Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ansor Tutup Kaderisasi Nasional 2026 di Tempat Muktamar ke-35 NU

Kompas.com, 13 Juli 2026, 10:19 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XI Tahun 2026 di Pesantren Bumi Sholawat Progresif, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 6-12 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan cetak biru kepemimpinan nasional.

Visi Kepemimpinan Nasional

Ketua Umum PP GP Ansor, Dr H Addin Jauharudin, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jangkar organisasi.

Ia menekankan pentingnya mencetak mimpi-mimpi baru di tengah perubahan zaman dan keragaman kader.

"Ansor adalah rumah terbuka, mimpi apapun bisa kita cetak. Tempat berkumpulnya harapan, itulah organisasi. Kedepan, seluruh instrumen dan struktur Ansor harus hadir dengan kemampuan-kemampuan barunya," tegas Addin dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).

Baca juga: GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi

Tantangan dan Arah Organisasi

Addin menilai tantangan Ansor di masa depan semakin besar, terutama dengan potensi munculnya masyarakat tanpa nilai dan tanpa organisasi.

Ia mendorong kader untuk menggerakkan orang melalui ide dan karya.

"Bagaimana kita menggerakkan orang dengan ide dan karya kita, bahkan tanpa kita harus bergerak secara fisik? Seorang pemimpin itu adalah pemimpin ide," cetus Addin.

Doktor bidang Ilmu Manajemen Strategis Universitas Brawijaya itu menolak kepengurusan yang berjalan biasa-biasa saja dan menginstruksikan penciptaan ritme organisasi yang luar biasa dengan menggerakkan seluruh struktur.

Penguatan Kapasitas Kader

Dalam mendorong kapasitas kader, Addin menggarisbawahi bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci kemakmuran ekonomi.

Ia menginstruksikan jajaran struktur untuk masif membangun "sekolah pelatihan" mandiri guna menciptakan lapangan kerja baru.

"Tidak boleh ada lahan dan orang yang nganggur. Semua aset harus bisa kita kelola secara maksimal. Itulah fungsi kepemimpinan," kata Addin.

Efisiensi Tata Kelola Organisasi

Wakil Menteri Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus kader Ansor, Aminuddin Ma'ruf, yang hadir sebagai narasumber pada Kamis (9/7/2026), menyetujui pandangan tersebut.

Aminuddin menegaskan bahwa transformasi besar harus berakar pada integritas niat dan ketajaman visi.

Ia mencontohkan BUMN yang melakukan streamlining radikal, menyederhanakan portofolio dari 1.074 entitas menjadi sekitar 281 entitas pada tahun 2026 demi efisiensi dan tata kelola yang ramping.

"Organisasi yang besar tidak boleh terjebak dalam kompleksitas birokrasi internal yang mengaburkan mandat utamanya. Begitu pula dengan GP Ansor," ujar Amin.

Narasumber dan Lokasi Pelatihan

PKN Angkatan XI Sidoarjo menghadirkan teknokrat, profesional, dan tiga guru besar terkemuka sebagai narasumber: Prof. Drs. Ec.

Abdul Mongid MA PhD (Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Airlangga), Prof Mas’ud Said MM PhD (Guru Besar Ilmu Pemerintahan & Direktur Pascasarjana UNISMA), dan Prof Dr Widodo SSi MSi PhD (Guru Besar Biologi Molekular & Rektor Universitas Brawijaya).

"Kehadiran para akademisi lintas disiplin ini sengaja dilibatkan untuk memperluas cakrawala berpikir para kader, baik dari aspek manajemen modern, tata kelola pemerintahan, hingga sains global," jabar Addin.

Signifikansi Lokasi Penutupan

PKN XI Sidoarjo dibuka di Pondok Pesantren Bumi Sholawat Progresif Sidoarjo pada 7 Juli 2026 dan ditutup di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, Jawa Timur.

Baca juga: Gowes 123 Km Bangkalan–Jombang, GP Ansor Ajak Anak Muda Telusuri Jejak Ulama

Menurut Addin, Tambakberas merupakan pesantren yang melahirkan pencetus embrio Nahdlatul Ulama, KH Wahab Hasbullah, sekaligus inisiator berdirinya GP Ansor.

Lokasi ini juga akan menjadi tempat Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026.

“Mbah Wahab selain pendiri NU, juga pendiri Ansor. Dan kita telah melakukan tirakat sepeda dari Bangkalan ke Jombang. Maka harapan besarnya Ansor akan menjadi penggerak organisasi seperti teladan dari Mbah Wahab. Selain itu, tanggung jawab kita, Ansor Banser adalah memastikan muktamar berjalan dengan aman dan sukses,” tandas Addin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar