Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekda Banten Ajak Kafilah MTQ Doakan Jurnalis yang Hilang Kontak agar Segera Ditemukan

Kompas.com, 11 September 2026, 20:18 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi mengajak kafilah MTQ dan pengurus LPTQ mendoakan lima jurnalis serta tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Deden berharap seluruh jurnalis dan kru kapal tersebut segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.

"Mari kita bersama-sama mendoakan agar lima orang jurnalis dan tiga kru kapal segera ditemukan dalam keadaan sehat," kata Sekda Deden dalam keterangannya di Serang, Jumat (11/9/2026).

Baca juga: Polda Metro Gelar Doa Bersama untuk Rombongan Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Gubernur Banten Ikut Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal

Deden mengatakan, Gubernur Banten Andra Soni pada Jumat turut terjun langsung dalam proses pencarian delapan orang yang hilang kontak tersebut.

Andra Soni menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan KN SAR 247 Tetuka. Sebelumnya, Gubernur Banten bertolak dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, untuk memantau langsung jalannya operasi pencarian.

Baca juga: Tim SAR Sudah Turun ke Pulau Sertung Cari Rombongan Jurnalis Hilang, Hasilnya Nihil

Selain memantau proses pencarian, Andra juga memonitor komunikasi radio untuk memastikan koordinasi antar-kapal yang terlibat dalam misi penyelamatan berjalan.

"Ini adalah bagian dari ikhtiar yang dilaksanakan Pemprov Banten untuk percepatan menemukan delapan orang tersebut," ujarnya.

Kafilah Banten Siap Berlaga di MTQ Nasional 2026

Di tengah proses pencarian tersebut, Deden mengatakan seluruh kafilah Provinsi Banten telah siap mengikuti MTQ XXXI tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Deden, kompetisi tingkat nasional membutuhkan keseriusan dan konsentrasi tinggi dari setiap perwakilan daerah.

Ia berharap kafilah Banten dapat meraih hasil terbaik, tetapi meminta peserta tidak menjadikan target sebagai beban.

"Semua pasti berharap yang terbaik, termasuk kami dari para pengurus dan pembina LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an). Namun, yang terpenting pertama adalah anak-anak fokus, konsentrasi, kemudian menampilkan yang terbaik. Hasilnya nanti sepenuhnya bergantung pada penilaian dewan juri," ujarnya.

Kafilah Banten Diminta Jaga Kesehatan Selama Perlombaan

Deden menilai suasana perlombaan yang berlangsung hingga 10 hari akan berbeda dengan kondisi selama peserta menjalani latihan. Karena itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, terutama bagi peserta yang masih berusia remaja.

Selain menjaga kekompakan dan keselamatan, peserta diminta memperhatikan waktu istirahat agar kondisi fisik tetap terjaga selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

"Kalian nanti di sana akan melaksanakan perlombaan 10 hari dan situasinya pasti berbeda dengan tempat latihan. Pesan saya, jaga kekompakan, keselamatan, dan tentu jaga kesehatan. Jangan tidur larut malam, istirahatlah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," kata Deden mengingatkan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar