Editor
KOMPAS.com - Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan.
Saat menghadapi musibah tersebut, setiap orang dianjurkan mengutamakan keselamatan dengan segera menuju tempat yang aman sesuai prosedur kebencanaan.
Bagi umat Islam, memperbanyak doa dan zikir juga menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan serta ketenangan hati kepada Allah SWT.
Baca juga: Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Berikut kumpulan doa saat gempa bumi yang dapat diamalkan beserta bacaan Arab, latin, dan artinya.
Dalam Islam, musibah menjadi pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika terjadi gempa bumi, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan membaca ayat-ayat Al-Qur'an sambil memohon keselamatan dan ampunan.
Baca juga: Dzikir & Doa Saat Terjadi Musibah: Arab, Latin, Arti, dan Maknanya
Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa doa yang dapat diamalkan ketika terjadi gempa bumi.
اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ
Latin: Allahumma innî asaluka khairahâ wa khaira mâ fîhâ, wa khaira mâ arsalta bihi, wa a'ûdzubika min syarrihâ, wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ arsalta bihi.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirimkan melalui kejadian ini. Aku juga memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan yang terjadi, keburukan yang ada di dalamnya, serta keburukan yang Engkau kirimkan bersamanya."
يا أرض ربي وربك الله، أعوذ بالله من شرك، ومن شر ما فيك، وشر ما خلق فيك، وشر ما يدب عليك
Latin: Yaa ardhu robbi wa rabbukallah, a'udzu billahi min syarrika, wa min syarri maa fiika, wa min syarri maa khuliqa fiika, wa min syarri maa yadibbu 'alaika.
Artinya: "Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari keburukanmu, dari keburukan yang ada di dalam dirimu, dari keburukan makhluk yang diciptakan di dalammu, dan dari keburukan makhluk yang melata di atasmu."
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Latin: Allahumma inni a'udzubika min zawaali ni'matika, wa tahawwuli 'aafiyatika, wa fujaa'ati niqmatika wa jamii'i sakhathika.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keselamatan yang Engkau berikan, datangnya siksa-Mu secara tiba-tiba, dan dari seluruh kemurkaan-Mu."
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."
Selain memperbanyak doa, umat Islam tetap dianjurkan mengutamakan keselamatan diri ketika gempa bumi terjadi.
Segera lakukan langkah penyelamatan sesuai prosedur kebencanaan, kemudian perbanyak doa, zikir, dan istigfar sebagai bentuk ikhtiar kepada Allah SWT.
Musibah yang datang hendaknya menjadi pengingat bagi setiap Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak amal saleh, dan memohon perlindungan-Nya.
Dengan memadukan ikhtiar lahir berupa penyelamatan diri dan ikhtiar batin melalui doa, seorang Muslim diharapkan mampu menghadapi setiap ujian dengan sabar, tawakal, dan penuh harapan kepada rahmat Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang