Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haji 2026 Tembus 1,7 Juta Jemaah, Arab Saudi Perkuat Digitalisasi dan Layanan Pintar

Kompas.com, 27 Mei 2026, 08:58 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Arab Saudi kembali mencatat lonjakan jumlah jemaah haji pada musim Haji 2026. Tahun ini, lebih dari 1,7 juta umat Muslim dari berbagai negara dunia berkumpul di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Berdasarkan data resmi otoritas kerajaan, total jemaah haji mencapai 1.707.301 orang. Angka tersebut meningkat 34.071 jemaah atau sekitar 2,04 persen dibanding musim Haji 2025 yang tercatat sebanyak 1.673.230 jemaah.

Mayoritas jemaah berasal dari luar Arab Saudi, yakni sebanyak 1.546.655 orang. Sementara itu, 160.646 lainnya merupakan warga negara dan penduduk Arab Saudi.

Baca juga: Dari Arafah, Jemaah Haji Lanjutkan Rangkaian Puncak Haji di Muzdalifah dan Mina

Pemerintah Arab Saudi menyebut peningkatan jumlah jemaah ini menunjukkan tingginya minat umat Islam dunia untuk berhaji meski kondisi global dan regional terus berubah.

Dominasi Jalur Udara

Dari total jemaah internasional, sebanyak 1.485.729 orang datang melalui jalur udara. Sementara 54.429 jemaah masuk melalui jalur darat dan 6.497 lainnya tiba lewat jalur laut.

Pemerintah Arab Saudi terus memperluas fasilitas kedatangan dan mempercepat proses layanan di berbagai pintu masuk utama demi mengurangi kepadatan jemaah.

Program Makkah Route Melonjak Tajam

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah meningkatnya penggunaan program Makkah Route Initiative.

Program ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi, paspor, dan bea cukai sejak dari negara asal sebelum terbang ke Arab Saudi. Dengan sistem tersebut, jemaah bisa langsung menuju hotel atau penginapan setibanya di Tanah Suci tanpa antre panjang di bandara.

Tahun ini, jumlah jemaah yang memanfaatkan layanan tersebut mencapai 388.694 orang, naik sekitar 23,7 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 314.337 jemaah.

Arab Saudi Andalkan Teknologi dan Sistem Digital

Otoritas Arab Saudi menyebut peningkatan layanan haji tahun ini didukung oleh penguatan digitalisasi dan sistem manajemen jemaah berbasis teknologi.

Kerajaan juga meningkatkan koordinasi antara sektor keamanan, kesehatan, transportasi, dan logistik untuk memastikan operasional haji berjalan lancar.

Selain itu, jumlah petugas pendukung operasional haji juga meningkat menjadi 441.049 orang dari sebelumnya 420.070 petugas pada musim haji tahun lalu.

Namun, jumlah relawan mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Haji 2026 tercatat 26.701 relawan, turun sekitar 22,7 persen dibanding 34.540 relawan pada 2025.

Baca juga: Puncak Ibadah Haji 2026 di Arafah, Lebih dari 1,5 Juta Jemaah Larut dalam Doa dan Munajat

Data Haji Disebut Lebih Akurat

General Authority for Statistics menyatakan seluruh data haji diperoleh dari basis data administratif milik Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Metode tersebut digunakan untuk memastikan akurasi dan reliabilitas data selama musim haji berlangsung. Pemerintah Saudi juga menyediakan laporan lengkap dan detail statistik haji melalui situs resmi lembaga tersebut.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar