Editor
KOMPAS.com - Pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M telah dibuka.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka tujuh formasi yang terdiri atas satu formasi PPIH Kloter dan enam formasi PPIH Arab Saudi.
Baca juga: Berapa Gaji Petugas Haji 2027? Ini Perkiraan Honor PPIH Per Periode Penugasan
Tujuh formasi PPIH Haji 2027 memiliki persyaratan usia, kualifikasi, dan dokumen yang berbeda.
Calon peserta perlu mencermati ketentuan setiap formasi sebelum menentukan pilihan dan mengunggah dokumen pendaftaran.
Baca juga: Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap untuk PPIH Kloter dan Arab Saudi
Pembimbing Ibadah Kloter merupakan salah satu formasi PPIH Kloter. Pelamar harus berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun saat mendaftar.
Selain itu, calon peserta wajib telah menunaikan ibadah haji dan memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.
Surat rekomendasi juga menjadi salah satu dokumen yang wajib disiapkan.
Formasi Pelayanan Akomodasi merupakan bagian dari PPIH Arab Saudi. Peserta harus berusia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun saat mendaftar.
Dokumen wajib yang perlu disiapkan meliputi:
Pelayanan Konsumsi juga menjadi formasi PPIH Arab Saudi dengan batas usia peserta minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun saat mendaftar.
Persyaratan administrasi yang harus disiapkan terdiri atas surat rekomendasi, KTP, ijazah terakhir, serta surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai.
Peserta non-ASN wajib melampirkan SKCK, sedangkan peserta ASN menyertakan SK kepegawaian terakhir.
Formasi Pelayanan Transportasi memiliki ketentuan usia yang sama, yakni 25-55 tahun saat mendaftar.
Peserta wajib menyiapkan surat rekomendasi, KTP, ijazah terakhir, serta surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai berbasis Android atau iOS.
SKCK diwajibkan bagi peserta non-ASN, sementara peserta ASN melampirkan SK kepegawaian terakhir.
Formasi Pelayanan Bimbingan Ibadah diperuntukkan bagi pelaksana bimbingan ibadah PPIH Arab Saudi. Peserta harus berusia minimal 35 tahun dan maksimal 60 tahun saat mendaftar.
Calon peserta wajib telah menunaikan ibadah haji dan memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.
Dokumen wajib yang perlu disiapkan meliputi:
Formasi Media Center Haji menjadi salah satu peluang bagi wartawan dalam seleksi PPIH Arab Saudi 1448 H/2027 M. Peserta harus berusia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun saat mendaftar.
Peserta harus bekerja di bidang jurnalistik pada media konvensional dan media ormas yang dibuktikan dengan Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Khusus peserta dari media konvensional, media tempat bekerja harus terdaftar di Dewan Pers dan terverifikasi secara administratif dan faktual.
Dokumen wajib untuk formasi Media Center Haji meliputi:
Peserta juga dapat melampirkan dokumen opsional berupa surat pernyataan telah berhaji, sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS, sertifikat atau piagam dua tahun terakhir yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji, serta surat izin suami bagi perempuan yang telah menikah.
Formasi terakhir adalah Pelaksana Layanan Jemaah Lansia dan Penyandang Disabilitas. Peserta harus berusia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 45 tahun saat mendaftar.
Peserta diutamakan memiliki pengetahuan dan/atau pengalaman menangani lanjut usia dan/atau penyandang disabilitas. Pengalaman tersebut dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan resmi dari instansi atau lembaga terkait.
Kemampuan menggunakan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas juga menjadi kemampuan yang diutamakan.
Dokumen wajib yang perlu disiapkan meliputi surat rekomendasi, KTP, ijazah terakhir, serta surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai.
Selain memenuhi persyaratan khusus sesuai formasi, calon peserta juga wajib memenuhi sejumlah ketentuan umum. Persyaratan tersebut antara lain:
Khusus pelamar perempuan, tidak sedang dalam keadaan hamil. Pelamar perempuan yang telah berkeluarga juga wajib memiliki izin suami.
PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter tidak sedang menjalani tugas belajar. Selain itu, pasangan suami istri dilarang bertugas sebagai PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, Pendukung PPIH Arab Saudi, dan PHD pada tahun yang sama.
Kesempatan menjadi PPIH Haji 2027 tidak hanya diperuntukkan bagi ASN. Berdasarkan ketentuan seleksi, PPIH dapat berasal dari pejabat negara, ASN, non-ASN dari kementerian/kementerian lembaga, maupun unsur masyarakat dari organisasi masyarakat Islam, lembaga pendidikan Islam dan/atau tenaga profesional.
Bagi ASN dan karyawan, sejak awal pendaftaran wajib menyertakan bukti tertulis dari pimpinan tertinggi bidang SDM pada instansi atau kantor asal.
Kementerian Haji dan Umrah tidak bertanggung jawab terkait penerbitan izin dari instansi atau kantor asal pendaftar.
Pendaftaran PPIH Haji 2027 berlangsung pada 25-31 Agustus 2026. Setelah itu, batas akhir verifikasi dokumen oleh operator Siskohat ditetapkan pada 2 September 2026.
Tahapan seleksi berikutnya meliputi:
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan seleksi PPIH bebas gratifikasi dan tidak ada pungutan biaya apapun. Calon peserta juga diminta memastikan seluruh dokumen serta proses pendaftaran dilakukan dengan benar.
NIK hanya dapat digunakan untuk satu kali pembuatan akun atau pendaftaran. Segala kesalahan dalam proses pendaftaran menjadi konsekuensi peserta sendiri, sedangkan keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Informasi resmi seleksi dapat dipantau melalui haji.go.id serta akun media sosial resmi Kementerian Haji dan Umrah RI, Instagram @kemenhaj.ri, TikTok/X @kemenhaj_ri, Facebook dan YouTube Kementerian Haji dan Umrah RI.
Pendaftaran PPIH Haji 2027 mencakup tujuh formasi dengan batas usia dan persyaratan khusus yang berbeda.
Calon peserta perlu memilih formasi sesuai kualifikasi serta menyiapkan seluruh dokumen sebelum batas pendaftaran berakhir.
Selain memenuhi persyaratan administratif, peserta juga perlu mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul "Mau Jadi Petugas Haji 2027? Cek 7 Formasi, Syarat Usia hingga Dokumen yang Wajib Disiapkan".
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT