Editor
KOMPAS.com - Jemaah haji kini dapat mengakses sertifikat haji digital secara mandiri setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Layanan ini tersedia melalui Kartu Nusuk yang dimiliki setiap jemaah selama berada di Arab Saudi.
Sertifikat haji menjadi dokumen digital yang diterbitkan sebagai bentuk pengakuan bahwa seseorang telah mengikuti dan menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji.
Baca juga: 105 Jemaah Haji Jawa Tengah-DIY yang Meninggal Dipastikan Tetap Dapat Sertifikat Haji
Melalui sistem yang terintegrasi dengan layanan Nusuk, sertifikat tersebut dapat diakses, disimpan, hingga diunduh dalam format digital untuk keperluan dokumentasi pribadi.
Bagi jemaah yang ingin mengunduh sertifikat haji digital, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan, dikutip dari Instagram @kemenhaj.ri.
Baca juga: Kemenag Berinovasi Keluarkan Sertifikat Haji, Berikut Syaratnya
Gunakan kamera ponsel atau aplikasi pemindai QR untuk memindai barcode atau kode QR yang terdapat pada Kartu Nusuk.
Setelah halaman terbuka, pilih bahasa yang diinginkan, yaitu Bahasa Arab atau Bahasa Inggris.
Pilih menu View Certificate untuk mengakses sertifikat haji digital.
Pilih bahasa sertifikat yang diinginkan sesuai kebutuhan, yaitu Bahasa Arab atau Bahasa Inggris.
Klik Preview Certificate untuk menampilkan sertifikat.
Pada tahap ini, sertifikat dapat disimpan dalam bentuk gambar sebagai dokumentasi digital.
Pilih menu Download PDF untuk mengunduh sertifikat dalam format PDF sehingga lebih mudah disimpan, dicetak, atau dibagikan.
Meski bukan dokumen administrasi yang menggantikan identitas resmi atau bukti hukum tertentu, sertifikat haji digital memiliki nilai simbolis dan dokumentatif yang penting bagi jemaah.
Banyak jemaah menyimpannya sebagai kenang-kenangan perjalanan spiritual, arsip pribadi, maupun bukti partisipasi dalam pelaksanaan ibadah haji pada tahun tertentu.
Sertifikat tersebut dapat diakses secara digital setelah data pelaksanaan ibadah jemaah tercatat dalam sistem yang terintegrasi dengan layanan Nusuk.
Karena berbentuk digital, sertifikat dapat disimpan dalam perangkat pribadi, dicetak, maupun dibagikan kepada keluarga sebagai dokumentasi perjalanan ibadah di Tanah Suci.
Kartu Nusuk merupakan identitas digital yang digunakan seluruh jemaah selama berada di Arab Saudi.
Kartu ini memiliki peran penting dalam sistem pelayanan haji modern karena menjadi akses utama untuk berbagai layanan perhajian.
Melalui Kartu Nusuk, jemaah dapat melakukan verifikasi identitas, mengakses lokasi ibadah tertentu, serta memperoleh berbagai layanan yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji.
Kartu Nusuk juga berfungsi sebagai identitas resmi selama berada di Arab Saudi dan digunakan untuk mengakses sejumlah kawasan penting, termasuk Masjidil Haram serta area puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Karena itu, kartu tersebut menjadi salah satu dokumen yang wajib dimiliki dan dijaga oleh setiap jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Artikel ini talah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Cara Download Sertifikat Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Bisa Disimpan dalam Format PDF dan Gambar”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang