Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sering Lupa Saat Belajar, Amalkan Doa Ini

Kompas.com, 16 Oktober 2026, 10:05 WIB
Puji Sri Rahayu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sering lupa materi yang baru dipelajari dapat membuat seseorang kesulitan memahami pelajaran, terutama ketika menghadapi ujian atau harus mengingat banyak informasi.

Dalam Islam, umat dianjurkan memohon pertolongan Allah SWT agar diberi ilmu yang bermanfaat dan kemudahan dalam menuntut pengetahuan.

Ada beberapa doa yang dapat diamalkan, mulai dari doa memohon tambahan ilmu dalam Al-Quran hingga doa memohon ilmu bermanfaat yang tercantum dalam hadis.

Selain itu, terdapat doa sesudah belajar yang dinukil dari kitab ulama untuk memohon agar ilmu yang telah dipelajari dapat diingat kembali ketika dibutuhkan.

Doa Memohon Tambahan Ilmu dalam Al-Quran

Salah satu doa yang dapat dibaca sebelum belajar terdapat dalam Surah Taha ayat 114. Allah SWT berfirman:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Wa qul rabbi zidnī 'ilmā.

Artinya, “Dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.’” (QS. Taha: 114).

Baca juga: Memaafkan Tak Berarti Membenarkan Kesalahan, Ini Pandangan Islam

Doa ini mengajarkan pentingnya memohon tambahan ilmu kepada Allah SWT.

Bacaannya singkat sehingga mudah diingat dan dapat diamalkan sebelum membaca buku, mengikuti pelajaran, atau memulai kegiatan belajar.

Namun, ayat ini merupakan doa memohon tambahan ilmu, bukan doa khusus yang menjamin seseorang tidak akan lupa.

Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat dari Hadis

Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya untuk memohon ilmu yang bermanfaat. Dalam hadis riwayat Jabir, beliau bersabda:

سَلُوا اللَّهَ عِلْمًا نَافِعًا وَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ

Salullāha 'ilman nāfi'an wa ta'awważū billāhi min 'ilmin lā yanfa'.

Artinya, “Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat.” (HR. Ibnu Majah nomor 3843).

Baca juga: Menhaj Dorong Penguatan BPKH: Dana Haji untuk Haji

Hadis ini mengingatkan bahwa tujuan belajar bukan sekadar mengumpulkan informasi atau menghafal materi. Ilmu diharapkan membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Karena itu, pelajar perlu berusaha memahami materi, bukan hanya mengingatnya untuk menghadapi ujian.

Doa Sesudah Belajar agar Ilmu Mudah Diingat

Mengutip dari laman NU Online yang memuat doa sesudah belajar dinukil dari kitab Raudlah lidl Dlarîf fî Khawâsh Ismillâh Ta‘âlâ al-Lathîf wa Fawâ-idu Ukhrâ karya Muhammad bin Muhammad bin Muhammad al-Maimuni.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ قَدِ اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ إِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِيْ إِلَيْهِ وَلَا تَنْسَنِيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Allāhumma innī qad istauda'tuka mā 'allamtanīhi fardud-hu ilayya 'inda ḥājatī ilaihi wa lā tansanīhi yā rabbal 'ālamīn.

Baca juga: Menjaga Privasi Anak Juga Bagian dari Adab dalam Islam

Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku titipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Maka kembalikanlah ia kepadaku ketika aku membutuhkannya dan janganlah Engkau membuatku lupa padanya, wahai Tuhan semesta alam.”

Doa tersebut dapat diamalkan sebagai permohonan pribadi agar ilmu yang dipelajari mudah diingat kembali ketika diperlukan.

Mengapa Materi yang Dipelajari Bisa Mudah Terlupakan?

Lupa setelah belajar tidak selalu berarti seseorang tidak mampu memahami pelajaran. Materi yang baru dibaca bisa sulit diingat ketika belum diulang atau dipahami secara mendalam.

Membaca berulang kali tanpa mencoba mengingat kembali isi materi juga dapat menimbulkan kesan bahwa seseorang sudah menguasainya, padahal belum tentu mampu menjelaskannya.

Karena itu, pelajar dapat mengulang materi dengan kata-kata sendiri, menuliskan poin penting, atau mengerjakan latihan tanpa melihat catatan. Membagi waktu belajar menjadi beberapa sesi juga dapat membantu proses pengulangan.

Baca juga: Sibuk Bekerja hingga Melalaikan Salat, Ini Batas yang Perlu Dijaga

Lengkapi Doa dengan Ikhtiar Belajar

Membiasakan doa sebelum dan sesudah belajar dapat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual.

Namun, seseorang tidak seharusnya menganggap doa sebagai jaminan bahwa semua materi akan langsung dihafal atau tidak pernah terlupakan.

Usaha nyata tetap diperlukan, mulai dari menyusun jadwal belajar, mengulang materi secara berkala, beristirahat cukup, hingga bertanya kepada guru ketika belum memahami penjelasan.

Jika materi terasa sulit diingat, evaluasi cara belajar dan fokus pada bagian yang belum dikuasai.

Baca juga: 5 Tren Kombinasi Warna Baju Lebaran 2027, Olive hingga Matcha

Dengan demikian, doa dan usaha berjalan beriringan. Berdoalah memohon tambahan ilmu dan kebermanfaatannya, lalu lanjutkan dengan belajar secara teratur.

Ketika menghadapi kesulitan, jangan langsung menyerah. Jadikan proses belajar sebagai kesempatan untuk memperbaiki ikhtiar sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar