Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, 12 September 2026 Pukul 19.00 WIB

Kompas.com, 11 September 2026, 17:18 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang berlangsung pada 11–20 September 2026.

Link live streaming pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026 dapat disimak untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar pada Sabtu (12/9/2026) pukul 19.00 WIB di Lapangan Simpang Lima, Semarang.

Baca juga: Warga Semarang Bisa Nonton Pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026 Lewat Videotron

Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026

Masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di lokasi dapat mengikuti pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026 melalui live streaming di kanal Youtube yang di kelola oleh Pemerintah Kota Semarang pada link berikut.

Kemeriahan Pembukaan MTQ Nasional XXXI

Dilansir dari laman Pemprov Jateng, Pembukaan MTQ Nasional XXXI akan dimeriahkan sejumlah pertunjukan.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI Hadirkan Opick “Tombo Ati”

Pembukaan MTQ Nasional XXXI pada 12 September 2026 akan dimeriahkan berbagai pertunjukan.

Salah satu agenda utamanya adalah aksi menyanyikan Mars MTQ yang ditargetkan melibatkan 25 ribu orang secara langsung untuk memecahkan rekor MURI.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan pembukaan MTQ juga akan menghadirkan tarian kolosal dan penampilan penyanyi Opick. Sejumlah lagu akan dibawakan, termasuk “Tombo Ati”.

“Besok malam, masyarakat bisa menikmati (pembukaan MTQ), di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor Muri,” kata Gus Yasin, sapaannya di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jumat (11/9/2026).

Gus Yasin mengatakan masyarakat umum diperbolehkan hadir langsung di kawasan Simpang Lima Semarang.

Dengan demikian, pembukaan MTQ Nasional XXXI tidak hanya diikuti kafilah dan tamu undangan, tetapi juga dapat disaksikan masyarakat.

Meski dibuka untuk masyarakat umum, panitia tetap menyiapkan prosedur pemeriksaan dan skrining kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kenyamanan selama acara pembukaan berlangsung.

Pecahkan Rekor MURI, 25 Ribu Orang akan Nyanyikan Mars MTQ Secara Langsung

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Saiful Mujab mengatakan aksi pemecahan rekor MURI akan melibatkan sekitar 25 ribu orang secara langsung.

Selain itu, keterlibatan masyarakat secara daring ditargetkan mencapai sekitar 180 ribu orang melalui Zoom.

“Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline 25.000, terus yang 180.000 itu melalui Zoom dari seluruh masyarakat, sekolah dan lain sebagainya,” kata Saiful di kompleks kantor Gubernur Jateng.

Target tersebut membuat pembukaan MTQ Nasional XXXI menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan di Semarang.

Masyarakat yang tidak hadir langsung juga dapat mengikuti informasi mengenai siaran daring pembukaan melalui kanal resmi yang disiapkan panitia.

Jadwal MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026 berlangsung selama 11–20 September 2026. Kedatangan dan registrasi kafilah dijadwalkan pada 11–12 September 2026.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 12 September 2026 pukul 19.00 WIB di Lapangan Simpang Lima, Semarang. Setelah itu, pelaksanaan cabang musabaqah berlangsung pada 13–18 September 2026.

Rapat Pleno dan Penutupan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan pada 19 September 2026. Seluruh kafilah kemudian kembali ke daerah masing-masing pada 20 September 2026.

2.242 Peserta Ikuti MTQ Nasional XXXI

Dilansir dari Antara, sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI. Jumlah tersebut terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Para peserta akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori yang diperlombakan.

Untuk mendukung pelaksanaan musabaqah, panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal.

Hadirkan Eksibisi untuk Penyandang Disabilitas Sensorik Tuli

MTQ Nasional XXXI 2026 juga menghadirkan hal baru berupa eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli. Sebanyak 24 peserta dari berbagai provinsi telah menyatakan kesiapan mengikuti eksibisi tersebut.

Eksibisi ini menjadi langkah awal untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam penyelenggaraan MTQ.

Ke depan, Kementerian Agama berencana mengembangkan eksibisi tersebut menjadi salah satu cabang lomba resmi pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar