Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istiqlal Gelar Peringatan Muharram 1448 H, Simak Jadwal Lengkapnya

Kompas.com, 15 Juni 2026, 11:38 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Masjid Istiqlal Jakarta kembali menyiapkan rangkaian kegiatan keagamaan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Beragam agenda mulai dari simaan Al-Qur'an, tabligh akbar, renungan Muharram, hingga qiyamullail akan digelar untuk menyambut datangnya bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Peringatan Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam. Bagi umat Muslim, momen ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT, melakukan muhasabah diri, serta menghidupkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, berbagai masjid dan lembaga Islam di Indonesia kerap menggelar kegiatan keagamaan untuk menyemarakkan datangnya 1 Muharram.

Salah satu yang menjadi perhatian publik setiap tahunnya adalah rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Masjid Istiqlal Jakarta, masjid terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu simbol moderasi dan syiar Islam di Indonesia.

Masjid Istiqlal Gelar Peaceful Muharram 1448 H

Dilansir dari unggahan akun resmi Masjid Istiqlal yang berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung tema "Menebar Maslahat Menguatkan Umat".

Tema tersebut mencerminkan semangat Muharram sebagai momentum memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus memperkokoh nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan bertajuk Peaceful Muharram Tahun Baru Islam 1448 H akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 15-16 Juni 2026, dan dipusatkan di Lantai Utama Masjid Istiqlal Jakarta.

Seluruh kegiatan dapat diikuti masyarakat tanpa biaya dan tanpa proses pendaftaran. Jamaah cukup datang langsung sesuai jadwal kegiatan yang telah diumumkan panitia.

Baca juga: Awali Tahun Baru Hijriah, Ini Dzikir Malam 1 Muharram yang Dianjurkan

Mengapa Muharram Menjadi Bulan yang Istimewa?

Muharram memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Allah SWT memasukkan Muharram ke dalam empat bulan haram atau bulan-bulan yang dimuliakan.

Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan... di antaranya ada empat bulan haram." (QS At-Taubah: 36)

Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa empat bulan tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Keutamaan Muharram juga ditegaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram."

Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan pada awal Muharram menjadi sarana bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mengawali tahun baru dengan semangat spiritual yang lebih baik.

Hadirkan Menteri Agama dan Dai Nasional

Puncak peringatan Muharram di Masjid Istiqlal tahun ini akan menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Selain itu, jamaah juga akan mendapatkan tausiyah dari dai nasional yang dikenal luas masyarakat, yakni Ustaz Muh. Nur Maulana.

Kehadiran kedua tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus pesan-pesan kebangsaan dan keumatan yang relevan dengan tantangan kehidupan modern saat ini.

Baca juga: Contoh Tulisan Poster 1 Muharram 2026 yang Estetik dan Inspiratif

Jadwal Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H

Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Peaceful Muharram 1448 H adalah Tabligh Akbar Tahun Baru Islam.

Kegiatan ini akan menjadi momentum bagi jamaah untuk mendapatkan siraman rohani dan refleksi tentang makna hijrah yang sesungguhnya.

Jadwal Tabligh Akbar:

Hari/Tanggal: Senin, 15 Juni 2026
Waktu: 20.40–21.40 WIB
Lokasi: Lantai Utama Masjid Istiqlal Jakarta
Penceramah: Ustaz Muh. Nur Maulana

Melalui ceramah tersebut, jamaah diajak memahami bahwa hijrah tidak hanya bermakna perpindahan fisik sebagaimana hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, tetapi juga perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

Simaan Al-Qur'an Jadi Pembuka Acara

Sebelum memasuki puncak acara, kegiatan diawali dengan Simaan Al-Qur'an Al Karim Bil Hifzi yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang waktu Maghrib.

Tradisi simaan atau menyimak bacaan Al-Qur'an secara berkesinambungan telah lama menjadi bagian dari tradisi keilmuan Islam.

Selain menjaga hafalan para huffaz, kegiatan ini juga menjadi sarana mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur'an.

Dalam buku Keajaiban Membaca Al-Qur'an karya Raghib As-Sirjani dijelaskan bahwa interaksi dengan Al-Qur'an, baik membaca, mendengarkan, maupun mentadabburinya, merupakan salah satu amalan yang dapat menenangkan hati dan memperkuat keimanan seorang Muslim.

Baca juga: Amalan 1 Muharram Sesuai Sunnah, Mulai Puasa hingga Perbanyak Sedekah

Jadwal Lengkap Peaceful Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026

04.35–17.48 WIB
Simaan Al-Qur'an Al Karim Bil Hifzi

17.48–18.28 WIB
Shalat Maghrib Berjamaah

19.03–19.58 WIB
Shalat Isya Berjamaah

19.58–20.38 WIB
Puncak Peringatan Malam Tahun Baru Islam 1448 H

20.38–21.38 WIB
Tabligh Akbar Tahun Baru Hijriah 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026

01.00–02.00 WIB
Malam Qiyamullail

02.00–03.00 WIB
Shalat Tasbih, Tahajud, dan Witir

03.00–03.30 WIB
Renungan Muharram bersama Imam Besar Masjid Istiqlal

05.08 WIB hingga selesai
Shalat Subuh Berjamaah

Qiyamullail dan Renungan Muharram

Salah satu agenda yang memiliki nuansa spiritual mendalam adalah qiyamullail yang akan dilaksanakan pada dini hari.

Qiyamullail merupakan ibadah malam yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dalam buku Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dijelaskan bahwa shalat malam merupakan salah satu kebiasaan orang-orang saleh dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setelah qiyamullail, jamaah akan mengikuti sesi renungan Muharram yang dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi diri, merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir, sekaligus menyusun tekad baru untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak pada tahun yang akan datang.

Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah

Hakikat Tahun Baru Hijriah tidak terletak pada kemeriahan acara semata. Muharram mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang menjadi titik awal lahirnya masyarakat Islam yang kuat, beradab, dan penuh persaudaraan.

Dikutip dari buku Sirah Nabawiyah karya Syekh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, hijrah merupakan simbol perjuangan, keberanian, dan pengorbanan demi mempertahankan nilai-nilai kebenaran.

Karena itu, memperingati Tahun Baru Islam seharusnya menjadi momentum untuk berhijrah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan baik, dari kelalaian menuju ketaatan, dan dari perpecahan menuju persatuan.

Melalui rangkaian Peaceful Muharram 1448 H, Masjid Istiqlal tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, memperdalam pemahaman agama, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut, panitia memastikan acara terbuka untuk umum dan tidak memerlukan pendaftaran. Jamaah cukup hadir langsung ke Lantai Utama Masjid Istiqlal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar