Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Saksikan Langsung Wukuf di Arafah? Ini Link Live Streaming yang Bisa Ditonton dari Rumah

Kompas.com, 26 Mei 2026, 06:55 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Puncak ibadah haji berupa wukuf di Padang Arafah selalu menjadi momen yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan suasana haru jutaan jemaah haji secara langsung, kini tersedia tayangan live streaming yang dapat diakses secara online.

Wukuf di Arafah merupakan rukun terpenting dalam ibadah haji. Pada momen ini, jutaan jemaah berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa, berzikir, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Masyarakat Indonesia dapat mengikuti suasana wukuf secara langsung melalui siaran YouTube berikut:

LINK LIVE STREAMING WUKUF DI ARAFAH

Momentum wukuf menjadi fase paling sakral dalam rangkaian ibadah haji sebelum para jemaah bergerak menuju Muzdalifah dan Mina.

Baca juga: Puasa Sebelum Idul Adha Apakah Wajib? Ini Penjelasan Hukum Puasa Tarwiyah dan Larangannya Saat Hari Tasyrik

Sebelumnya, berbagai laporan menunjukkan jutaan jemaah mulai bergerak menuju Arafah untuk menjalani puncak haji 2026.

Wukuf Jadi Puncak Ibadah Haji

Dalam pelaksanaan haji, wukuf dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Selama berada di Arafah, jemaah dianjurkan memperbanyak doa, istigfar, membaca Al-Qur’an, dan zikir.

Suasana wukuf biasanya dipenuhi tangisan haru para jemaah yang datang dari berbagai negara dengan harapan memperoleh haji mabrur.

Banyak umat Islam yang tidak sedang berhaji juga ikut menyaksikan prosesi ini dari rumah sebagai bentuk spiritualitas dan untuk merasakan atmosfer Tanah Suci.

Bisa Ditonton dari Ponsel hingga Smart TV

Live streaming wukuf di Arafah dapat disaksikan melalui ponsel, laptop, maupun smart TV yang terhubung dengan internet.

Selain melihat langsung kondisi jemaah di Padang Arafah, penonton juga dapat mengikuti gema takbir dan doa-doa yang berkumandang selama puncak haji berlangsung.

Momen ini juga sering dimanfaatkan keluarga jemaah haji di Indonesia untuk memantau suasana terkini di Tanah Suci.

Baca juga: Kiai Cholil Nafis Ajak Jemaah Haji Doakan Indonesia saat Wukuf di Arafah

Jadwal Puncak Haji Dilanjutkan ke Muzdalifah dan Mina

Setelah wukuf selesai, jemaah haji akan bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina guna melaksanakan lempar jumrah.

Rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) menjadi fase paling padat dalam operasional haji setiap tahunnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU Gelar PD-PKPNU di Bina Insan Mulia, Siapkan Santri Jadi Penggerak NU di 16 Negara
PBNU Gelar PD-PKPNU di Bina Insan Mulia, Siapkan Santri Jadi Penggerak NU di 16 Negara
Aktual
Mau Saksikan Langsung Wukuf di Arafah? Ini Link Live Streaming yang Bisa Ditonton dari Rumah
Mau Saksikan Langsung Wukuf di Arafah? Ini Link Live Streaming yang Bisa Ditonton dari Rumah
Aktual
Contoh Ucapan Selamat Idul Adha 2026 dalam Bahasa Jawa dan Artinya yang Penuh Doa
Contoh Ucapan Selamat Idul Adha 2026 dalam Bahasa Jawa dan Artinya yang Penuh Doa
Aktual
Doa Buka Puasa Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Buka Puasa Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Lokasi Shalat Idul Adha 2026 Muhammadiyah di Semarang, Rabu 27 Mei 2026
Lokasi Shalat Idul Adha 2026 Muhammadiyah di Semarang, Rabu 27 Mei 2026
Aktual
Puasa Sebelum Idul Adha Apakah Wajib? Ini Penjelasan Hukum Puasa Tarwiyah dan Larangannya Saat Hari Tasyrik
Puasa Sebelum Idul Adha Apakah Wajib? Ini Penjelasan Hukum Puasa Tarwiyah dan Larangannya Saat Hari Tasyrik
Aktual
Kiai Cholil Nafis Ajak Jemaah Haji Doakan Indonesia Saat Wukuf di Arafah
Kiai Cholil Nafis Ajak Jemaah Haji Doakan Indonesia Saat Wukuf di Arafah
Aktual
Alur Lempar Jamarat Saat Puncak Haji 2026, Jemaah Wajib Tahu
Alur Lempar Jamarat Saat Puncak Haji 2026, Jemaah Wajib Tahu
Aktual
Cak Imin Minta Jemaah Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji di Armuzna
Cak Imin Minta Jemaah Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji di Armuzna
Aktual
PPIH Arab Saudi Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina Saat Puncak Haji
PPIH Arab Saudi Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina Saat Puncak Haji
Aktual
PPIH Arab Saudi Gelar Safari Wukuf untuk Jamaah Haji Lansia dan Sakit
PPIH Arab Saudi Gelar Safari Wukuf untuk Jamaah Haji Lansia dan Sakit
Aktual
Jamaah Asal Sidrap Tempati Tenda Maktab 60 Mina Jelang Puncak Ibadah Haji
Jamaah Asal Sidrap Tempati Tenda Maktab 60 Mina Jelang Puncak Ibadah Haji
Aktual
Tips Membuang Panas Tubuh Saat Armuzna ketika Puncak Haji
Tips Membuang Panas Tubuh Saat Armuzna ketika Puncak Haji
Aktual
Bacaan Bilal Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Bacaan Bilal Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Matahari Tepat di Atas Ka'bah pada Hari Arafah 2026, Fenomena Langka 33 Tahunan
Matahari Tepat di Atas Ka'bah pada Hari Arafah 2026, Fenomena Langka 33 Tahunan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com