Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur

Kompas.com, 23 Juli 2026, 08:44 WIB
Farid Assifa

Penulis

Sumber Kemenag

KOMPAS.com - Berdoa untuk keselamatan bangsa merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dianjurkan dalam Islam. Selain berusaha menjaga persatuan, keamanan, dan kesejahteraan, umat Islam juga diperintahkan untuk memohon kepada Allah SWT agar negeri yang ditempati senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Semangat mendoakan bangsa juga kerap digaungkan dalam berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan Kementerian Agama sebagai ikhtiar bersama menjaga persatuan dan keselamatan Indonesia. 

Doa Nabi Ibrahim agar Negeri Menjadi Aman

Salah satu doa terbaik untuk sebuah negeri terdapat dalam Al-Qur'an, yakni doa Nabi Ibrahim AS ketika memohon agar Makkah menjadi negeri yang aman.

Baca juga: Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan

Bacaan Arab

رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

Latin

Rabbi ij'al hādzā baladan āminan warzuq ahlahū minats-tsamarāti man āmana minhum billāhi wal-yaumil ākhir.

Artinya

"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari kemudian."

(QS. Al-Baqarah: 126)

Doa ini sangat relevan dipanjatkan untuk Indonesia agar selalu menjadi negeri yang aman, tenteram, serta diberkahi dengan kemakmuran.

Doa Agar Indonesia Diberi Keberkahan

Selain doa Nabi Ibrahim, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Bacaan Arab

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin

Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah wa fil-ākhirati hasanah wa qinā 'adzāban nār.

Artinya

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)

Para ulama menjelaskan bahwa "kebaikan dunia" mencakup keamanan, kesehatan, kecukupan rezeki, persatuan masyarakat, serta pemerintahan yang membawa kemaslahatan.

Doa Memohon Keselamatan untuk Bangsa Indonesia

Umat Islam juga dapat berdoa dengan bahasa sendiri karena pada dasarnya Allah SWT mengetahui isi hati setiap hamba-Nya.

Bacaan Doa

Allahumma ihfaz bilādana Indonesia, waj'alhā baladan āminan muthma'innan, wa anzil 'alainā barakātikas-samā'i wal-ardh. Allahumma wahhid qulūbanā, wa ashlih zu'amanā, wa adfa' 'annal-balā'a wal-fitana mā zhahara minhā wa mā bathan.

Artinya

"Ya Allah, jagalah negeri kami Indonesia. Jadikanlah negeri ini aman, tenteram, dan penuh ketenangan. Limpahkan keberkahan dari langit dan bumi kepada kami. Satukan hati masyarakat kami, perbaikilah para pemimpin kami, serta jauhkanlah kami dari segala bencana dan fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi."

Mengapa Mendoakan Indonesia Penting?

Islam mengajarkan bahwa keamanan merupakan nikmat besar dari Allah SWT. Tanpa keamanan, kehidupan masyarakat, pendidikan, ibadah, hingga aktivitas ekonomi tidak dapat berjalan dengan baik.

Al-Qur'an juga mengingatkan bahwa keberkahan suatu negeri erat kaitannya dengan keimanan dan ketakwaan penduduknya.

"Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi." (QS. Al-A'raf: 96)

Ayat ini menunjukkan bahwa kemakmuran bukan hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga oleh kualitas iman, kejujuran, keadilan, dan akhlak masyarakatnya.

Amalan yang Sebaiknya Dilakukan Bersama Doa

Agar doa untuk Indonesia semakin bermakna, umat Islam juga dianjurkan untuk:

Menjaga Persatuan

Menghindari permusuhan, ujaran kebencian, dan fitnah yang dapat memecah belah bangsa.

Memperbanyak Istighfar

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya rahmat dan keberkahan Allah SWT.

Bersedekah

Sedekah diyakini dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah dan menolak berbagai musibah.

Menjaga Akhlak

Keamanan dan kemakmuran bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui akhlak masyarakat yang jujur, amanah, dan saling menghormati.

Penutup

Doa untuk Indonesia agar tetap aman dan makmur merupakan wujud cinta kepada tanah air sekaligus pengakuan bahwa segala keamanan, kedamaian, dan keberkahan berasal dari Allah SWT. Dengan mengamalkan doa-doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an serta disertai ikhtiar menjaga persatuan, diharapkan Indonesia senantiasa menjadi negeri yang damai, sejahtera, dan diberkahi.

Baca juga: Robbisrohli Sodri: Bacaan Doa Nabi Musa Lengkap Arab, Latin, Arti

Sebagaimana ditekankan dalam berbagai kegiatan doa bersama oleh Kementerian Agama, ikhtiar lahir melalui kerja keras perlu disertai ikhtiar batin melalui doa agar bangsa tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar