Editor
KOMPAS.com - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Bogor merehabilitasi 32 ruang senilai Rp5,55 miliar melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar di madrasah tersebut.
Wakil Menteri Agama H.R. Muhammad Syafi'i meninjau pelaksanaan program rehabilitasi di Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis.
Ia menyatakan hasil pekerjaan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar: Ada 80 Pesantren Butuh Perhatian karena Kondisi Bangunan
Syafi'i menjelaskan, anggaran sebesar Rp5,55 miliar digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas, perbaikan bangunan, pembangunan toilet, serta pengadaan mebel baru.
Menurutnya, kualitas pekerjaan di MTsN Kota Bogor sudah sesuai harapan dengan kondisi bangunan yang lebih rapi, bersih, dan didukung fasilitas belajar yang lebih baik.
Ia berharap seluruh pelaksanaan PHTC di berbagai daerah dapat menjaga mutu pekerjaan sehingga anggaran yang telah dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Kepala MTsN Kota Bogor Ahmad Tarmiji mengatakan rehabilitasi tersebut memperbaiki berbagai kerusakan bangunan, termasuk atap yang sebelumnya bocor, serta mengganti mebel lama yang telah rusak.
Baca juga: Pemkot dan ITS Periksa Struktur Bangunan 1.100 Pesantren di Surabaya
Menurut Ahmad, perbaikan fasilitas membuat proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman bagi guru maupun peserta didik.
Sejumlah siswa juga mengaku senang dapat belajar di ruang kelas yang telah direhabilitasi dan berharap fasilitas tersebut dapat mendukung semangat belajar mereka.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.