Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Irfan Hakim Bagikan Lebih dari 5.000 Paket Daging Kurban pada Idul Adha 1447 H

Kompas.com, 28 Mei 2026, 18:48 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Presenter Irfan Hakim mendistribusikan ribuan paket daging kurban kepada masyarakat pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Pembagian daging dilakukan ke sejumlah wilayah, mulai dari sekitar kediamannya di Bekasi hingga Depok, Bandung, dan Sumedang.

Irfan memastikan proses distribusi dilakukan cepat setelah penyembelihan agar kualitas daging tetap segar saat diterima warga.

Baca juga: Masjid Istiqlal Bagikan 10.728 Bungkus Daging Kurban, Ada Sapi Presiden

Tahun ini, total paket daging kurban yang dibagikan diperkirakan mencapai lebih dari 5.000 bungkus.

Irfan Hakim Prioritaskan Distribusi Daging Kurban Tetap Segar

Irfan Hakim mengatakan proses penyembelihan dan distribusi dilakukan secara langsung untuk menjaga kualitas daging kurban.

Baca juga: Tekan Sampah Plastik, Warga Sumenep Bungkus Daging Kurban dengan Daun Pisang

“Karena kita tuh sembelih, langsung packing, saat itu juga langsung kita kirim supaya dagingnya tuh dalam kondisi segar,” kata Irfan Hakim di kediamannya di kawasan Bekasi, Kamis.

Ia menjelaskan pembagian daging kurban dilakukan ke sejumlah daerah, termasuk lingkungan sekitar rumahnya di Bekasi, serta wilayah Depok, Bandung, dan Sumedang.

Warga Sekitar Rumah Sudah Didata RT dan RW

Menurut Irfan, warga yang berada di lingkungan sekitar rumahnya telah didata melalui pengurus RT dan RW untuk mempermudah distribusi daging kurban.

“RT, RW yang nempel ke rumah gua mah insyaAllah dapat semuanya,” ujarnya.

Selain dibagikan kepada warga sekitar, Irfan juga menyediakan ribuan paket daging untuk masyarakat umum yang datang langsung ke lokasi pembagian.

“Kalau orang umum datang nanti habis Ashar kita sediakan kurang lebih 1.000 paket,” katanya.

Total Kurban Capai 21 Ekor Sapi

Irfan memperkirakan jumlah paket daging kurban yang dibagikan tahun ini mencapai lebih dari 5.000 bungkus.

“Lebih dari 5.000, lebih banget,” ujarnya.

Ia mengatakan tahun ini terdapat 15 ekor sapi, tujuh kambing, dan satu domba yang diproses di kediamannya. Sebelumnya, Irfan juga menggelar penyembelihan 11 ekor sapi di Bandung.

“Jadi total ada orang baik menitipkan sembelih di sini itu 21 sapi,” kata Irfan.

Pembagian Daging Dilakukan Bertahap

Puluhan panitia terlihat sibuk mengemas daging kurban ke dalam kantong plastik sebelum dibagikan kepada masyarakat penerima. Panitia juga memasang pengumuman jadwal pembagian daging kurban yang dimulai pukul 18.30 WIB untuk mengatur antrean warga.

Irfan mengatakan pembagian dilakukan secara bertahap guna menghindari penumpukan massa di sekitar lokasi.

“Pokoknya jangan sampai mubadzir,” kata Irfan.

Warga Antusias Antre Daging Kurban

Salah seorang warga mengaku senang kembali menerima daging kurban dari kegiatan yang rutin digelar Irfan Hakim setiap tahun.

“Senang banget. Setiap tahun di sini,” kata warga penerima daging kurban tersebut.

Ia mengatakan warga telah mulai mengantre sejak sebelum waktu Ashar dan menerima sekitar satu kilogram daging kurban.

“Semoga berkah selalu, berkah juga buat semuanya,” ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar