Editor
SEMARANG, KOMPAS.com — Gamis berjuluk “Buka Pintu” ramai diperbincangkan di media sosial setelah video promosi sekelompok ibu-ibu di sebuah kios pakaian viral.
Meski dipromosikan sebagai busana Lebaran 2027, model gamis tersebut ternyata sudah lama dijual.
Sudarti (56), pemilik kios pakaian di Pasar Johar, Semarang, sekaligus pemilik akun TikTok @sudartiindraaa, mengatakan bahwa sebutan “Buka Pintu” sudah dikenal di kalangan pedagang pakaian.
“Itu yang saya tahu itu baju dua lapis yang dibuka biak itu buka pintu,” kata Sudarti dikutip dari Tribun Jateng, Minggu (11/10/2026).
Baca juga: Tren Baju Lebaran Sarimbit 2027, Tak Lagi Didominasi Warna Pastel
Ciri khas gamis tersebut terletak pada desain berlapis. Bagian luarnya dapat dibuka sehingga memperlihatkan lapisan di bagian dalam saat pemakainya bergerak.
Sudarti menyebut, ada pula model yang dikenal sebagai “Tutup Pintu”, yakni busana dengan desain yang tidak terbuka seperti model “Buka Pintu”.
Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @sudartiindraaa, sejumlah ibu-ibu tampak mengenakan gamis “Buka Pintu” di kios pakaian.
Seorang ibu yang berdiri di tengah menyerukan, “Buka Pintu. Lebaran 2027, buka pintu!”
Seruan tersebut disambut ibu-ibu lainnya sambil memperlihatkan gamis yang mereka kenakan. Kekompakan dan intonasi khas dalam video itu menarik perhatian warganet.
Hingga Jumat sore, video tersebut telah ditonton 12,1 juta kali, mendapat sekitar 978.000 tanda suka, dan 21.000 komentar.
Sejumlah akun media sosial juga membagikan ulang video tersebut. Di kolom komentar, banyak warganet mengaku menantikan konten promosi busana Lebaran dari Sudarti setiap tahun.
Meski rutin mengunggah video dagangannya, Sudarti mengaku tidak menyangka konten tersebut akan mendapat perhatian begitu besar. Ia baru mengetahui videonya viral setelah diberi tahu teman-temannya.
“Saya sebetulnya enggak tahu kalau viral itu,” ujarnya.
Baca juga: Tren Baju Lebaran 2027: Hijau Botol Cocok dengan 13 Warna Hijab Ini
Menurut Sudarti, pembeli gamis “Buka Pintu” tidak hanya datang untuk membeli satuan. Sebagian datang berkelompok dan memesan pakaian seragam untuk pengajian maupun kegiatan lainnya.
Rombongan yang tampil dalam video viral tersebut, misalnya, merupakan ibu-ibu pengajian asal Ngaliyan yang memesan puluhan gamis.
“Yang terakhir di video kemarin itu rombongan ibu-ibu pengajian dari Ngaliyan, pesan 45 potong,” ungkap Sudarti.
Ia juga mengaku pernah menerima pesanan hingga 150 potong dalam satu transaksi.
“Buka pintu itu ada yang (beli) 150, ada yang 30. Saya ada langganan-langganan pada cari buka pintu,” katanya.
Sudarti menyebut harga gamis tersebut sedikit di atas Rp100.000 per potong.
“Harganya Rp100 ribu lebih sedikit,” ujarnya.
Baca juga: Dibeli di Arab Saudi, Boneka Unta Oleh-oleh Haji Ternyata Buatan Indonesia
Sudarti telah menggunakan media sosial untuk mempromosikan dagangannya sejak 2022. Ia biasa merekam pembeli yang bersedia tampil saat mencoba atau membeli pakaian, lalu mengunggahnya ke TikTok.
“Ya video, tak video. Angger setiap ada transaksi itu saya video. Satu hari setor satu video,” tuturnya.
Sebelum video “Buka Pintu” viral, Sudarti juga membuat konten penjualan gamis shimmer yang banyak diminati menjelang Lebaran 2024.
Menurutnya, kebiasaan membuat video berawal dari keinginan memperkenalkan kiosnya yang berada di area belakang gedung Johar Tengah.
“Niatnya tuh wes pokoke promosi, soale tempat saya belakang. Bagaimana orang-orang bisa mengenal saya. Ngono tok wes,” ujarnya.
Adapun penyebutan gamis “Buka Pintu” sebagai tren Lebaran 2027 merupakan perkiraan Sudarti berdasarkan model yang banyak dicari pelanggannya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Cerita Sudarti Penjual Baju Gamis Buka Pintu yang Viral, Rekam Pembeli untuk Promosi: 1 Hari 1 Video
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.