Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

50 Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka Cita

Kompas.com, 17 Agustus 2026, 19:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kalimat Innalillahi wa inna ilaihi raji'un merupakan ungkapan yang lazim diucapkan umat Islam ketika menerima kabar duka atau musibah.

Ucapan ini mengandung makna kesabaran, ketundukan kepada Allah SWT, sekaligus doa bagi orang yang meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan.

Baca juga: Tulisan Arab dan Penggunaan Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun dan Allahummaghfirlahu

Arti Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un

Kalimat Innalillahi wa inna ilaihi raji'un berasal dari bahasa Arab dan merupakan bagian dari ayat Al-Qur'an dalam Surah Al-Baqarah ayat 156.

إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Latin: Innalillahi wa inna ilaihi raji'un
Arti: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali."

Baca juga: Tulisan Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun dan Contoh Ucapannya

Dalam ajaran Islam, kalimat istirja ini dibaca ketika seseorang menerima musibah, terutama saat mendengar kabar wafatnya seseorang.

Ungkapan tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh manusia berasal dari Allah SWT dan pada akhirnya akan kembali kepada-Nya.

Contoh Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka

Berikut contoh ucapan belasungkawa Islami yang dapat disampaikan kepada keluarga, sahabat, atau kerabat yang sedang berduka. Nama almarhum atau almarhumah dapat disesuaikan dengan mengganti kata Fulan atau Fulanah.

1. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah SWT mengampuni dosa almarhum Fulan dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

2. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhumah Fulanah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

3. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Turut berduka cita atas wafatnya almarhum Fulan. Semoga Allah melapangkan kuburnya.

4. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga seluruh amal ibadah almarhum Fulan diterima Allah SWT.

5. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

6. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah menjadikan almarhum Fulan termasuk ahli surga.

7. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Turut mendoakan keluarga agar diberi kesabaran dan keikhlasan.

8. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhum Fulan diampuni segala khilafnya.

9. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini.

10. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga amal kebaikan almarhum diterima Allah SWT.

11. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah meluaskan kubur almarhum Fulan, mendapatkan husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan selalu dalam lindungan Allah. Semoga Allah mengganti kesedihan keluarga dengan ketenangan.

12. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah menghapus dosa almarhum Fulan dan almarhum Fulan memperoleh tempat mulia di sisi Allah.

13. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah memberikan rahmat kepada almarhumah Fulanah.

14. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga amal ibadah almarhum Fulan diterima Allah SWT. Turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar sabar dan ikhlas.

15. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhumah Fulanah diampuni segala dosanya dan semoga Allah memberikan kekuatan kepada keluarga.

16. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhum Fulan mendapatkan tempat terbaik serta mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT.

17. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhumah Fulanah dilimpahi rahmat Allah. dan emoga keluarga diberi keteguhan hati.

18. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah mengangkat derajat almarhumah Fulanah di sisi-Nya dan semoga keluarga yang berduka diberikan ketenangan.

19. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi duka.

20. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga jasa dan dedikasinya bagi masyarakat menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

21. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, menerima seluruh amal kebaikan dan pengabdiannya selama hidup, serta melapangkan alam kuburnya. Semoga jasa-jasa dan perjuangan almarhum dalam mengabdi kepada bangsa, masyarakat, dan umat menjadi catatan amal yang bernilai di sisi Allah SWT.

22. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah SWT menerima setiap ikhtiar, pengabdian, dan kebaikan yang telah almarhum dedikasikan sepanjang hidupnya. Semoga keteguhan dan istiqamah almarhum dalam menjalankan amanah menjadi teladan bagi generasi penerus serta bernilai sebagai amal jariyah di sisi Allah SWT.

23. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat yang mulia di sisi-Nya. Semoga seluruh jasa, pemikiran, dan pengabdian yang telah diberikan almarhum untuk negeri dan masyarakat menjadi warisan kebaikan yang terus dikenang.

24. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah SWT menerima segala amal saleh dan pengabdian almarhum, mengangkat derajatnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga semangat istiqamah, ketulusan dalam mengabdi, serta jasa-jasa almarhum menjadi inspirasi bagi kita semua untuk melanjutkan kebaikan dan pengabdian kepada masyarakat.

25. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhum Fulan mendapat ampunan Allah SWT dan keluarga diberikan kesabaran yang indah.

26. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhumah Fulanah mendapatkan rahmat-Nya dan seluruh amal kebaikan almarhum diterima Allah SWT.. Turut berduka cita sedalam-dalamnya.

27. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhum Fulan termasuk golongan orang saleh dan semoga keluarga senantiasa diberi ketabahan.

28. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah menerima seluruh amal kebaikan almarhum.

29. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhumah Fulanah mendapatkan tempat yang mulia.

30. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhumah Fulanah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

31. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan dan Allah memberikan pahala atas kesabaran keluarga.

32. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhum Fulan mendapat cahaya di alam kubur dan Allah melimpahkan rahmat kepada almarhum.

33. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga keluarga diberi ketenangan hati dan semoga almarhum mendapatkan husnul khatimah.

34. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah melapangkan jalan menuju surga bagi almarhum.

35. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga keluarga tetap tabah menghadapi ujian ini.

36. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga almarhumah Fulanah mendapatkan ampunan Allah. Turut mendoakan seluruh keluarga yang berduka.

37. إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Semoga Allah memberikan rahmat dan magfirah kepada almarhum Fulan.

38. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.

39. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda tercinta. Semoga Allah SWT menerima ananda dalam kasih sayang-Nya, menjadikannya tabungan pahala dan pemberi syafaat bagi kedua orang tuanya, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

40. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Sungguh duka yang mendalam atas kepergian ananda yang begitu cepat. Semoga Allah SWT menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya dan menganugerahkan kesabaran, keikhlasan, serta keteguhan hati kepada kedua orang tua dan keluarga yang ditinggalkan.

41. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allah SWT telah memanggil kembali buah hati tercinta dalam usia yang begitu singkat. Semoga ananda berada dalam penjagaan dan kasih sayang Allah SWT, sementara kedua orang tuanya diberikan kekuatan untuk menerima ketetapan-Nya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

42. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka atas berpulangnya ananda tercinta secara mendadak. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang mulia bagi ananda dan menjadikan kepergiannya sebagai jalan datangnya pahala serta keberkahan bagi kedua orang tua dan keluarga.

43. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Tidak mudah menerima kepergian buah hati yang begitu cepat, terlebih ketika harus mendahului kedua orang tuanya. Semoga Allah SWT menguatkan hati ayah dan ibunya, melimpahkan kesabaran, serta mempertemukan kembali mereka kelak dalam keadaan yang penuh kemuliaan.

44. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima ananda dalam rahmat dan kasih sayang-Nya, menempatkannya di tempat terbaik, serta menjadikan kepergiannya sebagai pahala dan simpanan kebaikan bagi kedua orang tuanya. Semoga keluarga diberikan ketabahan menghadapi kehilangan yang begitu mendalam.

45. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian ananda tercinta yang begitu mendadak. Semoga Allah SWT memberikan kedamaian kepada ananda dan menganugerahkan kekuatan kepada kedua orang tua untuk melewati ujian ini dengan sabar dan ikhlas.

46. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kepergian ananda di usia yang begitu dini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Semoga Allah SWT memuliakan tempat kembalinya, menjaga ananda dalam rahmat-Nya, dan memberikan keteguhan hati kepada kedua orang tua serta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

47. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menjadikan ananda sebagai titipan yang kembali kepada-Nya dalam keadaan suci, serta menjadikan kepergiannya sebagai jalan bagi kedua orang tua memperoleh pahala atas kesabaran mereka. Semoga Allah menguatkan hati keluarga dalam menghadapi cobaan ini.

48. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya ananda tercinta. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada ananda, serta memberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan kepada ayah, ibu, dan keluarga untuk menerima ketetapan-Nya.

49. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga kepergian ananda yang begitu singkat menjadi jalan bagi kedua orang tuanya untuk memperoleh limpahan pahala dan rahmat Allah SWT. Semoga ananda ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya dan kelak menjadi kebahagiaan bagi kedua orang tuanya di akhirat.

50. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh rasa duka, kami menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya ananda tercinta secara mendadak. Semoga Allah SWT memeluk ananda dalam rahmat-Nya, mengampuni dan memuliakannya, serta menganugerahkan kekuatan dan keikhlasan kepada kedua orang tua untuk menjalani hari-hari setelah kehilangan ini.

Makna Istirja dalam Kehidupan Sehari-hari

Ucapan Innalillahi wa inna ilaihi raji'un tidak hanya dibaca saat mendengar kabar duka, tetapi juga ketika menghadapi berbagai musibah dan kesulitan hidup.

Kalimat ini menjadi pengingat bahwa seluruh nikmat dan kehidupan berasal dari Allah SWT serta akan kembali kepada-Nya.

Membiasakan membaca istirja juga dapat menumbuhkan sikap sabar, ikhlas, dan tawakal dalam menghadapi ujian.

Dengan memahami maknanya, umat Islam diharapkan dapat menjadikan kalimat ini sebagai bentuk penguatan iman sekaligus doa bagi sesama yang sedang berduka.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Layani 3.466 Korban Gempa NTT, Air Bersih hingga Tenda Mendesak
Muhammadiyah Layani 3.466 Korban Gempa NTT, Air Bersih hingga Tenda Mendesak
Aktual
50 Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka Cita
50 Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka Cita
Aktual
10 Amalan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari yang Patut Diteladani
10 Amalan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari yang Patut Diteladani
Aktual
HUT ke-81 RI, Ketum MUI Ajak Masyarakat Rawat Persatuan NKRI
HUT ke-81 RI, Ketum MUI Ajak Masyarakat Rawat Persatuan NKRI
Aktual
HUT ke-81 RI, Ketua Bidang Fatwa MUI Ajak Masyarakat Jaga Moral dan Ketahanan Keluarga
HUT ke-81 RI, Ketua Bidang Fatwa MUI Ajak Masyarakat Jaga Moral dan Ketahanan Keluarga
Aktual
Nama 25 Nabi dan Rasul Beserta Mukjizatnya, Lengkap dengan Ulul Azmi
Nama 25 Nabi dan Rasul Beserta Mukjizatnya, Lengkap dengan Ulul Azmi
Aktual
Waketum MUI: Kemerdekaan RI Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Menjaga Ukhuwah Wathaniyah
Waketum MUI: Kemerdekaan RI Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Menjaga Ukhuwah Wathaniyah
Aktual
Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kemakmuran Rakyat
Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kemakmuran Rakyat
Aktual
100 Tahun Gontor, Pesantren Ditawarkan Jadi Model Pendidikan Holistik Dunia
100 Tahun Gontor, Pesantren Ditawarkan Jadi Model Pendidikan Holistik Dunia
Aktual
Mendaki Gunung Bukan Sekadar Mengejar Puncak, Bisa Jadi Ruang Muhasabah
Mendaki Gunung Bukan Sekadar Mengejar Puncak, Bisa Jadi Ruang Muhasabah
Aktual
Unsur Islam di Balik Pemilihan Tanggal Proklamasi 17 Agustus 1945
Unsur Islam di Balik Pemilihan Tanggal Proklamasi 17 Agustus 1945
Aktual
HUT ke-81 RI, MUI Ajak Masyarakat Perkuat Moral dan Ketahanan Keluarga
HUT ke-81 RI, MUI Ajak Masyarakat Perkuat Moral dan Ketahanan Keluarga
Aktual
HUT RI, Menag Ajak Umat Bantu Korban Gempa: Agama Tak Hanya Bicara Langit
HUT RI, Menag Ajak Umat Bantu Korban Gempa: Agama Tak Hanya Bicara Langit
Aktual
Menko Polkam Sebut Bendera Merah Putih Wajib Dihormati, Bagaimana Pandangan Islam?
Menko Polkam Sebut Bendera Merah Putih Wajib Dihormati, Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
Kisah Umar bin Khattab, Menolak Kenikmatan yang Tak Dirasakan Rakyat
Kisah Umar bin Khattab, Menolak Kenikmatan yang Tak Dirasakan Rakyat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar