Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Keutamaan Surat Al-Ikhlas, Setara dengan Sepertiga Alquran

Kompas.com, 9 Oktober 2025, 08:10 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Dalam ajaran Islam, setiap ayat dalam Alquran memiliki keutamaan tersendiri.

Salah satu surat yang memiliki kedudukan istimewa adalah Surat Al-Ikhlas, surat pendek yang mengandung makna mendalam tentang keesaan Allah SWT.

Surat ini termasuk golongan Makkiyah dan terdiri atas empat ayat yang menegaskan konsep tauhid secara jelas dan tegas.

Dinamakan Al-Ikhlas karena seluruh isinya menegaskan kemurnian tauhid dan keesaan Allah SWT.

Baca juga: 4.000 Hafiz Khatamkan Alquran 80 Kali untuk Korban Ponpes Al Khoziny

Membaca Surat Al-Ikhlas tidak hanya bernilai pahala besar, tetapi juga membawa ketenangan dan manfaat spiritual bagi umat Islam yang mengamalkannya.

Berdasarkan sejumlah hadis sahih, membaca surat ini setara dengan membaca sepertiga Alquran.

Berikut penjelasan enam keutamaan Surat Al-Ikhlas sebagaimana dikutip dari Antara:

1. Setara dengan Sepertiga Alquran

Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca Surat Al-Ikhlas memiliki keutamaan setara dengan membaca sepertiga isi Alquran.

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Al-Jami’ush Shahih nomor 5015 sebagai berikut:

أَيَعْجَزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ القُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ؟... اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ ثُلُثُ الْقُرْآنِ

Artinya:
"Apakah salah satu dari kalian mampu membaca sepertiga Al-Qur’an dalam semalam?" Mereka merasa berat, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Surat Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Alquran".(HR. Bukhari).

Keutamaan ini menunjukkan betapa besar nilai spiritual surat tersebut bagi pembacanya.

Baca juga: Adab-adab Membaca Al Quran yang Perlu Diperhatikan

2. Menegaskan Kemurnian Tauhid

Surat Al-Ikhlas menjadi simbol penyucian tauhid, yaitu pengakuan atas keesaan Allah SWT.

Membaca surat ini secara rutin membantu memperkuat keimanan dan menjauhkan seorang Muslim dari segala bentuk kesyirikan.

Dalam empat ayatnya, surat ini menjelaskan bahwa Allah adalah satu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

3. Dibangunkan Rumah di Surga

Berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ عَشَرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Artinya:
"Barang siapa membaca Qul Huwallahu Ahad sepuluh kali, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga."
(HR. Ahmad, disahkan oleh Albani dalam Sahih al-Jami’ no. 6472).

Hadis ini menegaskan bahwa amalan sederhana seperti membaca Surat Al-Ikhlas berulang kali dapat menjadi sebab seseorang memperoleh tempat mulia di surga.

4. Dicukupkan Kebutuhannya

Keutamaan lain Surat Al-Ikhlas disebutkan dalam hadis riwayat Abu Daud dan Tirmidzi.

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali pada pagi dan petang, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhannya.

Hal ini menunjukkan bahwa Surat Al-Ikhlas membawa ketenangan sekaligus perlindungan bagi pembacanya.

Baca juga: Doa Pembuka Rezeki dalam Islam, Lengkap dengan Dalil Alquran dan Hadis

5. Melindungi dari Keburukan

Surat Al-Ikhlas juga diyakini sebagai pelindung diri dari keburukan, baik yang tampak maupun tidak terlihat.

Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW menganjurkan membaca Al-Ikhlas bersama Al-Falaq dan An-Nas sebelum tidur untuk memohon perlindungan dari gangguan makhluk halus dan kejahatan.

6. Dibaca dalam Sholat

Surat Al-Ikhlas termasuk surat yang paling sering dibaca Rasulullah SAW dalam sholat, terutama setelah Surat Al-Fatihah.

Kebiasaan ini menjadi contoh bagi umat Islam untuk mengamalkan surat tersebut dalam berbagai kesempatan ibadah, baik shalat wajib maupun sunnah.

Makna Spiritual Surat Al-Ikhlas

Selain nilai pahala, Surat Al-Ikhlas mengandung pesan akidah yang kuat tentang keesaan Allah.

Membaca dan mengamalkan surat ini membantu menumbuhkan rasa tunduk, cinta, dan keikhlasan dalam beribadah.

Umat Islam dianjurkan untuk membaca Surat Al-Ikhlas setiap hari, baik dalam shalat maupun di luar shalat, agar selalu dekat dengan Allah SWT dan dijaga dari keburukan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar