Editor
KOMPAS.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai memberangkatkan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah.
Pemberangkatan tahap awal dilakukan pada Minggu dengan melibatkan 14 kelompok terbang (kloter) yang membawa sekitar 5.499 jamaah.
Proses pergerakan jemaah berlangsung secara terjadwal sepanjang hari untuk memastikan layanan berjalan tertib dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Baca juga: Cara Download Sertifikat Haji 2026 Menggunakan QR Code di Kartu Nusuk
Selain pengangkutan jamaah, distribusi barang bawaan berupa koper besar juga dilakukan secara terpisah menggunakan armada logistik khusus.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal mengatakan, 14 kloter pertama yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah membawa sekitar 5.499 orang.
Baca juga: Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Fase pendorongan jemaah tersebut dilakukan secara terjadwal mulai pukul 07.00 hingga 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
"Tidak ada perjalanan malam. Kecuali kalau waktu sampai ke Madinah mungkin malam untuk jemaah yang mulai berangkat dari sini (Makkah) pada sore hari," ujar Ihsan.
Ihsan menjelaskan proses pemberangkatan jemaah dilakukan dengan prosedur operasi standar (SOP) yang ketat.
Sehari sebelum keberangkatan, seluruh dokumen jemaah pada kloter-kloter awal harus sudah disiapkan melalui koordinasi antara petugas sektor dengan pengurus markaz atau syarikah.
"Modelnya sama seperti halnya kedatangan jemaah dari Madinah ke Makkah. Polanya, bus sudah datang ke hotel empat jam sebelum pemberangkatan," kata Ihsan.
Setelah seluruh dokumen selesai diproses, jemaah akan diberangkatkan dari hotel sesuai jadwal yang telah disusun oleh petugas.
Selain memberangkatkan jamaah, PPIH juga mengatur pengiriman koper besar milik jamaah.
Koper-koper tersebut diangkut secara bersamaan menuju Madinah, namun menggunakan kendaraan logistik yang berbeda dengan bus pengangkut jamaah.
Skema ini diterapkan untuk menjaga kelancaran proses perpindahan jemaah sekaligus memastikan barang bawaan dapat sampai sesuai tujuan.
Adapun 14 kloter jemaah haji yang dijadwalkan berangkat dari Makkah menuju Madinah pada Minggu (7/6/2026) meliputi:
Pemberangkatan gelombang kedua jemaah haji Indonesia dari Makkah ke Madinah akan berlangsung secara bertahap sesuai jadwal yang telah disusun PPIH Arab Saudi.
Dengan penerapan SOP yang ketat, pengaturan transportasi jamaah, serta pengiriman barang bawaan secara terpisah, proses perpindahan jemaah diharapkan berjalan lancar hingga seluruh kloter tiba di Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah sebelum kembali ke Tanah Air.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang