Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasar Kakiyah Makkah, Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia untuk Belanja Oleh-oleh

Kompas.com, 7 Juni 2026, 17:47 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Usai menyelesaikan rangkaian ibadah puncak haji, banyak jamaah haji Indonesia memanfaatkan waktu luang untuk membeli oleh-oleh sebelum kembali ke Tanah Air.

Salah satu lokasi yang menjadi tujuan favorit jamaah adalah Pasar Kakiyah di Makkah yang dikenal sebagai pusat belanja dengan harga relatif terjangkau.

Pasar ini menawarkan berbagai cendera mata khas haji, mulai dari perlengkapan ibadah hingga makanan dan suvenir untuk keluarga di rumah.

Baca juga: Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, Tanah Abang Makkah

Tak heran jika Pasar Kakiyah selalu ramai didatangi jamaah yang ingin melengkapi daftar belanja sebelum kepulangan mereka ke Indonesia.

Pasar Kakiyah Dijuluki Tanah Abang-nya Makkah

Pasar Kakiyah terletak di Jalan Ibrahim al-Khalil atau sekitar delapan kilometer dari Masjidil Haram.

Lokasi tersebut kerap dijuluki sebagai "Tanah Abang-nya Makkah" karena menjadi pusat perdagangan yang menyediakan beragam kebutuhan dengan harga grosir maupun eceran.

Baca juga: Tidak Hanya Air Zamzam, Boneka Unta Juga Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji

Pasar Sûq al-Ka’kiyah lil Jumlah atau pasar grosir Kakiyah memiliki lebih dari 200 ruko yang menjual berbagai jenis barang.

Jamaah dapat menemukan beragam cendera mata khas haji seperti abaya, gamis, kurma, peci, serban, sajadah, tasbih, teko Arab, parfum, hingga miniatur Ka'bah.

Jamaah Haji Berburu Oleh-oleh Sebelum Pulang ke Tanah Air

Seorang jamaah haji asal Surabaya, Jawa Timur, Suparman, mengaku sengaja datang ke Pasar Kakiyah bersama rombongannya untuk membeli oleh-oleh sebelum kembali ke Indonesia.

"Ini tadi belanja gamis untuk ibu-ibu, dan juga untuk anak-anak. Gantungan kunci sama tasbih. Sama tadi cokelat juga," kata Suparman kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Minggu.

Suparman menuturkan, awalnya ia tidak mengetahui secara pasti lokasi pasar murah di Makkah.

Informasi mengenai Pasar Kakiyah diperolehnya dari rekan sesama jamaah di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Ketika ditanya apakah masih ada barang lain yang ingin dibeli, Suparman mengakui daftar belanjaannya masih cukup panjang.

Ia juga menilai harga barang di Pasar Kakiyah lebih terjangkau dibandingkan sejumlah lokasi lainnya.

"Menurut saya murah," ujarnya.

Harga Oleh-oleh Mulai dari 2 Riyal Saudi

Meski berada di Makkah, tidak seluruh barang yang dijual di Pasar Kakiyah berasal dari Arab Saudi.

Sebagian besar produk yang dipasarkan didatangkan dari berbagai negara lain, termasuk China dan Bangladesh.

Pasar yang terdiri atas tiga lantai tersebut telah lama dikenal jamaah haji sebagai pusat belanja yang ramah di kantong.

Harga barang yang dijual cukup beragam, mulai dari dua riyal Saudi (SAR) hingga 100 SAR, tergantung jenis dan kualitas produk.

Sebagai contoh, boneka unta yang menjadi salah satu suvenir favorit jamaah dijual dengan harga sekitar 10 hingga 30 SAR.

Harga tersebut dinilai lebih murah dibandingkan produk serupa yang dijual di toko-toko sekitar hotel tempat jamaah menginap.

Dengan pilihan barang yang lengkap dan harga yang relatif terjangkau, Pasar Kakiyah menjadi salah satu destinasi belanja favorit jamaah haji Indonesia untuk mencari cendera mata dan oleh-oleh sebelum meninggalkan Tanah Suci.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Gus Yahya Apresiasi Pelatihan 5.000 Pengasuh Pesantren Hadapi Era Disrupsi
Gus Yahya Apresiasi Pelatihan 5.000 Pengasuh Pesantren Hadapi Era Disrupsi
Aktual
Tersembunyi di Masjid Nabawi, Museum Ini Simpan Al-Quran Berusia Lebih dari 800 Tahun
Tersembunyi di Masjid Nabawi, Museum Ini Simpan Al-Quran Berusia Lebih dari 800 Tahun
Aktual
Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi, dari Sistem Perhitungan hingga Penentuan Awal Bulan
Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi, dari Sistem Perhitungan hingga Penentuan Awal Bulan
Aktual
 300 Mahasantri Penerima Beasiswa PWNU Jatim Ikuti Daurah Aswaja 2026
300 Mahasantri Penerima Beasiswa PWNU Jatim Ikuti Daurah Aswaja 2026
Aktual
Pasar Kakiyah Makkah, Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia untuk Belanja Oleh-oleh
Pasar Kakiyah Makkah, Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia untuk Belanja Oleh-oleh
Aktual
Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Diberangkatkan dari Makkah ke Madinah
Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Diberangkatkan dari Makkah ke Madinah
Aktual
Cara Download Sertifikat Haji 2026 Menggunakan QR Code di Kartu Nusuk
Cara Download Sertifikat Haji 2026 Menggunakan QR Code di Kartu Nusuk
Aktual
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Aktual
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Aktual
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Aktual
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, 'Tanah Abang' Makkah
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, "Tanah Abang" Makkah
Aktual
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Aktual
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Aktual
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Aktual
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com