Editor
KOMPAS.com - Sebagian umat Islam tidak dapat menjalankan puasa Ramadhan secara penuh sehingga memiliki kewajiban mengganti atau mengqadha puasa pada hari lain.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai hukum menggabungkan puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunah, seperti puasa Senin Kamis.
Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Qadha dan Senin Kamis?
Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah melalui tulisan “Hutang Puasa Dibayar Bersamaan Puasa Sunnah” dalam Fatwa Tarjih menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah mahdhah harus mengikuti tuntunan yang telah ditetapkan.
Dalam persoalan puasa, tidak ditemukan petunjuk yang secara eksplisit membolehkan puasa sunah dilakukan bersamaan dengan pembayaran utang puasa wajib.
Karena itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa qadha Ramadhan dan puasa sunah secara terpisah.
Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dengan Senin Kamis? Ini Hukumnya
Pembayaran utang puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh orang yang meninggalkan puasa karena alasan yang dibenarkan syariat.
Sementara itu, puasa Senin Kamis, puasa enam hari di bulan Syawal, dan puasa Dawud merupakan ibadah sunnah.
Berdasarkan penjelasan tersebut, umat Islam dianjurkan menyelesaikan kewajiban puasa qadha terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa sunnah.
Dengan demikian, pelaksanaan ibadah tetap mengikuti tuntunan yang ada dan tidak mencampurkan kewajiban dengan amalan sunnah.
Puasa sunnah memiliki berbagai keutamaan, salah satunya menjadi sebab dijauhkannya seseorang dari api neraka. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:
“Dari Abi Sa’id al-Khudri r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa berpuasa pada suatu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama 70 tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam menjalankan ibadah puasa, umat Islam perlu memperhatikan tuntunan yang berlaku dan membedakan antara kewajiban dengan amalan sunnah.
Menunaikan puasa qadha terlebih dahulu merupakan langkah yang dianjurkan sebelum memperbanyak puasa sunnah.
Dengan menjalankan ibadah secara tertib, umat Islam diharapkan dapat memenuhi kewajiban sekaligus meraih keutamaan puasa sunnah.
Kedisiplinan dalam beribadah juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.