Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Kehidupan Masa Remaja Nabi Muhammad SAW

Kompas.com, 29 Agustus 2025, 15:54 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Ketika menginjak masa remaja, Rasulullah SAW masih tinggal Bersama pamannya, Abu Thalib. Aktivitas yang dilakukan Nabi Muhammad saat remaja adalah menggembalakan kambing milik orang-orang Quraisy.

Pasca bertemu dengan pendeta Bahira di Syams saat usia 12 tahun, Abu Thalib mengikuti saran pendeta tersebut untuk tidak berdagang ke Syams.

Baca juga: Mengenal Ciri Fisik Rasulullah SAW dan Larangan Menggambarnya

Pada usia 15 tahun, Nabi Muhammad mengikuti perang yang terjadi antara suku Quraisy dan Suku Hawazin. Perang terjadi karena terbunuhnya seorang Quraisy oleh ssuku Hawazin.

Saat perang berkecamuk, Nabi Muhammad tidak turun langsung untuk bertempur. Tugasnya adalah memungut anak panah yang dilemparkan oleh musuh untuk digunakan kembali.

Sejak remaja Nabi Muhammad sudah menunjukkan ketinggian akhlak. Nabi Muhammad adalah orang yang selalu berada dalam kejujuran sehingga Beliau mendapat gelar Al Amin. Arti Al Amin adalah orang yang bisa dipercaya atau orang yang amanah.

Sebelum menjadi Nabi, Allah SWT selalu menjaganya untuk selalu berada dalam kebenaran dan jalan yang lurus. Nabi Muhammad tidak pernah mengikuti tradisi-tradisi jahiliyah dan tidak memakan daging yang dipersembahkan untuk berhala.

Baca juga: Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Dalam sebuah Riwayat, Nabi Muhammad SAW menjelaskan: “Tidak pernah terlintas dalam pikiranku keinginan untuk mengikuti kebiasaan yang dilakukan orang-orang jahiliyah kecuali hanya dua kali. Namun kemudian Allah menjadi penghalang antara diriku dengan keinginan itu. Setelah itu aku tidak lagi berkeiginan sedikitpun hingga Allah memuliakan aku dengan risalah-Nya.”

Suatu malam Nabi Muhammad pernah punya keinginan untuk melakukan kegiatan seperti pemuda-pemuda lainnya. Kebetulan saat itu sedang ada acara pernikahan dan terdengar tabuhan rebana di dalamnya.

Nabi Muhammad mencoba ikut duduk-duduk mendengarkan, namun rupanya Allah menjaga Beliau untuk tidak melakukan perbuatan sia-sia.

Baca juga: Kisah Penyusuan Nabi Muhammad SAW kepada Halimah Sa’diyah

Allah SWT menutup telinga Nabi Muhammad dengan cara menidurkannya hingga pagi menjelang. Di kesempatan lain, Nabi Muhammad menghadiri acara serupa, dan kejadian yang sama terulang. Sejak saat itu, Nabi Muhammad tidak punya keinginan untuk hal-hal seperti itu lagi.

Di usia 17 tahun, Nabi Muhammad mulai merintis usaha dagangnya. Dengan sifatnya yang dapat dipercaya, banyak orang-orang Quraisy menitipkan dagangan kepada Beliau. Setiap dagangan yang dititipkan selalu laku dan mendapatkan keuntungan.

Nabi Muhammad selalu jujur dalam berdagang. Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas barang. Kalau ada cacat dalam barang, Nabi Muhammad memberitahukannya sehingga pelanggan menjadi puas membeli barang kepada Beliau.

Kemahiran Nabi Muhammad dalam berdagang tersohor di kota Mekkah. Hal ini membuat seorang janda kaya Bernama Khadijah mempercayakan dagangannya kepada Nabi Muhammad.

Baca juga: Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW: Masa Pengasuhan Ibu, Kakek, dan Paman

Saat membawa dagangan Khadijah, Nabi Muhammad ditemani oleh pembantu Khadijah yang bernama Maisarah. Dalam perjalanan Bersama Nabi Muhammad, Maisarah melihat beberapa hal yang membuatnya takjub.

Maisarah tidak pernah melihat Nabi Muhammad kepanasan. Hal ini terjadi karena ada dua malaikat yang selalu menaungi Nabi.

Apa yang dilihat Maisarah ini kemudian disampaikan kepada Khadijah yang membuatnya terkesima. Dari situlah muncul niat Khadijah untuk menikah dengan Nabi Muhammad. Keduanya akhirnya menikah di saat Nabi Muhammad mencapai usia 25 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar