Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul

Kompas.com, 21 Juni 2026, 18:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Sebanyak 393 jemaah haji asal Provinsi Gorontalo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 28 Ujung Pandang (UPG) tiba dengan selamat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Aminggu (21/6/2026).

Kedatangan jemaah dari Tanah Suci tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WITA setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi sehat dan selamat. Pada hari yang sama, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Gorontalo.

Baca juga: Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir

Dilansir dari Antara, Ketua Kloter 28 UPG Alwin Toma mengatakan jumlah jemaah haji yang tergabung dalam kloter tersebut sebanyak 393 orang.

"Alhamdulillah, jemaah lengkap dan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Hasanuddin sekitar pukul 15.00 WITA," kata Alwin.

Baca juga: 33 Jemaah Haji Terdampak Bencana di Sumbar Terima Bantuan Rp 20 Juta dari Uni Emirat Arab

Menurut dia, proses kepulangan ke Tanah Air berlangsung lancar dan aman. Seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan sehat setelah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Jemaah haji asal Provinsi Gorontalo selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke daerah asal pada hari yang sama sekitar pukul 21.00 WITA.

"Insya Allah sekitar pukul 23.00 WITA seluruh jemaah haji Gorontalo Kloter 28 akan tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Semoga perjalanan kembali berjalan aman, lancar, dan selamat," katanya.

Jemaah Haji Kloter 30 Dijadwalkan Pulang pada 22 Juni

Sementara itu, jemaah haji Kloter 30 UPG dijadwalkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah, pada 22 Juni 2026.

Ketua Regu 19 Kloter 30 asal Gorontalo Utara, Ali Lihawa, mengatakan sebanyak 393 jemaah akan diberangkatkan dari Madinah pada pukul 12.20 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Dijadwalkan pemberangkatan jemaah haji Kloter 30 UPG sejumlah 393 orang, juga sebagian merupakan jemaah haji asal Provinsi Gorontalo, akan terbang (take off) pukul 12.20 Waktu Arab Saudi (WAS)," kata Ali Lihawa.

Saat ini, seluruh jemaah sedang mempersiapkan kepulangan ke Tanah Air dengan menyiapkan barang bawaan dan dokumen perjalanan.

"Seluruh jemaah sedang mempersiapkan barang bawaan seperti koper bagasi dan tas kabin, serta dokumen perjalanan yang diperlukan," kata Ali.

Ali mengatakan seluruh jemaah haji Kloter 30 UPG dalam keadaan sehat wal afiat. Dari total 393 jemaah tersebut, sebanyak 25 orang berasal dari Kabupaten Gorontalo Utara.

"Sesuai jadwal pada Senin pagi seluruh jemaah akan berangkat ke bandara, kemudian direncanakan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 12.40 WITA, selanjutnya tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo pukul 14.40 WITA," kata Ali.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar