Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serunya Siswa SMUHI Pekajangan Bergaya 1970-an di Catwalk

Kompas.com, 3 September 2026, 10:01 WIB
Reni Susanti

Editor

PEKALONGAN, KOMPAS.com — Puluhan siswa SMA Muhammadiyah 1 (SMUHI) Pekajangan, Pekalongan, tampil dengan busana bergaya 1970-an dalam perayaan milad ke-71 sekolah, Rabu (2/9/2026).

Mengenakan pakaian warna-warni, aksesori, dan gaya rambut khas era tersebut, para siswa berjalan berpasangan di atas catwalk yang digelar di halaman sekolah.

Diiringi musik, setiap peserta berusaha menampilkan kreativitas terbaiknya. Ada yang berjalan dengan gaya elegan, ada pula yang sengaja bertingkah jenaka hingga mengundang gelak tawa penonton.

Baca juga: Muhammadiyah dan Umana Al-Aqsa Jajaki Kerja Sama Rekonstruksi Gaza

Sorakan dan tepuk tangan dari siswa serta guru pun mengiringi penampilan para peserta.
Persiapan Kostum Selama Dua Minggu

Salah satu peserta, Amir Maliki Al-Habsyi atau Malik, mengatakan persiapan untuk mengikuti peragaan busana tersebut dilakukan selama sekitar dua minggu. Adapun latihan berjalan di atas catwalk diintensifkan selama tiga hari.

“Temanya tahun 1970. Persiapannya sekitar dua minggu,” ujar Malik dalam rilisnya, Kamis (3/9/2026).

Rekan satu timnya, Chesya Aprillia Putri, mengatakan sebagian kostum diperoleh dengan cara menyewa, sedangkan beberapa bagian lainnya dibuat sendiri.

Mereka memilih konsep busana tersebut karena dinilai unik dan berbeda dari peserta lain.

“Unik, terus kami yakin belum ada yang pakai seperti ini,” kata Chesya.

Menurut Chesya, peragaan busana tidak sekadar menjadi ajang menampilkan kostum.

Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah kreativitas dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Menurutku, acara ini bisa mengasah keterampilan juga, supaya kita makin percaya diri,” ujarnya.

Baca juga: Dari Congklak hingga Gim Digital, Muhammadiyah Kenalkan Budaya dan Sains di London

Ruang bagi Siswa Menunjukkan Bakat

Peragaan busana menjadi salah satu rangkaian perayaan milad ke-71 SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan.

Sekolah juga menggelar kegiatan seni serta perlombaan antarkelas dan tingkat SMP/MTs.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Amilah mengatakan, rangkaian milad telah dimulai sejak 31 Agustus 2026.

Melalui berbagai perlombaan, siswa diberikan ruang untuk menampilkan bakat dalam bidang seni, olah vokal, dan seni peran.

“Ketika lomba antarkelas juga luar biasa. Anak-anak menunjukkan bakat dan talenta mereka di bidang seni, olah vokal, maupun seni peran,” kata Amilah.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan kemampuan siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Alumni Bangun Ruang Rapat Sekolah

Peringatan milad ke-71 juga ditandai dengan peresmian ruang rapat dan ruang kepala sekolah.

Amilah mengatakan, keberadaan ruang rapat yang representatif telah lama menjadi harapan sekolah. Pembangunannya dapat direalisasikan tahun ini dengan dukungan alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan.

“Untuk memiliki ruang yang representatif untuk kegiatan rapat memang sudah menjadi cita-cita kami sejak lama. Alhamdulillah, tahun ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas baru tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan sekolah.

“Harapan kami, SMA Muhammadiyah lebih maju lagi. Ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan, maupun lulusan kami agar ke depan lebih baik,” kata Amilah.

Ketua Himpunan Alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan (HIASMAMA) Rudy Effendi mengatakan, para alumni akan terus mendukung pengembangan sekolah.

Menurut dia, jumlah rombongan belajar dalam satu angkatan di SMUHI telah bertambah dari empat menjadi tujuh kelas.

“Kami para alumni bersinergi dengan SMUHI untuk meningkatkan kerja sama dan program-program yang ada. Semoga semakin maju,” ujar Rudy.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Shalat Tidak Khusyuk, Apakah Ibadahnya Sah dan Diterima?
Shalat Tidak Khusyuk, Apakah Ibadahnya Sah dan Diterima?
Aktual
Muhammadiyah: Islam Beri Ruang Perbedaan Pemikiran Selama Tak Langgar Dalil yang Pasti
Muhammadiyah: Islam Beri Ruang Perbedaan Pemikiran Selama Tak Langgar Dalil yang Pasti
Aktual
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Garuda Indonesia Alihkan Penerbangan Jamaah Umrah ke Aceh
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Garuda Indonesia Alihkan Penerbangan Jamaah Umrah ke Aceh
Aktual
Assalamualaikum: Tulisan Arab, Latin, Arti, Jawaban, dan Keutamaannya
Assalamualaikum: Tulisan Arab, Latin, Arti, Jawaban, dan Keutamaannya
Doa Harian
4 Adab Utama saat Berdoa, Apakah Mengusap Wajah Setelah Selesai Wajib Dilakukan?
4 Adab Utama saat Berdoa, Apakah Mengusap Wajah Setelah Selesai Wajib Dilakukan?
Aktual
Surat Al Kahfi Lengkap 110 Ayat: Arab, Latin, Arti, dan Tafsir
Surat Al Kahfi Lengkap 110 Ayat: Arab, Latin, Arti, dan Tafsir
Doa Harian
Kumpulan Doa Saat Gunung Meletus untuk Memohon Perlindungan dan Keselamatan
Kumpulan Doa Saat Gunung Meletus untuk Memohon Perlindungan dan Keselamatan
Doa dan Niat
Bencana Ini Musibah atau Azab? Simak Pengertian dan Perbedaannya dalam Islam
Bencana Ini Musibah atau Azab? Simak Pengertian dan Perbedaannya dalam Islam
Aktual
4 Sikap yang Diajarkan Rasulullah SAW Saat Menghadapi Musibah
4 Sikap yang Diajarkan Rasulullah SAW Saat Menghadapi Musibah
Aktual
Cemas dan Stres Mendengar Kabar Bencana, Amalkan Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW
Cemas dan Stres Mendengar Kabar Bencana, Amalkan Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW
Doa dan Niat
Anak Krakatau Erupsi, Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah Saat Gunung Meletus
Anak Krakatau Erupsi, Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah Saat Gunung Meletus
Doa dan Niat
Doa Saat Menghadapi Bencana Alam, Ini Bacaan yang Bisa Diamalkan Hari Ini
Doa Saat Menghadapi Bencana Alam, Ini Bacaan yang Bisa Diamalkan Hari Ini
Doa dan Niat
Di Tengah Pesatnya AI, Dunia Diingatkan untuk Tetap Menjaga Nilai Kemanusiaan
Di Tengah Pesatnya AI, Dunia Diingatkan untuk Tetap Menjaga Nilai Kemanusiaan
Aktual
1.344 Calon Petugas Haji Ikuti Tes CAT Serentak di 35 Titik BKN
1.344 Calon Petugas Haji Ikuti Tes CAT Serentak di 35 Titik BKN
Aktual
Haedar Nashir Ungkap Alasan Muhammadiyah Tidak Memiliki Dewan Syuro
Haedar Nashir Ungkap Alasan Muhammadiyah Tidak Memiliki Dewan Syuro
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar