Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Terhindar dari Ain: Arab, Latin, Arti, dan Cara Mengamalkannya

Kompas.com, 2 September 2026, 21:43 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Penyakit ain dalam Islam dikenal sebagai pengaruh pandangan yang disertai rasa iri atau dengki dan dapat berdampak buruk kepada orang yang dipandang.

Salah satu ikhtiar untuk memohon perlindungan dari penyakit ain adalah memperbanyak doa, dzikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Doa Terhindar Penyakit Ain, Lengkap dengan Cara Mengobati Menurut Ajaran Islam

Apa Itu Ain dalam Islam?

Ain dalam Islam merupakan penyakit non-medis atau supranatural yang dikaitkan dengan pandangan mata yang disertai perasaan iri hati dan dengki.

Pengaruh ain dapat menimpa seseorang melalui pandangan, bahkan disebut dapat terjadi melalui gambaran atau khayalan.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa ain merupakan sesuatu yang nyata dalam hadits riwayat Muslim:

Baca juga: Penyakit Ain dalam Islam: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya Menurut Syariat

الْعَيْنُ حَقٌّ وَلَوْ كَانَ شَىْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ

Artinya: “Ain itu nyata (Haq), kalau saja ada sesuatu yang mendahului takdir, niscaya ‘ain akan mendahuluinya” (HR Muslim).

‘Ain merupakan pengaruh pandangan hasad dari orang yang dengki sehingga dapat membahayakan orang yang menjadi sasaran pandangan tersebut. Misalnya, anak kecil yang dipandang dengan penuh kedengkian disebut dapat jatuh sakit atau terus-menerus menangis.

Dampak pandangan ‘ain dapat berbeda-beda, mulai dari membuat seseorang sakit, mengalami celaka, hingga menyebabkan kematian.

Karena itu, Rasulullah menjadikan ‘ain sebagai salah satu hal yang perlu diwaspadai. Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad (4: 153) berkata,

ونفس العائن لا يتوقف تأثيرها على الرؤية ، بل قد يكون أعمى فيوصف له الشيء فتؤثر نفسه فيه وإن لم يره ، وكثير من العائنين يؤثر في المعين بالوصف من غير رؤية

“Ain bukan hanya lewat jalan melihat. Bahkan orang buta sekali pun bisa membayangkan sesuatu lalu ia bisa memberikan pengaruh ‘ain meskipun ia tidak melihat. Banyak kasus yang terjadi yang menunjukkan bahwa ‘ain bisa menimpa seseorang hanya lewat khayalan tanpa melihat.”

Dalil Ain dalam Al-Qur'an

Adanya ‘ain juga secara tersirat disebutkan dalam Al-Qur’an melalui ayat berikut:

وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُواْ لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُواْ الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ

“Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengarkan Al-Qur’an dan mereka berkata: ‘Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila’,” (QS al-Qalam: 51).

Imam Ibnu Katsir mengarahkan maksud dari kata “pandangan” dalam ayat di atas pada pandangan yang disertai dengan kekuatan ‘ain.

Penyakit ain dapat dihindari dengan berbagai ikhtiar, salah satunya memperbanyak doa untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Doa Terhindar dari Ain Arab, Latin, dan Artinya

Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon perlindungan Allah SWT agar terhindar dari penyakit ain. Berikut bacaan doa terhindar dari ain:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan, binatang yang beracun dan ‘Ain yang menyakitkan” (HR al-Bukhari).

Doa Perlindungan dari Ain untuk Anak

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa untuk memohon perlindungan anak dari berbagai pengaruh tersebut. Berikut bacaannya:

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ

Latin: U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah.

Artinya: “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”

Ayat Al Quran dan Dzikir untuk Perlindungan dari Ain

Membaca ayat Al-Qur’an dan berdzikir dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk memohon perlindungan dari bahaya ‘ain. Terdapat tiga surah yang disebut dapat dibaca untuk perlindungan dari pengaruh buruk tersebut.

Surah Al-Baqarah Ayat 255 atau Ayat Kursi

Surah Al-Baqarah ayat 255 yang dikenal sebagai Ayat Kursi dapat dibaca untuk menjaga diri dari berbagai hal yang bersifat buruk, termasuk kejahatan setan ataupun manusia.

Surah Yasin Ayat 9

Surah Yasin ayat 9 dapat dibaca agar seseorang tidak terlihat oleh makhluk ghaib dan mata ‘ain manusia.

Surah Al-Falaq

Surah Al-Falaq dapat dibaca untuk memohon perlindungan dari buhul-buhul sihir serta kejahatan manusia yang dengki atau tidak menyukai kita.

Cara Agar Terhindar dari Ain dalam Kehidupan Sehari-hari

Membaca doa terhindar dari ain merupakan salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan untuk memohon perlindungan dari penyakit ‘ain.

Kunci utama agar terjauh dari ‘ain adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bertawakkal kepada-Nya. Dzikir juga perlu dirutinkan setiap hari agar diri dan anak mendapat perlindungan dari orang yang hasad atau dengki.

Hanya kepada Allah tempat berlindung, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Falaq, yakni memohon perlindungan dari kejelekan orang yang hasad ketika ia hasad.

Cara Mengatasi Ain dengan Ruqyah Syar’iyyah

Apabila penyebab ain tidak diketahui, ruqyah terhadap orang yang terkena ‘ain dapat dilakukan dengan bacaan Al-Qur’an dan doa memohon pertolongan Allah SWT.

Terdapat doa dalam hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha ketika Rasulullah SAW merasakan sakit dan Malaikat Jibril meruqyahnya dengan doa:

باسْمِ اللهِ يُبْرِيكَ، وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إذَا حَسَدَ، وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ

Latin: Bismillahi yubriik, wa min kulli daa-in yasyfiik, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin.

Artinya: dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ‘ain.(HR. Muslim no.2185).

Ruqyah tersebut kemudian dibarengi dengan bacaan ayat Al-Quran seperti Surat Al Fatihah, Ayat Kursi, ayat-ayat terakhir surat Al-Baqarah, Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Naas.

Adab Memuji Orang Lain agar Terhindar dari Ain

Memuji orang lain sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan atau melampaui batas. Adab memuji orang lain agar terhindar dari penyakit ‘ain adalah menyandarkan segala kelebihan kepada Allah SWT sekaligus mendoakan keberkahan bagi orang yang dipuji.

Saat melihat sesuatu yang mengagumkan pada diri orang lain, ucapkan kata-kata seperti "MasyaAllah Tabarakallah". Doakan pula keberkahan dengan mengucapkan "Barakallahu fiik" (Semoga Allah memberkahimu) atau kalimat serupa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa ‘ain itu nyata, maka jika melihat sesuatu yang membuat kagum, hendaknya mendoakan keberkahan untuknya.

FAQ Seputar Doa Terhindar dari Ain

Agar tidak kena ain ucapkan apa?

Untuk memohon perlindungan dari ain, dapat membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW, yaitu memohon perlindungan dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setan, binatang yang beracun, dan ‘ain yang menyakitkan.

Apakah Allahumma barik bisa mencegah ain?

Mengucapkan "Allahumma barik" merupakan bentuk doa memohon keberkahan ketika melihat sesuatu yang mengagumkan pada diri orang lain.

Apa doa meminta perlindungan dari Allah?

Salah satu doa yang dapat dibaca adalah أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ untuk memohon perlindungan dari berbagai gangguan, termasuk ‘ain.

Surat apa yang dapat menghilangkan ain?

Bacaan Al-Qur’an yang disebutkan dalam ikhtiar mengatasi ain melalui ruqyah syar’iyyah antara lain Surat Al Fatihah, Ayat Kursi, ayat-ayat terakhir Surat Al-Baqarah, Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Naas.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar