rel sepanjang 18 kilometer tersebut memiliki sembilan stasiun yang tersebar di area masyair. Sistem ini mampu mengangkut sekitar 72.000 penumpang per jam dengan dukungan 17 rangkaian kereta yang masing-masing dapat membawa hingga 3.000 penumpang.

Keberadaan metro listrik itu juga disebut membantu mengurangi sekitar 50.000 perjalanan bus setiap tahun di kawasan suci, sekaligus menekan emisi karbon melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Metro yang mulai beroperasi sejak 2010 itu dapat melaju hingga 80 kilometer per jam. Perjalanan dari Arafah menuju Mina kini hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit.

Selain kereta metro, otoritas transportasi Arab Saudi juga memperkuat pengelolaan arus kendaraan menuju Makkah.

Otoritas Jalan Raya Arab Saudi melaporkan lebih dari 75.000 kendaraan memasuki Makkah melalui jaringan jalan utama pada hari kelima Dzulhijjah seiring meningkatnya kedatangan jamaah haji.

Jalur Prince Mohammed bin Salman Road menjadi ruas dengan volume kendaraan tertinggi, yakni lebih dari 22.000 kendaraan, disusul jalur Taif-Makkah melalui Al-Sail Al-Kabeer dan Jalan Al-Laith.

Petugas lapangan dan tim logistik disiagakan selama 24 jam di seluruh titik masuk dan jalur utama untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta menjaga keselamatan jamaah.

Tak hanya di Makkah, layanan transportasi khusus juga diperkuat di Madinah.

Program “Madinah Bus” menghadirkan layanan shuttle khusus menuju Masjid Nabawi dan Masjid Quba selama Hari Arafah dan shalat Idul Adha.

Baca juga: Arab Saudi Perketat Pengamanan Haji 2026, Akses ke Makkah Diawasi Ketat

Layanan shuttle tersebut dirancang untuk mengurangi kepadatan dan mempermudah pergerakan jamaah tanpa mengganggu jadwal transportasi umum reguler di kota Madinah.

Rute-rute utama yang menghubungkan terminal penting dengan Masjid Nabawi dan Masjid Quba akan beroperasi sepanjang Hari Arafah hingga hari pertama Idul Adha.

Arab Saudi terus meningkatkan persiapan di sektor transportasi, keselamatan, dan pengendalian massa menjelang salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia yang berlangsung di tengah tantangan cuaca panas ekstrem musim panas.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar