Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi terus memperluas layanan digital bagi jamaah haji melalui aplikasi nasional “super app” Tawakkalna.
Kini, peserta Program Makkah Route dapat mengakses dan menampilkan izin haji secara elektronik bahkan sebelum berangkat dari negara asal mereka.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Arab Saudi mempercepat dan mempermudah perjalanan ibadah haji melalui platform digital terintegrasi yang dikembangkan oleh Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA).
Baca juga: Arab Saudi Rilis Panduan Kesehatan Haji dalam 8 Bahasa, Salah Satunya Indonesia
Berdasarkan laporan Saudi Press Agency (SPA), SDAIA mengembangkan sekaligus mengoperasikan ekosistem digital yang mendukung Program Makkah Route dengan menghubungkan berbagai instansi pemerintah dalam satu sistem teknis terpadu.
Sistem ini dirancang untuk mempercepat proses layanan serta meningkatkan verifikasi data pribadi dan biometrik jamaah haji.
Melalui aplikasi Tawakkalna, jamaah kini dapat melihat izin haji dan dokumen perjalanan terkait secara elektronik sejak tahap awal perjalanan. Dengan demikian, proses keberangkatan hingga kedatangan di akomodasi di Makkah menjadi lebih lancar dan efisien.
Program Makkah Route yang diluncurkan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memungkinkan jamaah dari sejumlah negara menyelesaikan proses imigrasi, bea cukai, dan pemeriksaan kesehatan langsung di bandara negara asal sebelum terbang ke Arab Saudi.
Saat ini, aplikasi Tawakkalna menyediakan lebih dari 1.300 layanan bekerja sama dengan lebih dari 350 lembaga pemerintah dan sektor swasta. Hal itu mencerminkan percepatan transformasi digital Arab Saudi dalam kerangka Saudi Vision 2030.
Aplikasi tersebut juga berkembang menjadi salah satu platform digital utama Arab Saudi dengan lebih dari 35 juta pengguna dan lebih dari 1 juta pengguna aktif harian.
Pemerintah Saudi menjadikan Tawakkalna sebagai gerbang digital terpadu bagi warga, penduduk, dan pengunjung dengan mengintegrasikan layanan pemerintahan, dokumen identitas, izin, hingga fungsi perjalanan dalam satu platform yang dapat diakses secara global.
Pada tahun lalu, aplikasi Tawakkalna meraih penghargaan Best Arab Smart Government App dalam ajang Arab Government Excellence Awards yang diselenggarakan Liga Arab di Kairo.
Pejabat Saudi juga menegaskan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam platform tersebut terus diperluas untuk meningkatkan konektivitas antar-sistem pemerintahan dan efisiensi layanan publik.
Baca juga: Kemenhaj Perkuat Satgas Haji Nonprosedural, 80 Keberangkatan WNI Ditunda
Dalam Google Cloud Saudi Summit di Riyadh pada November 2025, eksekutif Tawakkalna menyebut aplikasi itu sebagai “super app” nasional berbasis AI yang mendukung jutaan pengguna melalui infrastruktur digital canggih dan layanan terintegrasi.
Aplikasi Tawakkalna kini tersedia dalam berbagai bahasa dan dipromosikan sebagai bagian dari modernisasi layanan publik Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memudahkan jamaah internasional, khususnya untuk ibadah haji dan umrah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.