Editor
KOMPAS.com - Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Peringatan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri dan pesantren dalam membangun bangsa, salah satunya melalui lagu perjuangan yang mencerminkan semangat cinta tanah air.
Baca juga: Teks Resolusi Jihad Upacara Hari Santri 22 Oktober 2026, Lengkap dengan Link PDF
Pada 2026, Hari Santri Nasional mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026.
Selain menyanyikan Mars Hari Santri, salah satu lagu yang dapat dinyanyikan dalam rangkaian peringatan tersebut adalah Ya Lal Wathan, lagu yang lekat dengan tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dan semangat nasionalisme santri.
Baca juga: Lagu Mars Hari Santri 22 Oktober 45 Lengkap dengan Lirik dan Notasinya
Berikut lirik lagu Ya Lal Wathan dalam teks Arab, tulisan Latin, dan terjemahan bahasa Indonesia yang dapat digunakan untuk panduan bernyanyi saat peringatan Hari Santri.
يا للوطن، يا للوطن، يا للوطن
حب الوطن منالإيمان
ولاتكن من الحرمان
انهضوا أهل الوطن
يا للوطن، يا للوطن، يا للوطن
حب الوطن منالإيمان
ولاتكن من الحرمان
انهضوا أهل الوطن
اندونيسيا بلادى
أنت عنوان الفخاما
كل من يأتيك يوما طامحا يلق حماما
كل من يأتيك يوما طامحا يلق حماما
Ya lal wathon ya lal wathon ya lal wathon
Hubbul wathon minal iman
Wala takun minal hirman
Inhadlu alal wathon
Ya lal wathon ya lal wathon ya lal wathon
Hubbul wathon minal iman
Wala takun minal hirman
Inhadlu alal wathon
Indonesia biladi
Anta ‘unwanul fakhoma
Kullu may ya’tika yauma Thomihay yalqo himama
Kullu may ya’tika yauma Thomihay yalqo himama
Pusaka hati, wahai tanah airku
Cintaku dalam imanku
Jangan halangkan nasibmu
Bangkitlah, hai bangsaku
Pusaka hati, wahai tanah airku
Cintaku dalam imanku
Jangan halangkan nasibmu
Bangkitlah, hai, bangsaku
Indonesia negeriku
Engkau panji martabatku
Siapa datang mengancammu
Kan binasa di bawah durimu
Siapa datang mengancammu
Kan binasa di bawah durimu
Ya Lal Wathan merupakan lagu perjuangan yang populer di Indonesia, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Lagu ini diciptakan oleh Kiai Wahab Hasbullah, ulama besar sekaligus salah satu pendiri NU, pada 1934 sebagai ungkapan kecintaan terhadap tanah air dan semangat nasionalisme.
Melalui liriknya, Ya Lal Wathan mengajak masyarakat untuk mencintai tanah air, menjaga martabat bangsa, dan bangkit menghadapi berbagai tantangan.
Pesan tersebut selaras dengan semangat Hari Santri Nasional yang mengenang kontribusi ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan Indonesia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.